<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890</id><updated>2011-04-22T06:42:57.441+07:00</updated><category term='http://www.blogger.com/img/gl.align.full.gif'/><title type='text'>MultiMedia</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>77</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7119891789165372227</id><published>2008-11-25T20:18:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T20:19:15.473+07:00</updated><title type='text'>Mabuk Dunia Maya, sampai Lupa Etika</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;       &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;" id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: auto;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="300" height="200"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/11/23/3097758p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" width="300" height="225" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    &lt;span style="font-size:78%;"&gt;KOMPAS/YUNIADHI AGUNG / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   Lebih dari seribu blogger berkumpul di acara Pesta Blogger 2008 di Jakarta, Sabtu (22/11).   &lt;/span&gt;    &lt;/span&gt;                                   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;          &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="tglct"&gt;Minggu, 23 November 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Oleh &lt;strong&gt;Ninuk Mardiana Pambudy&lt;/strong&gt; &amp;amp;&lt;strong&gt; Budi Suwarna&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Munculnya ”blog” berisi kartun berbahasa Indonesia yang menggambarkan fisik Nabi Muhammad SAW kembali bikin heboh. Wordpress, situs tempat ”blog” itu berada, menutup akses ke ”blog” tersebut pada Rabu (19/11) malam begitu siangnya ada permintaan dari Pemerintah Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sepekan sebelumnya, pemasar PT Bahana Securities terpaksa berurusan dengan pihak berwajib gara-gara mengirim surat elektronik kepada kliennya soal lima bank yang dilanda kesulitan likuiditas tanpa memverifikasi informasi itu. Juga masih menempel di ingatan heboh film Fitna yang dimasukkan dalam situs YouTube.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Daftar masalah yang muncul di dunia maya bisa amat panjang, tetapi manfaatnya, untungnya, jauh lebih besar. Dunia maya berkembang amat cepat ke arah yang tidak terbayangkan sebelumnya. Siapa saja bisa bergabung di sana dan apa saja dapat disampaikan di sana. Hasilnya, banyak kemungkinan terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Saat ini masyarakat dalam euforia merasakan kebebasan mengeluarkan pendapat apa saja di dunia maya sampai-sampai lupa ada etika di sana,” Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Sylvia Sumarlin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Euforia itu muncul, antara lain, dalam bentuk penyelenggaraan Pesta Blogger 2008, Sabtu kemarin, di Kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta. Ini acara tahunan kedua para blogger yang diikuti sekitar 1.500 orang. Jumlah itu pun, menurut ketua panitia, Wicaksono, terpaksa dibatasi karena tempat. Sebelum di Jakarta, acara sejenis sudah diadakan di Bali dan Yogya dengan mengundang lima blogger asing, salah satunya Jeff Ooi, blogger asal Malaysia yang punya blog politik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehari sebelumnya, Komunitas Blogger BHI (Bundaran Hotel Indonesia) mengadakan Muktamar Blogger II. Seperti namanya, acara itu diadakan di tepi Bundaran HI, di trotoar di depan Plaza Indonesia. Mereka rutin kumpul di sana tiap Jumat malam sepulang kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Acara kemarin malam penutupan kampanye Gerakan Seribu Buku. Lumayan, dapat 1.500 buku yang kami kirim ke sekolah di Yogya, Cilacap, dan Jakarta,” kata Saiful (31), asal Cilacap, pendiri BHI bersama Bachtiar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;”Blog”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Blog kini menjadi salah satu cara berkomunikasi di dunia maya yang lumayan populer di Tanah Air. Wicaksono, pemilik blog ndorokakung.com, memperkirakan ada tak kurang dari 500.000 blog yang dibuat orang Indonesia dan membentuk 34 komunitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Jumlah pembuat sulit diketahui karena satu orang bisa punya lebih dari satu blog,” kata Wicaksono yang bekerja sebagai Redaktur Koran Tempo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berawal dari kata web log, blog awalnya adalah catatan harian yang ditempelkan (posting) ke sebuah situs yang dapat diakses siapa saja. Blog menjadi semakin populer ketika kemudian tersedia situs yang menyediakan diri sebagai rumah gratis bagi blog, seperti Blogspot dan Wordpress.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apabila di dunia internasional blog mulai dikenal tahun 1998, di Indonesia, kata Wicaksono, peminatnya mulai muncul tahun 2004 dan meningkat tajam pada tahun 2007.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Uniknya, di Indonesia paling-paling hanya 5 persen yang bicara politik. Mengherankan juga karena sekarang ruang untuk berpendapat jauh lebih bebas,” kata Wicaksono. Lainnya berisi mulai dari kuliner, wisata, atau perjalanan, jual-beli, hingga prosa dan puisi. Beberapa blog begitu populernya sehingga dapat membangkitkan nilai ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Blog naked-traveler.blogspot.com milik Trinity yang berisi catatan perjalanan, misalnya, menghasilkan buku The Naked Traveler yang dua kali naik cetak dengan jumlah 30.000 buku. Blog kambingjantan.com milik Raditya Dika, yang sekarang sudah dia tutup, menghasilkan buku dan film.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai media yang dianggap lebih demokratis dan lebih jujur dari media tradisional dengan pendekatan jurnalistik, seperti media cetak, televisi, atau radio, blog memuat apa saja. Laporan dari tempat kejadian yang disajikan tanpa terikat kaidah jurnalistik yang menuntut antara lain verifikasi informasi, melaporkan secara seimbang, atau persyaratan tak memuat unsur yang menimbulkan ketegangan antaragama, suku, ras, dan antargolongan (SARA) bisa memberi perspektif berbeda terhadap suatu peristiwa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melihat keleluasaan blog yang tidak dibatasi jumlah halaman atau waktu penyiaran, blog belakangan juga digunakan media jurnalistik sebagai sarana wartawannya melaporkan hal-hal yang tidak dapat dituliskan di media utama. Majalah The Economist, misalnya, yang memuat informasi ekonomi-politik, blog para wartawannya memuat pengalaman yang lebih pribadi dan menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat di tempat mereka meliput.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, kebebasan itu dapat disalahgunakan pembuat blog dengan memunggah informasi bohong (hoax). Informasi Sarah Palin tidak tahu Afrika adalah benua dan disiarkan stasiun televisi MNSBC setelah Pemilu AS usai ternyata hoax dari blog Martin Eisenstadt. Menurut The New York Times yang dikutip International Herald Tribune (14/11), blog tersebut benar-benar ada, tetapi Eisenstadt tidak nyata, bahkan hanya permainan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atau memuat isi yang bikin banyak orang tersinggung, seperti kartun Nabi Muhammad SAW. ”Kita punya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang disahkan Maret 2008. Yang dilarang adalah pelanggaran kesusilaan, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, berita bohong dan menyesatkan, serta yang SARA,” kata Sylvia Sumarlin. Transaksi elektronik maksudnya semua data yang mengalir melalui jaringan komputer dan media elektronik lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jadi hansip&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun begitu, banyak kemungkinan informasi bohong dapat muncul di dunia maya. Karena tidak menimbulkan kehebohan atau tak ada yang mengadukan kebohongan itu, tidak ada penindakan dari aparat hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Ada dua pandangan mengenai ini. Yang pertama, para blogger adalah penanggung jawab informasi di blog-nya. Yang kedua, pengunjung situslah yang harus dapat menyensor informasi yang dia terima,” kata Wicaksono. Alasannya, sudah disepakati umum informasi di dunia maya adalah informasi yang tidak diedit, tidak disensor, dan tidak disaring.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yusro M Santoso, salah satu pendiri InMark Communication yang menyediakan tempat gratis untuk blog, dagdigdug.com, tidak terlalu khawatir dengan blog nakal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Teman-teman blogger jadi hansip. Mereka akan berbagi informasi kalau ada info tidak benar sehingga blog itu kehilangan kredibilitas. Kalau ada blog porno, pasti langsung kami tangkal,” kata Yusro yang pernah jadi wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Ranah maya sebenarnya sama seperti dunia nyata, ada etika. Tetapi, saya lebih cenderung pengunjung blog yang menyaring informasi. Kalau blogger belum-belum sudah dibatasi, tidak asyik; menyimpang dari sifat demokratis blog,” kilah Iqbal pemilik Warung Wedang Wi-fi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan blog wetiga.com.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tarik-menarik itu akan terus berlangsung dan siapa yang dapat menduga ke mana ujungnya, termasuk juga pembangkitan nilai ekonomi dari sana.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7119891789165372227?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7119891789165372227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7119891789165372227' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7119891789165372227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7119891789165372227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/mabuk-dunia-maya-sampai-lupa-etika.html' title='Mabuk Dunia Maya, sampai Lupa Etika'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2947586609098970266</id><published>2008-11-25T20:16:00.001+07:00</published><updated>2008-11-25T20:16:58.041+07:00</updated><title type='text'>Internet</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="subjudulidxcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;" id="judulartikelcetak"&gt;Info Sesat di Dunia Maya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;span class="tglct"&gt;Minggu, 23 November 2008 | 10:37 WIB&lt;/span&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Matahari akan bersinar 36 jam nonstop pada 17 Oktober 2008. Ini terjadi 2.400 tahun sekali. Kita beruntung dapat menyaksikan dan merasakannya. Beritahukan yang lain, ya!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi yang beredar dari milis ke milis bulan lalu ini sempat menghebohkan. Sejumlah media arus utama pun sempat terpancing untuk menulis dan mengonfirmasikan berita ini kepada ahli astronomi. Hasilnya, informasi itu tidak benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di rimba internet, informasi sampah semacam ini sangat banyak. Informasi yang dikategorikan hoax (cerita bohong) ini dengan leluasa menyelonong ke kotak surat elektronik setiap orang. Sering kali hoax membuat heboh dan merugikan banyak pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagian warga Yogyakarta, Mei lalu, misalnya, sempat khawatir karena beredar informasi di dunia maya bahwa 11 hari lagi akan ada gempa dahsyat yang memicu tsunami. Untuk lebih meyakinkan, berita itu mencatut nama jaringan televisi CNN. Menurut informasi itu, CNN memberitakan lempeng bumi Australia sedang bergerak ke arah utara menuju Asia dan akan menabrak Pulau Jawa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, hingga 11 hari berikutnya, Yogyakarta ternyata aman-aman saja. Pasalnya, informasi itu memang bohong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Paris, Perancis, sebagian orang takut ke bioskop karena ada informasi yang menyebutkan banyak orang pantatnya tertusuk jarum yang ditebar di kursi bioskop. Yang menakutkan, jarum tersebut dilaporkan telah terkontaminasi HIV. Lebih seram lagi, akibat tertusuk jarum itu, para korban belakangan diketahui tertular HIV.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hoax serupa juga menyebutkan, seorang gadis muda yang berencana menikah tertusuk jarum di Priya Cinema, New Delhi, India. Jarum itu diberi catatan ”Selamat Datang di Dunia Penderita HIV”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, hoax tersebut menjelaskan, empat bulan setelah tertusuk jarum, gadis itu meninggal karena syok berat. Hoax itu juga mewanti-wanti semua orang untuk berhati-hati dan waspada di tempat umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ciri-ciri&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada beberapa ciri hoax, antara lain informasinya sensasional, berisi peringatan-peringatan berbahaya tanpa dasar yang jelas, dan menuntut pengguna internet untuk menyebarkannya ke orang terdekat, keluarga, atau pengguna internet lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Begitulah rimba raya internet. Informasi yang melimpah ruah tidak selamanya membantu orang. Sebagian justru menyesatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wicaksono, blogger senior di Jakarta, mengatakan, pengakses tidak boleh polos dan percaya 100 persen informasi dari internet. ”Tidak selamanya internet membuat segalanya terang benderang,” kata dia. (BSW/DHF)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2947586609098970266?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2947586609098970266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2947586609098970266' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2947586609098970266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2947586609098970266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/internet.html' title='Internet'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-6457946924792730451</id><published>2008-11-25T20:14:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T20:15:40.673+07:00</updated><title type='text'>Dunia Nyata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="subjudulidxcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;" id="judulartikelcetak"&gt;Dari Dunia Maya lalu Kopi Darat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="300" height="200"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/11/23/3097763p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" width="300" height="222" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    KOMPAS/YUNIADHI AGUNG / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas &lt;span style="font-size:78%;"&gt;Images&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;    &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;   Para blogger memanfaatkan warung angkringan Warung Wedang Wi-fi di Jalan Langsat I, Jakarta Selatan, untuk kopi darat.   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                                   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;          &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="tglct"&gt;Minggu, 23 November 2008 | 03:00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Blogger boleh punya banyak teman yang didapat melalui dunia maya, tetapi itu ternyata tak memuaskan kebutuhan dasar manusia sebagai makhluk sosial. Karena itu, para blogger yang merasa punya kesamaan kepentingan atau aspirasi membuat komunitas di dunia nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komunitas itu muncul di berbagai daerah di Indonesia, seperti komunitas Cah Andong di Yogyakarta, Anging Mamiri di Makassar, Bali Blogger Community (BBC) di Bali, dan Komunitas Blogger BHI (Bundaran Hotel Indonesia) di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saiful (31) yang bersama temannya, Bachtiar, mendirikan Komunitas BHI pada pertengahan 2006 mengatakan, awalnya dia membuat blog yang isinya adalah unek-unek perasaan sebagai ”orang kampung” yang merantau di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Banyak sekali hal jauh berbeda di Jakarta dibandingkan dengan kehidupan saya di Cilacap,” kata Saiful yang karyawan Bank Indonesia itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ternyata blog-nya menarik perhatian sejumlah perantau yang punya perasaan sama. Dari sana lalu terpikir untuk bertemu di dunia nyata. Mereka memilih tempat berkumpul di trotoar di depan Plaza Indonesia di seberang Bundaran Hotel Indonesia untuk kopdar (kopi darat). Karena itu, nama komunitas mereka yang sangat cair itu Komunitas BHI. Mereka bertemu di sana tiap Jumat malam sepulang kantor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dunia nyata&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari bertemu secara rutin, mereka merasa harus melakukan sesuatu di dunia nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Kami tidak ingin dianggap NATO (no action talk only/omong doang),” kata Herman Saksono (27), salah satu moderator Cah Andong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kegiatan seminar dan bincang-bincang, Cah Andong juga mengadakan kegiatan dadakan seperti bakti sosial dan bersih pantai di Pantai Pandansari, Yogyakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kegiatan rutin, blogger Cah Andong mengelola situs wajahjogja.com. Di situs ini, para blogger Cah Andong meliput dan menulis profil orang Yogya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Profil yang dimunculkan tidak harus orang terkenal atau orang berpendidikan di Yogyakarta, tetapi bisa juga profil rakyat kecil seperti penjaja koran, gelandangan yang jadi korban penertiban, nelayan yang sulit mendapat ikan, dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pilihan pada orang kecil bukan tanpa maksud. Dengan cara itu, blogger Cah Andong ingin menggugah kepedulian siapa saja akan nasib rakyat kecil. ”Jadi, jangan hanya mengandalkan pemerintah,” tutur Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komunitas BHI membangun kegiatan produktif untuk masyarakat tidak mampu di Desa Bangsari, Cilacap. Menurut anggota BHI, Iman Brotoseno, di desa miskin itu mereka membagikan bibit kambing untuk diternak warga desa. Uang hasil penjualan kambing digunakan warga desa untuk menyekolahkan anak-anak mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jumat malam lalu BHI mengadakan Muktamar Blogger II di depan Plaza Senayan. Menurut Saiful, ada sekitar 40 orang datang di acara yang dimulai pukul 21.00 hingga lewat tengah malam. Di situ mereka juga menutup kampanye Gerakan Seribu Buku yang berhasil mengumpulkan 1.500 buku untuk anak-anak sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Kampanye itu kami posting di blog, siapa saja boleh menyumbang,” kata Saiful. Buku yang terkumpul itu dikirim ke sekolah-sekolah antara lain di Yogya, Cilacap, dan Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cah Andong juga memilih Jumat malam untuk acara rutin Juminten-an atau Jumat Midnite Tenguk-Tenguk (nongkrong). Biasanya sekitar 30 orang blogger Cah Andong bertemu di depan monumen Serangan Oemoem Satu Maret di perempatan Malioboro. (IND/BSW/NMP)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;!--s:insert_counter--&gt;  &lt;!--ttpend artikel --&gt;       &lt;!--START KOLOM PRINT--&gt;        &lt;!--s:insert_counter--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="artikelkiriman"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;!-- s:rate--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-6457946924792730451?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/6457946924792730451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=6457946924792730451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6457946924792730451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6457946924792730451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/dunia-nyata.html' title='Dunia Nyata'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-4408877733278948072</id><published>2008-11-25T20:11:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T20:12:40.264+07:00</updated><title type='text'>Dari "Blog" Menjemput Peluang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="300" height="200"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/11/23/3097765p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" width="300" height="223" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    &lt;span style="font-size:78%;"&gt;KOMPAS/YUNIADHI AGUNG / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;           &lt;/span&gt;                                   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;          &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="tglct"&gt;Minggu, 23 November 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ninuk Mardiana Pambudy &lt;/strong&gt;&amp;amp;&lt;strong&gt; Budi SUwarna&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Hi, I am Trinity, an ordinary woman in Jakarta who loves traveling. This is my journal and thoughts collected from my trips around the globe and across my lovely country, Indonesia.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itu catatan identitas pemilik blog yang namanya tidak kalah membangkitkan keingintahuan, naked-traveler.blogspot.com.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Sengaja saya memakai nama Trinity, nama yang mengingatkan pada tokoh film Matrix, untuk menarik minat dan diklik orang ketika mereka mencari pakai mesin pencari,” kata Perucha, pemilik situs tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Trinity, begitu dia lebih suka disebut, tidak mungkin pakai nama perempuan, misalnya, Yanti, karena orang biasanya tidak akan mencari nama itu dalam mesin pencari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nama blog-nya juga provokatif. Naked, dari bahasa Inggris, yang artinya telanjang. Tetapi, seperti ditulis Trinity di blog-nya, tidak ada ketelanjangan di sana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasti bukan karena nama yang provokatif dan mengundang imajinasi nakal itu yang membuat orang datang ke blog tersebut yang sampai Sabtu petang lalu sudah diklik 279.262 pengunjung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cerita perjalanan dengan sentuhan pribadi dalam blog yang dibuat mulai tahun 2006 itu memang menarik. Simak judul You.Me.Marry, misalnya. Trinity bertutur tentang pengalamannya sebagai traveler perempuan yang bepergian dengan sesama teman perempuan, berulang kali diajak menikah oleh lelaki berkulit hitam. Entah di Roma, Italia, atau di Amerika. Mulai dari cara merayu sampai digotong lelaki kulit hitam untuk dipaksa menikah dituturkan Trinity di situ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bernilai ekonomi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari awalnya hanya sebagai cara mencurahkan berbagai pengalaman selama berkelana, akhirnya blog yang populer itu mengilhami lahirnya buku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Ada 70 cerita yang di-copy-paste dari cerita tahun 2005-2006 dalam blog saya menjadi buku The Naked-Traveler,” kata Trinity. Buku terbitan Bentang Pustaka tahun 2007 itu sudah dua kali cetak ulang dengan jumlah 30.000 buku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengalaman mirip juga berlaku pada Raditya Dika (23). Mahasiswa semester V Jurusan Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia membangun blog pribadi kambingjantan.com sejak 2002. Blog ini berisi pengalaman sehari-hari yang dia tuliskan secara lucu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak dinyana blog ini menarik banyak pengunjung dan mendapat penghargaan The Best Indonesian Blog dari blog theflyingchair.net yang rajin memberi peringkat pada blog di berbagai negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Popularitas blog kambingjantan lalu menarik minat penerbit Gagas Media tahun 2005 menerbitkan buku yang memakai judul sama dan isinya diambil dari blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukunya pun tak kalah laku. Raditya memperkirakan tahun ini buku itu telah dicetak 19 kali dan memberi dia royalti lebih dari Rp 100 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangkitan nilai ekonomi yang tidak direncanakan dari awal juga terjadi pada blog ndorokakung.com milik blogger senior, Wicaksono.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun disampaikan secara ringan, blog itu memberi informasi seputar dunia politik, kebanyakan isu dalam negeri. Komentar terbarunya antara lain tentang blog kartun Nabi Muhammad SAW yang membuat banyak orang marah. Tidak seperti dugaan banyak orang, menurut ndorokakung.com kartun itu sudah muncul beberapa bulan. Kehebohan meledak setelah media arus utama mengangkatnya sebagai berita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara mengisi blog yang konsisten, informasinya dapat dipercaya dan selalu diperbarui, serta disajikan ringan membuat blog Wicaksono memiliki banyak pengunjung. Pemeringkatan yang dilakukan blog indonesiamatters.com menempatkan ndorokakung.com pada peringkat kelima blog terpopuler di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemeringkatan itu, menurut Wicaksono, dapat dipakai calon pemasang iklan menempatkan iklan mereka. Ndorokakung.com pun mendapat iklan meskipun belum ajek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nilai ekonomi yang muncul dari kegiatan kreatif ini dapat melebar ke arah yang semula tak dibayangkan pembuatnya. Cerita dalam dalam buku itu kini dijadikan film berjudul sama yang ditargetkan putar perdana di bioskop awal 2009.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raditya menulis skenario film itu bersama Salman Aristo dengan sutradara Rudy Sujarwo. ”Saya tidak menjual putus cerita itu, tetapi menggunakan sistem royalti,” kata Raditya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alat pemasaran&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena sifatnya yang menular seperti virus—mereka mengistilahkan viral communication—blog juga bisa ampuh sebagai alat pemasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iqbal Prakarsa membuat blog wetiga.com untuk mempromosikan warung angkringannya yang menjual nasi kucing—nasi dalam porsi mini—dan wedang jahe di Jalan Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengunjung Warung Wedang Wi-fi (Wetiga) mendapat fasilitas internet gratis, tetapi harus bawa laptop sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengunjung Wetiga akan dipotret lalu fotonya dimasukkan dalam wetiga.com. Kiat itu berhasil dan warung yang baru buka malam sejak dua bulan itu beromzet rata-rata Rp 500.000-Rp 600.000 semalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan cara itu pula kampanye Gerakan Seribu Buku Komunitas Blogger BHI (Bundaran Hotel Indonesia) berhasil mengumpulkan 1.500 buku. Salah satu penyumbangnya Dubes Amerika untuk Indonesia Cameron R Hume. Dubes Hume mendatangi warung angkringan itu dan dalam foto di wetiga.com terlihat ikut makan tempe.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hak cipta&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun memberi banyak peluang tak terduga, blog juga membawa risiko, yaitu pembajakan karya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raditya langsung menutup kambingjantan.com ketika menyadari potensi pembajakan itu setelah blog-nya ternyata bernilai ekonomi. Sebagai ganti, dia membuat raditya.com sebagai alat pemasaran untuk buku-buku dan filmnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Trinity tidak khawatir isi blog-nya dibajak dengan alasan bahasa, sudut pandang, serta lokasi yang diceritakan amat personal, sutradara film iklan, Iman Brotoseno (42), sempat jengkel karena blog-nya dimanfaatkan orang tanpa izin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih nekat lagi, informasi itu diterbitkan sebagai bagian dari buku. Ketika sedang berjalan-jalan di Jakarta, Iman menemukan buku berjudul Soekarno Uncensored, Benarkah Soekarno Lebih dari Soeharto?. Bab ”Akhir yang Tragis” di halaman 99-102 ternyata mengutip mentah-mentah tulisan dari blog Iman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iman mengaku terlalu sering tulisannya dalam blog dicomot tanpa izin. ”Tetapi, kali ini keterlaluan karena sampai dibuat buku. Saya hanya butuh pengakuan, seharusnya penulis buku itu mencantumkan sumbernya,” tandas pemilik blog imanbrotoseno.com. Setelah Iman mengirim surat teguran, penulis buku itu mengakui kekeliruannya dan menarik buku dari peredaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Sebenarnya dunia maya juga terikat aturan hukum. Karya tulisan, gambar, atau film dilindungi oleh World Intellectual Property Organization sebagai hak kekayaan intelektual. Sama seperti UU Informasi dan Transaksi Elektronik Tahun 2008, perlindungan WIPO tidak dibatasi wilayah geografis,” jelas Ketua Umum Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia Sylvia Sumarlin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah, meskipun dunia maya memberi kebebasan seluas-luasnya, ternyata tetap ada etika dan aturan yang tidak bisa diabaikan.(IND)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-4408877733278948072?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/4408877733278948072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=4408877733278948072' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4408877733278948072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4408877733278948072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/dari-blog-menjemput-peluang.html' title='Dari &quot;Blog&quot; Menjemput Peluang'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2294533803832774429</id><published>2008-11-16T09:44:00.001+07:00</published><updated>2008-11-16T09:47:47.274+07:00</updated><title type='text'>Nge-blog yang Semakin Memudahkan Komunikasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="subjudulidxcetak"&gt;Manfaat Menyimpan Data&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;span class="tglct"&gt;Sabtu, 15 November 2008 | 09:55 WIB&lt;/span&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;SEMARANG, KOMPAS - Web blog atau yang biasa dikenal dengan blog, bentuk aplikasi web yang berisi beragam posting, semakin dikenal masyarakat luas dan dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Meskipun bersifat personal, media interaktif ini dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak pertama kali dipopulerkan oleh www.blogger.com tahun 2002, setiap tahun blog semakin familiar. Terbukti dari munculnya berbagai situs yang menyediakan layanan serupa seperti blogspot.com, multiply.com atau wordpress.com.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sosiolog dari Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Diponegoro Semarang Hedi Pujo Santosa di Kota Semarang, Jumat (14/11), mengatakan, perkembangan teknologi mau tidak mau mengubah budaya masyarakat dalam berkomunikasi. Dalam hal ini, keberadaan internet memberikan andil besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Blog sebagai salah suatu media personal dapat menjadi semacam perluasan ruang publik. Misalnya, jika seseorang memiliki pemikiran tentang sebuah wacana publik, ketika diposting, umpan balik yang diterima dapat sesegera mungkin," kata Hedi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hedi menambahkan, blog kemudian menjadi sarana yang efektif dan efisien dalam menyebarkan suatu informasi. Melalui bantuan mesin pencari (search engine semacam google), publik akan lebih mudah mengakses. Belum lagi jangkauan internet yang tidak terbatas memungkinkan pengguna blog berinteraksi dengan orang di belahan dunia lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Telah terjadi pergeseran, dari komunikasi secara konvensional dengan bertatap muka menjadi komunikasi dengan media. Tentu ada beberapa hal yang bisa didapat saat berkomunikasi secara tradisional tidak didapat saat berkomunikasi dengan media blog, misalnya kedekatan emosional lawan bicara. Romantisme demikian tidak didapat ketika orang menggunakan media," ujar Hedi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hedi menjelaskan, komunikasi secara konvensional masih memiliki ruang tersendiri, terutama pada momen-momen tertentu. Komunikasi dengan blog pun menjadi sebuah tuntutan karena saat ini masyarakat membutuhkan kecepatan, efisiensi, dan efektivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merebaknya pengguna blog dengan berbagai kepentingan juga membutuhkan kontrol diri penggunanya. Pasalnya, informasi yang disajikan dalam blog tidak semuanya berguna dan akurat. Jadi, pengguna bloglah yang harus pandai-pandai memilah antara informasi yang benar atau hanya informasi sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang wartawan pengguna blog, Anton Sudibyo (25), mengatakan, blog memberinya media untuk mengaktualisasikan diri lewat tulisan. "Lewat blog saya dapat menulis dengan bebas, menulis apa saja. Sifatnya lebih personal, bukan untuk berbisnis atau kepentingan lain," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui media itu pula, Anton lantas memperluas jaringan pertemanannya di berbagai wilayah sejak bergabung dengan multiply.com dua tahun lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka yang memiliki keterikatan terhadap satu hal yang sama, para blogger (pengguna blog) pun membentuk sebuah komunitas. Salah satunya loenpia.net, yakni wadah bagi blogger yang memiliki keterikatan terhadap Kota Semarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kami bisa berbagi tentang banyak hal, terutama karena setiap anggota berasal dari berbagai latar belakang berbeda-beda," kata Budiono (30), salah satu pencetus loenpia.net. Manfaat lain&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika blog pada umumnya lebih sering digunakan sebagai alat untuk menyampaikan opini dan pemikiran, Agung Hima (37), seorang pelatih teater yang tinggal di Gombel Permai, Kota Semarang, menemukan manfaat lain dari blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saya sering bermasalah dengan penyimpan data atau flash disk. Saya memakai blog untuk menyimpan semua tulisan yang saya buat agar aman," kata Agung yang mengenal blog sejak tahun 2000.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di dalam blognya yang berjudul "Hurts", Agung menyimpan berbagai tulisan pendek dan puisinya. Setiap hari ia mampu menulis empat tulisan. Ia perlu waktu sekitar 1 jam untuk menulis blognya di warung internet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Paling tidak ada 10 orang yang membaca tulisan saya setiap hari," kata Agung yang mengajar teater antara lain di SMA Negeri 1, 2, dan 3 di Kota Semarang itu. Selain menampilkan tulisan, blog yang dibuatnya juga memuat foto-foto teater dan resensi buku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Blog dan tulisan miliknya juga membuat salah satu penerbit tertarik untuk memublikasikannya dalam bentuk buku. Ia mengaku bertemu dengan agen penerbit itu saat mengunjungi pameran buku murah di Semarang pekan lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sebelumnya sudah ada beberapa kontak penerbit di dalam blog saya. Dari kontak itulah, penerbit lain mengenal saya dan tertarik untuk bekerja sama," kata Agung. Ada satu lagi blog miliknya, tetapi dia sengaja tidak memublikasikan. Blog itu dibuat khusus untuk menyimpan novel yang sedang dia buat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hanya teman dekat yang tahu blog ini," ujar Agung. (UTI/DEN)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2294533803832774429?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2294533803832774429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2294533803832774429' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2294533803832774429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2294533803832774429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/nge-blog-yang-semakin-memudahkan.html' title='Nge-blog yang Semakin Memudahkan Komunikasi'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-1959255386733160239</id><published>2008-11-12T16:37:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T16:38:06.827+07:00</updated><title type='text'>Media Massa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="subjudulidxcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;Kesehatan Psikologis Publik Harus Dijaga&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;span class="tglct"&gt;Selasa, 11 November 2008 | 00:11 WIB&lt;/span&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Jakarta, Kompas - Media massa memang seperti pisau bermata dua, memiliki fungsi dan disfungsi sekaligus. Fungsi media menginformasikan realitas pada akhirnya memberi dampak sampingan yang negatif. Dengan kesadaran itu, media perlu lebih mengendalikan diri. Sebab, bagaimanapun media juga harus menjaga kesehatan psikologis masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu dikemukakan Ibnu Hamad, pengajar Etika Media dari Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Senin (10/11). Ibnu mengemukakan pendapatnya terkait gejala peniruan atau imitasi praktik kejahatan dan kekerasan oleh masyarakat melalui media massa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Dalam hal berita kriminal, tidak lantas media tidak memberitakan sama sekali. Tetapi, ini soal penyajiannya,” kata Ibnu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu mengatakan, upaya media mengaburkan gambar-gambar yang mengerikan saja tidak cukup. Media juga sepatutnya tidak menampilkan, termasuk secara grafis, soal rekonstruksi tentang teknis sebuah kejahatan dilakukan. Hal ini untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan publik terinspirasi oleh pemberitaan kriminal atau kekerasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Publik memang perlu dipenuhi kebutuhannya untuk tahu informasi. Namun, harus diingat, publik juga harus dijaga kesehatan moralnya,” kata Ibnu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Fachmi Idris menyebutkan, lembaga-lembaga yang terkait dengan media massa harus memberikan sanksi yang konsisten kepada media yang merasionalisasikan pemberitaan tanpa mengindahkan dampak negatif terhadap kesehatan jiwa, dan psikososial masyarakat. ”Sudah banyak kajian yang membuktikan pemberitaan kerap menimbulkan coping mechanism (peniruan) yang cenderung patologis, baik terhadap individu maupun masyarakat luas,” kata Fachmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kekacauan nilai&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harry Susianto, psikolog sosial dari Universitas Indonesia, mengungkapkan, masyarakat yang terus-menerus dicekoki nilai-nilai kekerasan lama-kelamaan menganggapnya lumrah dan tidak lagi sensitif. Akibat luasnya, nilai dan norma menjadi kacau. Baik dan benar menjadi rancu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Media harus berani bersikap untuk mengabaikan hal-hal yang bisa berdampak buruk bagi publik,” ujar Harry.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ratna Mardiyati, Direktur Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heertjan, Jakarta, menjelaskan, kondisi sosial ekonomi yang sudah penuh tekanan menjadi rentan dipicu oleh tontonan kekerasan di media massa. Contoh sederhana, tindakan mendorong-dorong pagar ketika berunjuk rasa seakan menjadi tren di setiap demonstrasi. Tren itu diadopsi dari media. (SF/ONG)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-1959255386733160239?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/1959255386733160239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=1959255386733160239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1959255386733160239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1959255386733160239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/media-massa.html' title='Media Massa'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-9184994051771356192</id><published>2008-11-12T16:25:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T16:26:13.612+07:00</updated><title type='text'>Agenda Baru Etika Media Massa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 12 November 2008 | 00:43 WIB&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;R Kristiawan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kegelisahan masyarakat terkait praktik media massa akhirnya muncul juga.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Media massa dianggap sebagai salah satu agen yang amat berperan dalam imitasi perilaku sosial, termasuk kriminalitas. Harian Kompas dan Tb Ronny Nitibaskara (10/11/2008) menulis, media massa, terutama televisi, berperan dalam imitasi perilaku kejahatan, termasuk mutilasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Telaah tentang pengaruh media massa bagi perilaku sosial sebenarnya sudah menjadi kajian lama. Riset Albert Bandura tahun 1977 menemukan, televisi mendorong peniruan perilaku sosial, bahkan pada tahap akhir mampu menciptakan realitas (teori pembelajaran sosial kognitif). Untuk konteks Indonesia, debat tentang tema itu masih berlangsung tanpa refleksi berarti bagi media massa, terutama televisi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Dua wilayah etika media&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hingga kini, fokus perhatian etika media massa ada pada wilayah teknik jurnalistik. Wilayah teknis dalam etika media massa ini terkait proyek bagaimana menghasilkan berita yang sesuai dengan fakta dan mengurangi bias sekecil mungkin. Nilai berita, yaitu kebaruan, kedekatan, kebesaran, signifikansi, dan human interest, menjadi rambu-rambu teknis untuk menentukan kelayakan berita.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada wilayah itu, pembangunan etika didasarkan prinsip-prinsip teknis, yaitu akurasi, keberimbangan, dan keadilan (fairness). Tujuan utamanya adalah membangun obyektivitas dan kebenaran (truth). Hingga kini, berbagai jenis pelatihan etika jurnalistik hanya berorientasi pada masalah etika dalam wilayah teknik jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam kompetisi industri media yang kian seru, pertimbangan teknis sering hanya didasari etika teknis. Sebuah talkshow di televisi baru-baru ini membahas mutilasi dengan mengundang dua narasumber: seorang kriminolog dan ahli forensik. Sang ahli forensik dengan dingin memaparkan aneka jenis modus mutilasi dengan amat rinci, termasuk cara pemotongan bagian-bagian tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika memakai kaidah etika teknik, tidak ada yang salah dengan acara itu karena memenuhi kaidah akurasi. Namun, sulit disanggah, susah menemukan makna publik di balik pemaparan berbagai teknik mutilasi itu bagi masyarakat. Tak heran jika Sri Rumiyati memutilasi suaminya karena terinspirasi Ryan lewat tayangan televisi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Masalahnya, ada di wilayah etika kedua terkait makna publik. Wilayah ini melampaui wilayah teknik dan berusaha menampilkan media massa terkait makna publik (public meaning) di balik berita. Etika pada level ini tidak lagi berurusan dengan operasi teknis, tetapi sebagai landasan moral dalam menghadapi fakta publik (Ashadi Siregar, 2008).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, masalahnya bukan bagaimana menyusun reportase sesuai fakta, tetapi menyampaikan analisis berita (news analysis) agar mempunyai makna publik. Dengan demikian persoalannya bukan apakah sebuah berita sesuai dengan fakta, tetapi apakah berita itu memiliki nilai publik.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam konteks televisi, temuan Bandura tiga puluh tahun lalu seharusnya menjadi peringatan bahwa menampilkan fakta apa adanya ternyata tidak cukup. Menampilkan ahli forensik dalam talkshow TV dan memaparkan teknik mutilasi secara rinci harus dihadapkan pada konteks makna publiknya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Berita dan kompetisi wacana&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Konsekuensi dari etika jenis kedua adalah melihat berita sebagai wacana (discourse) dalam konteks kompetisi perebutan makna adalah kehidupan publik. Berita diposisikan sebagai unit yang mampu memengaruhi proses pembentukan makna dalam kehidupan publik. Kehidupan publik merupakan kawanan makna yang dihasilkan dari perebutan makna oleh berbagai pemegang alat produksi makna.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Postmodernitas mengajarkan, makna selalu relatif bergantung pada siapa yang keluar sebagai pemenang dari medan pertempuran makna. Media massa tidak bisa bersikap naif dengan melarikan diri dari pertempuran itu dan dengan selubung teknik jurnalisme. Persis saat media massa merupakan salah satu lembaga yang signifikan dalam produksi makna, di situ masalah etika publik menjadi relevan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam perang makna, ada tiga peserta utama, yaitu negara, pasar, dan masyarakat. Tiga hal ini saling berseteru memperebutkan makna sesuai kepentingan masing-masing. Kehidupan publik yang ideal adalah fungsi dari keseimbangan tiga sektor itu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di manakah posisi media massa? Secara struktural, sebenarnya bangunan kehidupan media massa sudah ideal. Negara sudah menumpulkan sengat politiknya lewat UU Pers No 49/1999 dan UU Penyiaran No 32/2002. Artinya, hegemoni negara sudah bisa dilucuti. Untuk media penyiaran, aspirasi masyarakat sipil sudah termanifestasikan melalui KPI (meski KPI sering kelimpungan menghadapi industri yang keras kepala). Secara bisnis, bisnis media massa Indonesia sudah amat leluasa, bahkan cenderung mendominasi. Tiga pilar itu sudah hidup dengan leluasa dalam habitat media massa Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika fasilitas makro sudah diberikan dan ternyata masih timbul masalah, pendulum harus diarahkan pada wilayah internal media massa sendiri. Dalam iklim kebebasan media, mekanisme swa-sensor menjadi acuan utama dalam menentukan kelayakan berita, meninggalkan sensor eksternal dari negara. Dengan demikian, etika menjadi signifikan dalam proses self-censorship. Masalah muncul karena yang dominan dipakai media massa Indonesia adalah etika teknis yang amat rentan bagi publik dalam konteks kompetisi industrial.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di sisi lain, menyambut liberalisasi, kita dihadapkan fakta, ada perbedaan bentuk kontrol negara dan kontrol pasar. Kontrol negara bersifat koersif, sedangkan kontrol pasar bersifat intrusif. Intrusivitas kontrol pasar itu menjelma dalam watak berita yang berorientasi pada kompetisi pasar, berlandaskan etika teknis sehingga berita sering kehilangan makna publiknya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;R Kristiawan&lt;/strong&gt; Senior Program Officer for Media, Yayasan TIFA, Jakarta; Mengajar di Unika Atma Jaya, Jakarta&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-9184994051771356192?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/9184994051771356192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=9184994051771356192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/9184994051771356192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/9184994051771356192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/agenda-baru-etika-media-massa.html' title='Agenda Baru Etika Media Massa'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7705194198507331567</id><published>2008-11-12T16:24:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T16:25:12.092+07:00</updated><title type='text'>Industri Kejahatan di Televisi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;Industri Kejahatan di Televisi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 12 November 2008 | 00:44 WIB&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Triyono Lukmantoro&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berbagai berita kejahatan yang disajikan media, terutama televisi, dinilai mampu menginspirasi khalayak melakukan aksi-aksi kriminalitas.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hal ini terbukti dari mutilasi yang dilakukan Sri Rumiyati (48). Perempuan yang akrab disapa Yati itu mengaku menirukan cara Very Idam Henyansyah (Ryan) dalam membunuh salah satu korbannya. Yati memotong mayat suaminya, Hendra, guna menghilangkan jejak.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam catatan Litbang Kompas, sejak Januari hingga November 2008 terjadi 13 peristiwa pembunuhan mutilasi di Indonesia. Angka tertinggi untuk periode tahunan sejak kasus mutilasi muncul tahun 1967. Pada tahun 2007 terjadi tujuh peristiwa mutilasi (Kompas, 10/11/2008). Apakah tingginya kasus mutilasi merupakan akibat televisi gencar menayangkan kasus-kasus yang ditiru anggota masyarakat lainnya? Lebih mengerikan lagi, kejahatan telah menjadi industri tontonan yang dihadirkan televisi?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak mudah menyimpulkan, berita kejahatan yang disajikan televisi berpengaruh langsung bagi khalayak. Ada tiga perspektif yang dapat dikemukakan. Pertama, media dipandang memiliki kekuatan penuh mendikte perilaku khalayak. Dalam hal ini, khalayak dianggap pasif sehingga merespons begitu saja stimulus yang digelontorkan media. Situasi masyarakat yang penuh alienasi, isolasi, depresi, dan tingkat pengangguran tinggi merupakan lahan subur bagi media dalam menancapkan pesan-pesan kejahatan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kedua, media dipandang amat lemah untuk memengaruhi khalayak. Dalam kondisi ini, khalayak bisa bersikap aktif untuk menegosiasikan atau menolak pesan-pesan kejahatan yang disajikan media. Daya intelektualitas, level ekonomi, atau usia merupakan faktor determinan yang tidak dapat dikesampingkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, media memiliki dampak terbatas bagi khalayak. Hal ini dapat terjadi karena media dipandang sebagai salah satu faktor, selain faktor-faktor lain, seperti kematangan psikologis, konteks sosial yang melingkupi individu-individu, dan daya selektivitas khalayak terhadap muatan media sehingga media bisa berpengaruh pada tingkat gagasan, sikap, atau perilaku.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Fenomena yang tidak boleh dianggap sepele adalah televisi terlalu permisif untuk menampilkan kasus-kasus kriminalitas. Adegan rekonstruksi yang secara rutin ditampilkan televisi telah menjadi tontonan keseharian. Industrialisasi kejahatan menjadi kian marak digulirkan televisi. Kejahatan dikemas secara masif dan berulang-ulang dalam ruang keluarga. Alasan utama yang menjadi dalih klise ialah tontonan kejahatan amat diminati khalayak. Hasrat penonton menjadi justifikasi yang tidak boleh disanggah. Rating, sharing, atau perhitungan komersial mengakibatkan kriminalitas mudah dikonsumsi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mistifikasi pasar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika para pengelola televisi berdalih tingginya berita-berita kejahatan yang ditampilkan karena permintaan konsumen, maka terjadilah mistifikasi pasar. Artinya, pasar dianggap sebagai kekuatan penentu yang tidak dapat dibantah. Padahal, dalam pasar itu ada mekanisme penawaran dan permintaan. Selera pasar bisa diciptakan dan diarahkan. Pasar tontonan seolah berlangsung secara alami, padahal yang sebenarnya berlangsung di pasar kemungkinan dapat direkayasa.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pasar mendorong jurnalisme berita kejahatan sekadar mengabdi kepentingan modal dan pelipatgandaan keuntungan. Kenyataan ini berlangsung konsisten karena, seperti dikatakan John H McManus (Market-Driven Journalism: Let the Citizen Beware?, 1994), pasar memiliki enam karakteristik, yaitu (1) kualitas dan nilai ditentukan konsumen ketimbang produsen atau pemerintah; (2) responsif terhadap konsumen; (3) koreksi diri karena pasar bersifat fleksibel; (4) motivasi konstan dari pelaku pasar untuk berkompetisi; (5) mengandalkan efisiensi; dan (6) konsumen bebas untuk menentukan pilihan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun, nilai yang sering diabaikan pasar ialah moralitas. Pasar televisi tak pernah menggubris apakah tayangan berita kriminalitas berdampak buruk bagi khalayak. Doktrin utama pasar adalah semua tontonan dijual bagi konsumen. Apakah konsumen menjadi berperilaku jahat karena meniru adegan sadisme yang ditayangkan, para produsen tontonan tidak peduli. Bahkan, produsen cenderung menyalahkan khalayak yang dianggap tidak bisa bersikap kritis terhadap berita-berita kriminalitas. Itulah yang dalam bisnis dinamakan externalities, yakni kehancuran dan imoralitas sosial yang terjadi dianggap di luar tanggung jawab media. Televisi tidak pernah keliru karena konsumen sendiri yang dinilai tahu risikonya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Dilanda anomi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Industrialisasi kejahatan yang dijalankan televisi secara potensial dan nyata mampu menciptakan inspirasi bagi aksi- aksi kejahatan berikutnya. Hal ini mudah dipicu saat masyarakat dilanda anomi, yakni situasi tanpa norma. Pada situasi anomi, tatanan komunitas dan sosial merosot, digantikan rasa keterasingan dan kekacauan. Dalam situasi anomi, terjadi penekanan berlebihan pada tujuan-tujuan hidup, tetapi cara-cara meraih tujuan itu tidak mampu disediakan secara mencukupi. Salah satu kekuatan kunci yang terlibat dalam penanaman tujuan-tujuan hidup adalah media. Media pula yang mengajarkan bagaimana menjalankan kejahatan untuk meraih tujuan hidup itu (Yvonne Jewkes, Media and Crime, 2005).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Televisi berulang memberi contoh bagaimana cara menerabas dapat digunakan untuk meraih tujuan hidup yang dianggap sukses. Meski itu dianggap tindak kejahatan, yang berarti pelanggaran terhadap hukum dan norma-norma, tetap saja diimitasi individu-individu tertentu. Sebab, mereka berpikir tiada cara lain yang lebih baik ketimbang beraksi sebagai kriminal. Di situlah televisi menanamkan perilaku kejahatan dan masyarakat melakukan pembelajaran. Mereka yang melakukan peniruan itu biasanya dari kelompok marjinal yang tidak punya akses untuk meraih tujuan hidup yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lazimnya, industri kejahatan yang diandalkan televisi adalah kasus-kasus kriminalitas jalanan yang melibatkan kaum pinggiran. Bukankah kejahatan jalanan mudah memancing sensasi karena melibatkan kekerasan fisik yang berdarah-darah? Klop dengan dogma industri kejahatan di televisi yang berbunyi: If it bleeds, it leads. Semakin berdarah-darah semakin meriah!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Triyono Lukmantoro&lt;/strong&gt; Dosen Sosiologi Komunikasi Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro Semarang&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7705194198507331567?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7705194198507331567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7705194198507331567' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7705194198507331567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7705194198507331567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/11/industri-kejahatan-di-televisi.html' title='Industri Kejahatan di Televisi'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2443168303278993059</id><published>2008-10-29T16:41:00.000+07:00</published><updated>2008-10-29T16:42:04.938+07:00</updated><title type='text'>Amos Joel Membuat Berponsel Nyaman</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 29 Oktober 2008 | 02:44 WIB&lt;/span&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Oleh &lt;strong&gt;NINOK LEKSONO&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Tanpa penemuannya, tak akan ada orang yang melenggang sambil menelepon dengan ponselnya. Ia telah membuat bisnis (ponsel) terbentuk dan menjadi bisnis.” (Frank Vigilante tentang Amos Joel Jr, penemu ”switching” ponsel, ”New York Times”, 27/10)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peradaban manusia modern tak terelakkan lagi bertumpu pada dua penemuan teknologi yang amat berpengaruh, yakni internet dan telepon seluler (ponsel). Kedua teknologi di atas kini menjadi andalan manusia dalam berkomunikasi, berkarier, berbisnis, dan aktivitas lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hal internet, orang mengenal tokoh-tokoh penemunya, seperti Bob Taylor, ahli psikoakustik dan Direktur Program Riset Komputer di Defense’s Advanced Research Project Agency (DARPA) tahun 1966. Pada masa itulah Taylor mendapat ide untuk menghubungkan komputer- komputer dalam jaringan. Selain Taylor, ada pula Larry Robert, pionir jaringan komputer di Laboratorium Lincoln, Massachusetts Institute of Technology (MIT), satu-satunya ilmuwan di AS yang dianggap bisa mewujudkan jaringan yang dibayangkan Taylor. Tentu saja ada Vint Cerf dan kawan-kawan dari University of California, Los Angeles.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, dari dunia komunikasi seluler, ada nama penemu ponsel Martin Cooper yang saat itu—35 tahun silam, tepatnya 3 April 1973—bekerja di Motorola. Orang masih bisa menyimak impian Cooper, yang antara lain membayangkan ponsel ukuran kecil, dipasang di balik telinga, dan secara otomatis menghubungi nomor seseorang manakala penggunanya berniat menghubungi nomor tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tetapi, fokus kali ini bukan kepada Cooper, tetapi pada sosok lain yang juga berjasa besar dalam perkembangan komunikasi seluler. Tokoh ini tidak lain adalah Amos E Joel Jr, pionir sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak/berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain sistem switching ponsel, yang dipatenkan dengan nomor 3.663.762, Joel juga ambil bagian dalam pengembangan traffic service position system (TSPS) yang digunakan untuk mengotomatiskan pekerjaan operator telepon dan automatic intercept system (AIS) yang diciptakan untuk menangani panggilan ke nomor tak aktif secara otomatis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penemu besar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, memang diakui dunia sebagai pakar di bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai karier selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Joel—yang tahun ini masuk dalam National Inventors Hall of Fame—tutup usia Sabtu, 25 Oktober, di rumahnya di Maplewood, New Jersey, dalam usia 90 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengguna ponsel di seluruh dunia kini dapat merenungkan, apa arti sumbangan Joel dalam peradaban seluler dewasa ini. Ini disimpulkan oleh Frank Vigilante, yang pernah menjadi salah seorang penyelia Joel di Bell Labs dalam kutipan di atas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran bagi penemu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Joel bisa menjadi penemu besar tentu karena memiliki kepandaian tinggi, tetapi selain itu juga ada kepiawaian lain. Ternyata sejak kecil Joel suka otak-atik barang elektronik. Sebagai anak laki-laki, tutur Andrew Martin dalam obituarinya di New York Times, Joel acap merakit sistem komunikasi untuk teman-temannya, menggunakan perlengkapan telepon tua yang ditinggalkan dalam apartemen kosong. Ia juga mencoba membuat switching sederhana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika menuturkan kembali kariernya kepada koran The Star-Ledger di New Jersey beberapa bulan silam, Joel menyebutkan, hal-hal yang ia kagumi semasa kecil dan itu adalah penyambung (switch) pada kereta listrik mainannya dan pesawat telepon putar (dial) pertama yang ada di rumahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Saya ingin tahu, bagaimana barang-barang itu bekerja,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika masih di perguruan tinggi, ia bertemu dengan istrinya—Rhoda Fenton—yang lalu ia ajak ke ruangannya untuk melihat paten-paten yang ia kumpulkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seusai kencan, Fenton mengira Joel sinting, tetapi akhirnya ia menerima Joel dan keduanya menikah selama 58 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain senang mengotak-atik alat komunikasi, Joel juga senang mengajar. Setelah Perang Dunia II, ia mengembangkan dan mengajar kursus mengenai sistem switching dan perancangan sirkuit, sampai akhirnya ia menemukan alat tagihan telepon otomatis pertama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas jasa dan sumbangannya, Joel pernah mendapat penghargaan Inventor of the Year oleh New Jersey Congress of Inventors, dan menerima penghargaan paling tinggi Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE), yakni Medal of Honor. Penghargaan lain yang pernah ia terima adalah Kyoto Prize in Advanced Technology (1989) dan National Medal of Technology (1993) serta Stuart Ballantine Medal dari Franklin Institute.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika komunikasi ponsel menjadi demikian vital dalam peradaban sekarang ini, sumbangan Amos Joel patut dikenang dan kebiasaannya menggeluti teknologi dan itu lalu menghasilkan penemuan yang bermanfaat bagi umat manusia, sungguh patut ditiru.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2443168303278993059?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2443168303278993059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2443168303278993059' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2443168303278993059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2443168303278993059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/10/amos-joel-membuat-berponsel-nyaman.html' title='Amos Joel Membuat Berponsel Nyaman'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-6610149682248048372</id><published>2008-10-27T14:28:00.001+07:00</published><updated>2008-10-27T14:28:58.795+07:00</updated><title type='text'>Matinya Kamera Saku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;span class="tglct"&gt;Senin, 27 Oktober 2008 | 01:59 WIB&lt;/span&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Ponsel berkamera bertubi-tubi meluncur ke pasar. Sepuluh tahun lalu, melihat ponsel berkamera VGA saja sudah seperti melihat barang mewah yang menggiurkan. Memandang orang menenteng ponsel berkamera VGA seperti melihat orang yang menenteng harta mentereng ke mana-mana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ponsel, baik berkamera maupun tidak, menjadi bagian dari kehidupan dan gaya hidup. Ponsel merupakan kebutuhan utama dan bukan lagi barang mewah. Ponsel berkamera pun menjadi bagian dari gaya hidup modern.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkembangan teknologi ponsel berkamera semakin kencang di kedua bidang, baik teknologi seluler maupun teknologi fotografi. Fasilitas 3,5G dan Wi-Fi menjadi atribut wajib. Di sisi fotografi, angka megapiksel (mp) semakin besar, kualitas lensa semakin baik, dan fasilitas lampu kilat semakin memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ponsel berkamera yang beredar di pasaran secara resmi diyakini sudah mencapai resolusi 8 mp dengan lensa buatan sendiri dan flash. Teknologi seluler di ponsel tersebut sudah mengakomodasi jaringan 3,5G dan Wi-Fi. Adapun kamera saku yang beredar di pasaran memang sudah mencapai resolusi 14,7 mp.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lebih andal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara riil, pasar lebih memprioritaskan harga ketimbang resolusi, meski tak mengenyampingkannya. Misalnya, ponsel berkamera terkini dan resolusi 8 mp berharga Rp 8 juta tentu lebih menarik ketimbang kamera saku resolusi 8 mp berharga sama. Kamera saku tak bisa dipasangi SIM card, sementara ponsel berkamera bisa memotret dan dilengkapi lampu kilat pula.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan, bukan tak mungkin resolusi 14,7 mp itu bisa segera disamai ponsel berkamera. Sebuah ponsel berkamera buatan China sudah mengadopsi perangkat keras teknologi fotografi secara hampir utuh. Ponsel berkamera 8 mp tersebut dilengkapi lensa yang besarnya sama dengan kamera saku. Diyakini, besar sensornya menyamai besar sensor yang ditanam di kamera saku dan kualitas gambar pun hampir sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamera digital memang diproduksi pertama kali dalam bentuk kamera saku. Sony merilis seri Mavica (Magnetic Video Camera) pertama kali tahun 1981. Teknologi digital berkembang terus memungkinkan produksi kamera saku dengan teknologi sensor yang lebih andal dan teknologi penyimpanan (storage) yang lebih aman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ponsel dan kamera yang disatukan diyakini pertama kali dirilis secara komersial oleh Sharp dengan produk berkode J-SH04 atau akrab disebut J-Phone. Ponsel berkamera pertama ini dirilis November 2000 beresolusi 0,1 mp. Dan, perkembangan teknologi, baik fotografi digital maupun seluler, terus melaju bak grafik deret eksponensial terhadap waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seandainya teknologi ponsel berkamera terus saja menyamai teknologi kamera saku, pasti konsumen lebih memilih kamera yang bisa menelepon atau telepon yang bisa memotret. Apalagi teknologi fotografi yang ditanam di ponsel semakin membaik saja. Di kamera saku ada teknologi pendeteksi wajah (face detection), demikian pula di ponsel berkamera 8 mp.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fasilitas penghilang efek mata merah (red eye reduction) pun sudah ada di ponsel berkamera. Bahkan, ponsel berkamera 8 mp juga sudah dilengkapi memori internal 16MB, fasilitas yang tak dijumpai di kamera saku terkini karena semata-mata mengandalkan kartu memori.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bahasa fotografi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Publik yang semakin akrab teknologi sudah bisa dipastikan identitasnya. Mereka adalah orang-orang yang akrab internet dan punya e-mail, didukung penyedia jasa seluler yang membuat SIM card yang di-set sambungan internet secara otomatis. Mereka juga adalah orang-orang yang bergaul secara maya melalui jaringan interaktif sosial atau suka membaca dan menulis blog. Sudah tentu, mereka pun sebagian besar akrab dengan fasilitas chat di online messenger.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang awam yang gaptek saja paham fotografi meski hanya point and shoot. Sudah tentu pribadi-pribadi yang akrab teknologi digital populer menjadi penikmat fotografi pula. Di mana-mana anak-anak perempuan ABG suka memotret diri sendiri. Dulu hanya bisa di photo box, tetapi sekarang, ponsel berkamera amat memanjakan para ABG putri dengan kesenangan mengabadikan diri sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasan lain, ponsel kamera bisa mengalahkan kamera saku adalah dimensi. Kamera saku ukuran kompak tentu tak sulit ditandingi ponsel berkamera. Ponsel berkamera mengandung dua fungsi, telepon dan fotografi, sementara kamera saku tak bisa mengirim SMS apalagi chatting sambil menulis blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sungguh menyenangkan menjalani aktivitas sehari-hari, baik pada saat bekerja maupun pada saat liburan jika bisa memotret dan membagikannya langsung via internet. Lebih menyenangkan lagi jika menyadari papan ketik di ponsel berkamera nyaman untuk menulis blog. Ponsel berkamera punya papan ketik, tetapi kamera saku tidak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka, jadilah sebuah gaya hidup baru, yakni berbagi keseharian melalui bahasa visual fotografi secara maya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengantongi dua benda mahal tentu merepotkan. Menjaga keduanya menuntut perhatian ekstra agar tak hilang atau tertinggal. Ada orang yang bisa meninggalkan rumah tanpa kamera, tetapi tidak tanpa ponsel. Semboyan para penggemar fotografi, ”jangan tinggalkan rumah tanpa kamera,” akan mudah dilaksanakan dengan kehadiran ponsel berkamera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ancaman kamera saku semakin nyata ketika para pedagang kamera menjerit mengenai profit margin yang menipis ketimbang produk kamera besar alias DSLR (Digital Single Lens Reflex). Jeritan semakin keras ketika produsen DSLR meliris DSLR kelas pemula yang harganya semakin murah dan beda tipis dengan kamera saku. Berjualan kamera saku akan diimpit dua pihak, pedagang ponsel dan pedagang DSLR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lengkaplah alasan yang membuat kamera saku menjadi produk yang akan meredup. Saat ini lonceng telah berbunyi. Gemanya memang tak langsung terdengar. Tapi, jika tak bersiap, jangan menyesal ketika opini ini terwujud nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kristupa Saragih &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Fotografer dan Administrator Fotografer.net&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-6610149682248048372?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/6610149682248048372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=6610149682248048372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6610149682248048372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6610149682248048372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/10/matinya-kamera-saku.html' title='Matinya Kamera Saku'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8411001565916778562</id><published>2008-10-27T14:25:00.000+07:00</published><updated>2008-10-27T14:26:27.172+07:00</updated><title type='text'>Menghemat Energi Menjangkau Daya Beli</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="300" height="200"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/10/27/3052138p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" width="300" height="223" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;KOMPAS/RENE L PATTIRADJAWANE / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;           &lt;/span&gt;        &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;          &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="tglct"&gt;Senin, 27 Oktober 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi yang berkembang menjadi basis ajang interaksi sosial terbesar di dunia, pada saat bersamaan juga menjadikan akses jejaring internet menjadi semakin fungsional dibanding dekade lalu. Akses internet sekarang diakses di mana saja, di kantor, ruang makan, kamar tidur, dapur, dan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Resep masakan sekarang tidak lagi tercetak di buku resep, tetapi menjalar melalui e-mail atau situs web. Kemajuan teknologi sekarang memudahkan dan menghadirkan efisiensi bagi siapa saja, tidak hanya para pekerja di kantoran yang menjalankan bisnis sehari-hari, tetapi juga para ibu rumah tangga yang memiliki kesempatan akses digital yang luas ke mana saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konsep OLPC (One Laptop Per Child) yang dikembangkan Dr Nicholas Negroponte, pendiri Media Lab di Massachusetts Institute of Technology, telah mengubah jalannya kehadiran manufaktur komputer pribadi, meminiaturkan komputer bukan hanya notebook, tetapi juga komputer jenis desktop dengan harga di bawah 500 dollar AS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Miniaturisasi dalam komputer sebenarnya bukan sesuatu yang baru, terutama bukan hanya berbentuk notebook, tetapi sudah pernah dilakukan juga terhadap komputer desktop. Apple memperkenalkan iMac menggunakan komponen notebook, dan beberapa produk lain juga melakukan hal yang sama memanfaatkan komponen notebook sebagai komputer desktop.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggunaan komponen komputer notebook untuk menghasilkan komputer desktop memang memiliki beberapa keuntungan, seperti penggunaan daya listrik yang rendah, faktor bentuk yang lebih kecil, menghemat tempat penggunaan, serta penggunaan dan pemasangan yang lebih bersahabat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan, yang tidak kalah menarik dari penggunaan komponen notebook untuk membuat komputer desktop adalah skala ekonomisnya yang lebih rendah sehingga menjadi produk yang lebih terjangkau bagi konsumen pada umumnya. Dari sisi kinerja dan kualitas sebenarnya tidak banyak perbedaan antara komputer jenis ini dan komputer desktop pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kembaran ”notebook”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Asustek Computer Inc, semua persoalan ini diejawantahkan secara cepat bak angin topan untuk menghadirkan produk-produk yang andal, ringkas, mudah digunakan, serta terjangkau bagi kebanyakan konsumen dunia. Ketika pertama kali memperkenalkan komputer seri Eee PC, komputer notebook yang ringkas dan terjangkau, konstelasi produk komputer pun berubah drastis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak produk komputer notebook kemudian meniru keberhasilan Eee PC. Berbagai kreasi notebook diproduksi, memadu ketersediaan teknologi canggih menyaingi keberhasilan notebook Eee PC yang dicari banyak orang di seluruh dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Buat Asus, produsen motherboard terbesar di dunia, keberhasilan Eee PC dikemas lebih jauh dengan menghadirkan Eee Box, komputer desktop yang komponennya kembaran dengan notebook Eee PC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produk terbaru Asus ini menggunakan prosesor N270 Atom buatan Intel Corp dengan kecepatan 1,6 GHz, memori 1 GB RAM, serta kapasitas penyimpanan sebesar 80 GB hard disk SATA-150. Seperti pada umumnya komputer notebook, Eee Box mengintegrasik cip pemrosesan grafik Intel GMA 950 dengan teknologi shared video memory.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Walaupun tidak memiliki komponen optik berupa CD- ROM, yang membedakan Eee Box dengan komputer desktop lain adalah pilihan penggunaan sistem operasi di luar Windows XP Home Edition yang pre-installed di dalam hard disk. Produk terbaru Asus ini memiliki sistem operasi kedua yang ditanamkan dalam motherboard disebut Express Gate, teknologi yang sekarang mulai ditanamkan di beberapa motherboard Asus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Express Gate yang berbasis Splashtop adalah sistem operasi instant-on berbasis Linux, menghidupkan Eee Box di bawah lima detik, memungkinkan penggunanya mengakses situs web, menggunakan aplikasi Skype teleponi internet, melihat dan menata foto digital, atau menghidupkan sistem operasi Windows.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hemat energi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produk Eee Box ini juga dilengkapi dengan monitor 16 inci (diagonal 40,64 cm), memungkinkan Eee Box dipasang di belakang monitor menjadikannya sebuah sistem komputer pribadi yang lebih ringkas. Kehadiran Eee Box setidaknya memang akan mengubah arah perkembangan teknologi komputer, mulai menghadirkan komputer yang tidak hanya hemat energi (menggunakan sekitar 25 watt listrik) serta terintegrasi ke dalam sistem jejaring internet yang semakin efisien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka yang mulai mengasosiasikan diri dengan kehadiran teknologi definisi tinggi, Eee Box memang bukan menjadi pilihan sentra multimedia karena kemampuannya yang terbatas untuk mengalirkan tayangan tajam format 1080p atau 720p.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi mereka yang ingin memiliki komputer yang kedua atau ketiga di rumah, Eee Box adalah pilihan ideal karena hemat energi dan faktor bentuk yang ringkas, tetapi juga harganya yang terjangkau. Memiliki pilihan warna hitam, putih, hijau, dan merah muda, Eee Box terasa serasi menghias interior dapur atau ruang kerja. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8411001565916778562?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8411001565916778562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8411001565916778562' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8411001565916778562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8411001565916778562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/10/menghemat-energi-menjangkau-daya-beli.html' title='Menghemat Energi Menjangkau Daya Beli'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-5289214969812353814</id><published>2008-10-27T14:22:00.000+07:00</published><updated>2008-10-27T14:23:27.808+07:00</updated><title type='text'>Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;div style="font-weight: bold;" class="subjudulidxcetak"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="font-weight: bold;" id="judulartikelcetak"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Inovatif!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="300" height="200"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/10/27/3052146p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" width="300" height="223" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    &lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;KOMPAS/RENE L PATTIRADJAWANE / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;           &lt;/span&gt;        &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left; font-style: italic;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-style: italic;"&gt;          &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="tglct"&gt;Senin, 27 Oktober 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p align="center"&gt;Oleh &lt;strong&gt;René L Pattiradjawane&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghadirkan telepon seluler yang semakin cerdas tanpa mengubah faktor bentuk menjadi impian penting produsen ponsel dunia. Dan persaingan untuk secara konstan menghadirkan produk yang semakin cerdas telah memacu industri menghadirkan produk yang lebih canggih, inovatif, cerdas, terjangkau, dan futuristik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak ada yang menyangkal bahwa iPhone buatan Apple Inc telah mengubah jalannya kehadiran ponsel cerdas merek lain dengan mulai memperkenalkan berbagai fitur canggih yang intuitif. Fenomena iPhone memang memacu industri teknologi komunikasi informasi untuk mampu menghadirkan ponsel cerdas, secerdas komputer yang digunakan sehari-hari di kantor maupun rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konsumen dunia ternyata membutuhkan gadget canggih yang memiliki fitur mobilitas sebagai pengisi aktivitas digital dalam perjalanan mereka, baik menuju ke kantor maupun ke tempat tujuan tertentu. Kehadiran jenis perangkat ini sekarang menjadi bagian penting, apakah hanya sekadar untuk mengakses informasi di jejaring internet, membaca atau membalas e-mail, mendengarkan musik, atau meneruskan sambungan film serial yang sedang disaksikan di televisi semalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi sekarang memberikan peluang dan terbentang sangat luas untuk terus-menerus mengisi jalannya kehidupan digital para konsumen, memanfaatkan akses internet yang semakin terjangkau karena kecepatan tinggi, nuansa digital sosial yang berkembang pesat, serta informasi yang semakin luas dan mendalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di pasaran sekarang tersedia beragam pilihan ponsel cerdas yang mampu mengubah jalannya industri teknologi komunikasi informasi, serta menyediakan berbagai alternatif menarik bagi konsumen untuk menelusuri aktivitas digital mereka. Pilihan tak hanya pada faktor bentuk, tetapi juga sistem operasi yang beragam, seperti Mac OS untuk iPhone, Symbian pada produk Nokia, dan Windows Mobile pada berbagai ponsel kategori personal digital assistant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dipatahkan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara awam, kita pun menyaksikan perkembangan berbagai ponsel cerdas yang dibuat Nokia, Samsung, Sony Ericsson, dan berbagai manufaktur dunia lainnya adalah menyaingi kehadiran iPhone buatan Apple Inc dan menjadi fenomena penting untuk menghadirkan berbagai kecerdasan dalam bentuk perangkat keras, perangkat lunak, maupun rancang desain dalam faktor bentuk yang futuristik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama ini Nokia asal Finlandia, yang menguasai pangsa pasar terbesar ponsel cerdas dunia, berhasil mengejawantahkan produk inovatifnya dalam beberapa seri penting, seperti E90 yang sangat sukses di Indonesia dan E71 yang sangat powerful di kalangan bisnis. Dominasi Nokia ini secara perlahan mulai dipatahkan dengan kehadiran produk iPhone 3G yang sangat intuitif dan futuristik, mudah digunakan, dan dijajakan terjangkau untuk konsumen yang memiliki kontrak dengan operator.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran iPhone pada umumnya tidak hanya mengubah lanskap ponsel cerdas, tetapi juga pola bisnis baru tersinkronisasinya gadget futuristik dengan jejaring internet memberikan kemudahan mengakses. Kombinasi iPhone dan iTunes yang memungkinkan untuk mengunduh musik dan video digital maupun berbagai aplikasi memberikan pandangan baru tentang peluang bisnis yang bisa dikembangkan untuk melakukan konvergensi digital secara luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fenomena ini pun akhirnya ditangkap Sony Ericsson, produsen ponsel gabungan yang termasuk dalam lima besar dunia, memperkenalkan seri terbaru ponsel cerdas yang tidak kalah inovatif dengan rancang desain futuristik. Produk yang diberi seri XPERIA X1 ini adalah ponsel cerdas pertama Sony Ericsson yang menggunakan sistem operasi Windows Mobile 6.1 Professional buatan Microsoft.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perubahan sistem operasi ini sendiri memang selama ini ditutup rapat oleh Sony Ericsson sehingga menjadi pertanyaan sejumlah pengamat ponsel cerdas tentang pergeseran dari sistem operasi ponsel UIQ (user interface quartz) berbasis Symbian. Selama bertahun-tahun Sony Ericsson menggunakan UIQ untuk berbagai ponsel cerdasnya, seperti P800 yang gagal sampai seri P910 yang termasuk berhasil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kombinasi kecerdasan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perpindahan penggunaan Windows Mobile oleh Sony Ericsson kemungkinan merupakan strategi antisipasi menghadapi Research in Motion asal Kanada yang menghadirkan keberhasilan push e-mail. Kita sudah mendengar Nokia melakukan kerja sama dengan Microsoft untuk mengintegrasikan push e-mail ke berbagai produknya, dan Sony Ericsson sendiri tidak mau mengambil risiko ”ketinggalan kereta” dan mengadaptasi langsung Windows Mobile yang lebih mudah terintegrasi dengan Microsoft Exchange, aplikasi e-mail yang populer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai ponsel cerdas, XPERIA X1 termasuk produk terobosan menghadirkan kombinasi kecerdasan dalam mengakses dan menjalankan berbagai aplikasi digital maupun menggabungkannya dengan teknologi layar sentuh menggunakan stylus. Rancang desain dengan menggunakan bahan metal pada bagian papan ketik QWERTY menjadikan produk ini menyenangkan digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harus diakui, produk Sony Ericsson ini adalah ponsel cerdas paling berhasil yang pernah dihasilkan gabungan perusahaan teknologi elektronik asal Swedia, LM Ercisson, dan Sony Corporation asal Jepang. Kecerdasan XPERIA X1 ini antara lain tecemin dalam penggunaan prosesor MSM7200A buatan Qualcomm yang mampu mengintegrasikan teknologi seluler (HSDPA maupun HSUPA) dan GPS-A sebagai kesatuan dengan kecepatan 528 MHz.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kecerdasan lain ponsel dengan kamera digital 3,2 megapiksel ini adalah tata letak papan ketik QWERTY yang memasang 12 tombol paling atas tidak terlalu dekat layar monitor dan disembunyikan di balik layar monitor 3 inci (diagonal 7,62 cm) dengan resolusi 800 x 480 piksel. Setelah mencoba menggunakan XPERIA X1 ini, terasa bahwa para insinyur Sony Ericsson mempersiapkan produk ini secara matang dengan produk akhir yang sangat inovatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menggunakan panel sentuh pada posisi vertikal, akses XPERIA X1 menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Tampilan layar yang tajam, serta aplikasi yang responsif, produk ini sangat impresif dan menjadi ponsel cerdas yang memadai untuk digunakan di tengah maraknya jejaring sosial internet.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-5289214969812353814?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/5289214969812353814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=5289214969812353814' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5289214969812353814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5289214969812353814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/10/teknologi-informasi.html' title='Teknologi Informasi'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-677173853203062393</id><published>2008-10-09T17:21:00.001+07:00</published><updated>2008-10-09T17:21:45.232+07:00</updated><title type='text'>Raja Cokelat 2</title><content type='html'>&lt;span class="texttitle03"&gt;Raja yang Pemalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="tanggalupload01"&gt;Kamis, 09 Oktober 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="copy03"&gt;Oleh : Harmanto Edy Djatmiko&lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;span class="copy02"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;span class="copy02"&gt;&lt;br /&gt;Sejenak, mari kita bernalar. Low profile dan tertutup – dua hal ini jelas beda sekali maknanya. Low profile lebih menunjukkan sikap hidup yang rendah hati, tak mau menyombongkan diri. Sementara tertutup lebih menunjukkan sikap hidup yang cenderung menyendiri dan enggan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, entah mengapa, kedua istilah tersebut – low profile dan tertutup – sering dianggap sama oleh banyak pengusaha Indonesia. Sehingga, banyak pengusaha kita, dengan alasan ingin low profile, memilih bersikap tertutup. Sikap seperti itu pula, tampaknya, yang dipilih keluarga Chuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai cara telah ditempuh SWA agar bisa mewawancarai keluarga ini, tapi gagal. Suatu ketika, mereka pernah menyatakan bersedia diwawancara. Namun, sehari sebelum waktu pertemuan yang telah kami sepakati bersama, tiba-tiba mereka membatalkan. Padahal, tujuan kami hanya ingin menggali nilai-nilai dan budaya kerja yang menopang sukses mereka. Tak lebih, tak kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagi ilmu adalah sikap hidup sekaligus pekerjaan mulia. Belum pernah kita dengar dalam sejarah, orang menjadi miskin karena membagikan ilmunya. Justru sebaliknya, orang menjadi semakin kaya setelah ia membagikan ilmunya. Kalau Ceres tidak mau terbuka karena takut dicuri rahasia bisnisnya, ini sungguh alasan kuno dan mengada-ada. Semudah itukah mencuri rahasia sukses sebuah perusahaan? Sukses adalah ramuan rumit dari berbagai unsur. Bukan sekadar kerja keras, gigih dan pantang menyerah – petani kita juga banyak yang begitu, tapi nasibnya tetap saja mengenaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sukses, biasanya terkandung unsur lain yang lebih mendalam dan mengakar seperti fisolofi, budaya, nilai-nilai, dan kearifan hidup. Unsur-unsur inilah yang seharusnya disebarluaskan agar semakin banyak orang terserang virus entrepreneurship mereka. Alangkah luar biasanya jika semakin banyak perusahan keluarga di negeri ini yang mampu bermetamorfosis seperti Grup Ceres. Tanpa fasilitas pemerintah, kelompok usaha ini telah membuktikan diri mampu bertarung dan menjadi raja di tingkat global. Bagaimanapun, Indonesia masih membutuhkan banyak sekali makhluk yang disebut wirausaha untuk membangun struktur perekonomian yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap terbuka dan kesediaan untuk saling berbagi, yang menjadi kunci utama untuk mewujudkan semua itu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-677173853203062393?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/677173853203062393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=677173853203062393' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/677173853203062393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/677173853203062393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/10/raja-cokelat-2.html' title='Raja Cokelat 2'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-4127720794216335585</id><published>2008-10-09T17:19:00.000+07:00</published><updated>2008-10-09T17:20:28.824+07:00</updated><title type='text'>Raja Cokelat</title><content type='html'>&lt;span class="texttitle03"&gt;Raja yang Pemalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="tanggalupload01"&gt;Kamis, 09 Oktober 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="copy03"&gt;Oleh : Harmanto Edy Djatmiko&lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;span class="copy02"&gt;&lt;i&gt;Selain menguasai bisnis cokelat dalam negeri, Grup Ceres juga pemain yang sangat disegani di kancah global. Sayang, meskipun sudah go public di Singapura, pemiliknya – keluarga Chuang – sangat tertutup...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;span class="copy02"&gt;Tak perlu analisis canggih untuk menyimpulkan kehebatan Grup Ceres. Kunjungi saja para peritel. Dari yang kelas raksasa macam Carrefour atau Giant, hingga kelas Indomaret dan Alfamart, kios-kios di stasiun bus atau kereta, warung-warung di kompleks perumahan, bahkan kedai-kedai rokok. Di semua tempat itu, dengan gampang akan Anda temui beragam produk keluaran kelompok bisnis ini seperti cokelat merek Silver Queen, Ritz, Delfi, Chunky, wafer Briko, Top, atau biskuit Selamat. Total, ada 27 merek terkenal keluaran Ceres yang menggerojoki pasar makanan berbahan baku cokelat. Sedemikian perkasanya merek-merek tersebut, para pemain cokelat top dunia sekelas Cadbury, Arnotts dan M&amp;amp;M pun dibuatnya keok bertarung di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru yang kasat mata. Selain menguasai makanan cokelat untuk konsumen individu seperti disebutkan di atas, Ceres juga rajanya cokelat ingridient yang dipasok ke industri. Enam pabriknya tersebar di Malaysia, Thailand, Filipina, Brasil, Meksiko, dan (tentu saja) Indonesia. Dari pabrik-pabrik inilah Grup Ceres mengekspor produk cokelat ingridient-nya ke 30 negara. Untuk urusan ini, kantor pusatnya yang tadinya bermarkas di Bandung, belum lama ini dipindahkan ke Singapura, bernaung di bawah holding company Petra Foods Pte. Ltd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Petra Foods adalah perusahaan publik yang telah mencatatkan sahamnya di Singapore Stock Exchange. Namun, mayoritas saham (60%) masih digenggam keluarga Chuang, sedangkan 40% sisanya di tangan publik dan sebuah bank di Prancis. Tahun lalu, omset Petra Foods senilai US$ 836,61 juta dengan laba bersih US$ 24,70 juta. Dengan posisi keuangan sehebat ini, Grup Ceres kini dinobatkan sebagai Raja Cokelat No. 3 Dunia. Kehebatannya hanya bisa ditandingi oleh raksasa Mars Group (M&amp;amp;M) dan Hershey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cikal bakal PT Ceres sebetulnya perusahaan tua yang didirikan di Bandung, Jawa Barat, oleh orang Belanda, dengan nama NV Ceres. Ketika Jepang menduduki Indonesia, pemilik Ceres pulang ke Belanda dan menjualnya kepada orang Indonesia dan berganti nama menjadi PT Ceres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, siapa keluarga Chuang? Masih serba sedikit, memang, informasi tentang keluarga ini. Yang jelas, keluarga Chuang, yang asli Garut, Jawa Barat, bukanlah keturunan Cina seperti disangka banyak orang, melainkan dari Birma. Keluarga ini terdiri dari lima bersaudara. Dua wanita tercatat sebagai komisaris perusahaan dan tiga lelaki sebagai pengendali perusahaan. Lelaki tertua, John Chuang, bertindak sebagai CEO yang mengendalikan perusahaan dari kantor pusat di Singapura. Ia lebih banyak mengontrol keuangan. Selanjutnya, Joseph Chuang lebih banyak berkomunikasi dengan peritel. Yang terakhir, William Chuang, lebih banyak mengurusi food service dan urusan pabrik. Ketiga kakak-adik ini terkenal sebagai jagonya tester cokelat yang tak ada tandingannya di Indonesia sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski perusahaan ini telah go public di Singapura, keluarga Chuang terkenal sangat tertutup. Beberapa sumber SWA mengatakan, keluarga Chuang sebetulnya low profile dan sangat tidak suka publikasi. Sehari-hari, mereka adalah pekerja keras yang gigih dan tak kenal menyerah. Tentu saja, tak ada hal baru – apalagi istimewa – dari penyataan sumber SWA itu. Di mana-mana, pengusaha ya begitu itu. Kalau pengusaha tidak mau bekerja keras, loyo dan mudah menyerah, ya sudah dilibas pesaing sedari dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-4127720794216335585?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/4127720794216335585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=4127720794216335585' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4127720794216335585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4127720794216335585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/10/raja-cokelat.html' title='Raja Cokelat'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-523120711597206519</id><published>2008-09-08T07:38:00.001+07:00</published><updated>2008-09-08T07:38:52.644+07:00</updated><title type='text'>Ponsel China Terjangkau Memiliki Kamera Resolusi 8 Megapiksel</title><content type='html'>KOMPAS/RENE L PATTIRADJAWANE / Kompas Images &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 8 September 2008 | 03:00 WIB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi tidak bisa disangkal sangat terkait dengan kemajuan yang dicapai oleh RRC, negara berpenduduk 1,4 miliar orang. Daratan China menjadi basis manufaktur dan pasar konsumen ponsel terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jumlah penggunaan, China adalah pengguna ponsel terbesar di dunia dengan beberapa juta orang di antaranya memiliki beberapa buah ponsel untuk keperluan pribadi dan bisnis. Pada awal tahun ini, pengguna ponsel yang tercatat pada operator lokal mencapai 592 juta pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan China, dalam membuat ponsel dan jumlah penggunanya, mampu membangun dan sekaligus menjatuhkan merek apa pun yang dijual di daratan China. Operator ponsel dengan skala seperti China Mobile, misalnya, dengan lebih dari 400 juta pelanggan dengan mudah akan mendikte merek ponsel yang ingin dipasarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, China pun mampu memberikan dampak serius terhadap portfolio investasi teknologi komunikasi, seperti teknologi 3G. Dengan mudah, China menolak penggelaran teknologi 3G dan memaksa investor dan pengembang teknologi ini mengikuti standar yang diinginkan China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak kalah menarik, selain sebagai pasaran konsumen ponsel, China juga memproduksi ponsel secara masif menghadirkan berbagai merek lokal yang mulai digemari konsumen lokal maupun luar negeri, termasuk Indonesia. Di daratan China ada merek-merek yang sama sekali baru, seperti K-touch, Gionee, Huawei, ZTE, Spansion, Qimonda, Amoy, Elitek, dan puluhan lainnya, menyaingi merek-merek ternama seperti Nokia, Motorola, atau Sony Ericsson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri rumahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri, ada lebih dari 60 merek ponsel buatan China yang dipesan secara OEM (original equipment manufacturer), menyerbu pasaran Indonesia dengan harga yang terjangkau dengan beragam fitur yang tidak dimiliki oleh ponsel multinasional. Bulan Juni tahun ini saja ada merek-merek yang mulai dipasarkan yang tidak dikenal sebelumnya, seperti Gstar, D-one, My-G, Nexian, Swahoo, dan Titan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, ponsel- ponsel buatan China ini mulai dijajakan dengan harga yang sangat murah, mulai dari sekitar Rp 200.000, memungkinkan penggunanya langsung melakukan percakapan teleponi. Dan, dampak yang diakibatkan oleh kehadiran ponsel buatan China ini mulai dirasakan oleh operator yang dengan gencar bersaing menurunkan harga, menawarkan berbagai macam promosi ”gratis,” dan lainnya untuk menarik konsumen sebanyak-banyak dengan layanan yang seringkali tidak masuk akal, seperti menelepon gratis pukul 02.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama satu bulan, berdasarkan data yang dimiliki Kompas, ponsel merek China yang terjual di pasaran tercatat sekitar 75.000 unit. Dan unit yang paling laku di pasaran adalah merek ZTE yang terjual lebih dari 26.000 unit, lalu Huawei sekitar 22.000 unit. Merek-merek lain di jual di bawah 10 unit, dan bahkan beberapa merek hanya mampu dijual sekitar ratusan unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya, seringkali pada distributor maupun konsumen menghadapi persoalan dengan ponsel buatan China ini. Mulai dari spesifikasi maupun fitur yang tidak sesuai dengan pesanan, seperti memori disebut 64 KB ternyata hanya 32 KB, atau keluhan konsumen yang tidak mendapat layanan purna jual yang baik, fitur yang tidak berfungsi, panas, dan cepat rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya, ponsel buatan China ini, selain dibuat oleh perusahaan-perusahaan besar di kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou, juga dibuat oleh perusahaan skala kecil dan menengah sebagai industri rumahan yang meladeni pembeli distributor dalam kuantitas minimum tidak sampai 500 unit, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, pengawasan kualitas produk ponsel jenis yang dibuat industri rumahan ini tidak terjaga sama sekali dan ketika dipasarkan di Indonesia memiliki persoalan dengan konsumen yang ingin memiliki ponsel. Namun, seringkali juga ponsel OEM buatan industri besar seperti Huawei dan ZTE memiliki persoalan karena jumlah ponsel yang diproduksi sangat masif, untuk bisa mencapai skala ekonomi agar bisa dijual dengan harga yang sangat murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gradasi warna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di sisi lain, ada juga ponsel-ponsel buatan China yang memiliki kualitas tidak kalah menarik dibanding merek multinasional dengan fitur yang seringkali tidak dimiliki oleh Nokia, Sony Ericsson, atau sejenisnya. Salah satu ponsel China yang dicoba Kompas adalah K-touch C800 buatan Beijing Tianyu Communication Equipment Co Ltd yang didirikan pada tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di China, ponsel K-touch menjadi ponsel populer dengan merek dua aksara kanji disebut Tian Yu atau secara harfiah diterjemahkan sebagai bahasa langit atau bahasa dewa, sebuah transformasi legenda yang dipercaya ratusan juta orang China. Mungkin, ponsel ini memang dimaksudkan untuk melakukan percakapan teleponi dengan para dewa dengan berbagai fitur yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K-touch ”Bahasa Dewa” memiliki perspektif berbeda untuk menghadirkan kecanggihan ponsel buatan China, sekaligus ”pamer teknologi” yang mampu dilakukan oleh K-touch yang selama ini memiliki puluhan model ponsel yang terbagi dalam tujuh kategori mulai dari yang disebut lishi jixing (model kuno) sampai kuxuan xuanping xilie (seri layar putar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan ponsel lain di pasaran, K-touch C800 menghadirkan ponsel dari perspektif lain dengan memberikan penekanan pada kamera ponsel yang mencoba mempertegas konvergensi teknologi ponsel berkamera dengan resolusi 8 megapiksel, atau mungkin juga kamera berponsel. Gagasannya memang bukan murni K-touch, karena Samsung asal Korea Selatan juga sebelumnya memproduksi ponsel kamera pertama dengan kemampuan 5 megapiksel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponsel ”Bahasa Dewa” ini menggunakan CCD (charge-coupled device) untuk menopang kemampuan kamera 8 megapiksel, dan tidak menggunakan interpolasi untuk memanipulasi resolusi yang mampu dihasilkan oleh C800 ini. Selain itu, ponsel ini juga menggunakan pembesaran optik sampai tiga kali (3 x), serta sensitivitas cahaya sampai ISO 1600.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan lampu pijar Xenon flash, fitur lain yang menarik dari K-touch C800 ini adalah layar monitor 2,8 inci (diagonal 7,11 cm) disentuh dengan jari atau menggunakan stylus. Ukurannya memang besar, 123 x 56 x 21 mm, dan ketika lensa optik keluar di bagian belakang, nyaris kita tidak bisa membedakan apakah C800 ini sebuah ponsel atau kamera digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas yang dihasilkan pun mengagumkan, sama dengan foto digital berbagai merek ternama yang ada di pasaran. Warna foto digital yang mampu dihasilkan C800 sangat terang dan condong vivid, tetapi mampu menangkap gradasi perbedaan warna memuaskan cocok untuk keperluan pribadi penggunanya atau sebagai alat bantu bisnis, misalnya agen rumah, arsitek, dan sebagainya yang memerlukan satu perangkat all-in-one ponsel dan kamera digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K-touch C800 adalah sebuah kemajuan teknologi yang mampu melakukan konvergensi utuh menghadirkan teknologi mutakhir dalam satu kemasan produk yang terjangkau. Satu saja persoalannya, berbagai ponsel buatan China ini belum memiliki teknologi 3G sehingga mengirim foto menggunakan C800 membutuhkan waktu sendiri yang bisa membosankan penggunanya yang menunggu terkirimnya foto resolusi tinggi. (rlp)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponsel China yang dijajakan di pasaran dengan harga yang sangat murah, sekitar Rp 200.000, ternyata mampu juga untuk menghasilkan kovergensi teknologi dengan menggabungkan berbagai fitur ponsel dan menghadirkan kamera digital resolusi tinggi. K-touch C800 memang termasuk besar ukurannya untuk ukuran ponsel yang digemari konsumen, tetapi ponsel yang laris di daratan China ini memiliki kamera resolusi 8 megapiksel serta layar sentuh yang futuristik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-523120711597206519?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/523120711597206519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=523120711597206519' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/523120711597206519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/523120711597206519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/09/ponsel-china-terjangkau-memiliki-kamera.html' title='Ponsel China Terjangkau Memiliki Kamera Resolusi 8 Megapiksel'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7611264618419944922</id><published>2008-08-29T19:42:00.000+07:00</published><updated>2008-08-29T19:44:18.476+07:00</updated><title type='text'>Menyongsong Blog Seleb Indonesia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Oleh PEPIH NUGRAHA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan berjudul ”Geliat Portal Berita dan Senjakala Blog” di rubrik ini, 14 Agustus 2008, cukup mengejutkan para blogger, baik para blogger lawas maupun para debutan yang baru mencoba melangkah ke dunia blog. Pasalnya, blog dianggap sudah di ambang batas senja dan segera masuk ke dunia kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tulisan itu ternyata menekankan bahwa yang berubah cuma perwajahan, jubah, atau baju sebuah situs pribadi. Blog dianggap terlalu sederhana jika dibanding portal yang bisa mewujud seperti wajah situs berita. Padahal jika sekadar perwajahan, Wordpress pun sesungguhnya memiliki blog gratisan berformat berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Portal maupun blog hanyalah pilihan, toh kedua-duanya bisa didapat secara gratis. Lebih dari sekadar itu, para blogger yang mengisi kontennya di blog atau portal mereka tidak akan pernah mati. Jumlah mereka diperkirakan malah bertambah. Selain membuat blog sendiri dari situs penyedia blog gratisan seperti Blogger dan Wordpress, mereka juga mewujud dalam situs jaringan sosial seperti Facebook, Multiply, Friendster, dan Myspace yang juga menyediakan lahan gratis untuk blogging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, jagat maya blog bakal semakin disesaki para pendatang baru, yakni para selebritis papan atas Indonesia, mulai penyanyi sampai artis sinetron yang berhasrat ngeblog. Karena yang membuat dan mengisi blog orang- orang ternama di dunia selebritis, nama khusus untuk mereka pun menjadi celeb blog atau blog seleb dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal kelahirannya, kehadiran blog dilecehkan sebagai media orang-orang narsis, orang- orang yang kelebihan hasrat menonjolkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, jumlah blogger bukan malah menyusut, tetapi terus membengkak. Sebuah situs penyurvei blog menyebutkan, saat ini sudah ada lebih dari 100 juta blogger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyedia blog gratisan seperti Wordpress, saat tulisan ini diturunkan, sudah mencatat 4 juta pengguna blog. Dari jumlah itu, lebih dari 141.000 posting atau konten yang diunggah (upload) setiap harinya dengan jumlah lebih dari 46 juta kata tercipta sehari itu. Padahal, selain Wordpress, ada puluhan situs penyedia web gratisan, semisal Blogspot, Blogsome, Blogdrive, Movable Type, LiveJournal, dan Dagdigdug. Situs yang terakhir disebutkan adalah penyedia blog milik orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula dari Sandra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana media massa online menyikapi kehadiran blogger yang terus bertambah dari hari ke hari yang di Indonesia diperkirakan lebih dari 300.000-an blogger? Apakah cap narsis yang masih melekat pada para blogger harus dijauhi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar, jangan anggap narsis barang kotor. Katakanlah itu barang kotor, jika dipoles pastilah ia bermanfaat, setidak-tidaknya bisa menciptakan peluang bisnis. Jangan sepelekan narsis. Dalam dunia maya, narsis juga berarti peluang bisnis. Tidak percaya? Mari kita cermati kiprah Kompas.com lewat kanal khusus selebritis, Seleb.tv, dalam mengelola narsis ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesinetron Sandra Dewi merupakan celeb blog pertama yang digarap Kompas.com, setidak-tidaknya sebuah blog yang diasuh secara profesional dan sudah menggaet iklan. Kini Seleb.tv kembali memfasilitasi hadirnya artis papan atas yang ingin ngeblog. Tidak tanggung-tanggung, belasan selebritis siap menyandang predikat blogger seleb dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Namun, yang benar-benar siap diluncurkan baru enam selebritis,” kata General Bisnis Kompas.com Edi Taslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam selebritis yang siap ngeblog itu, antara lain, Cinta Laura, Titi Kamal, Christian Sugiono, Donna Agnesia, dan Darius. Jajaran artis lainnya yang sudah digarap Seleb.tv untuk jadi blogger seleb adalah Nadia Vega, Ahmad Dhani, Afgan, Mulan Jameela, Aura Kasih, Bunga Citra Lestari, Dewi Persik, Ari Lasso, Once, Julia Perez, Asmirandah, Catherine Wilson, dan Carissa Putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga presenter Ivan Gunawan dan Indra Bekti, pesulap Deddy Corbuzier dan Demian Aditya, novelis Zara Zettira ZR, psikolog Sonia Wibisono, Keluarga Chandrawinata, DJ Anton Wirjono, Bondan Winarno, kelompok musik The Cangcuters, Agriculture Band, Andra &amp;amp; The Backbone, dan Dewi Dewi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jajaran artis inilah yang bakal melengkapi blog seleb di Indonesia dengan pintu masuk utama melalui http://www.seleb.tv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Sandra yang lebih memublikasikan kegiatannya sehari-hari sehingga membiarkan dirinya ”termonitor” oleh para anggotanya yang mencapai 10.000 itu, sedangkan Christian menunjukkan kegemarannya dalam fotografi dan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rubrik ”100% Original Indonesia”, berisi hal-hal unik yang hanya ada dan terjadi di Indonesia. Contoh postingan foto sebuah bajaj yang sarat muatan kardus dari atas sampai bagian belakang, yang ia beri judul ”Bajaj Full!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya ke mana-mana bawa kamera, itu semua hasil jepretan saya,” kata Christian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu contoh lagi blog Cinta Laura. Melihat baju blog seleb yang didominasi warna coklat tua dan gelap, blog ini berselera anak baru gede. Biodata pemilik nama lengkap Cinta Laura Kiehl ini ia ambil dari Majalah Kartini, sedangkan isinya didominasi foto, chat, dan video dirinya. Apakah blog seleb itu hanya sekadar blog dan tidak bisa di-monetize sehingga menghasilkan uang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model bisnis baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika blog Sandra yang sudah lebih awal diluncurkan sudah menggaet sebuah produsen ponsel untuk beriklan, ini berarti sebuah ladang bisnis baru. Bukankah tinggal disepakati saja share antara pemilik blog dengan si desainer blog? Bukankah artis beken akan dikeremuni banyak penggemar dan kerumunan yang masif berarti peluang untuk memasang iklan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Christian Sugiono tidak menampik kalau kegiatan ngeblog yang sudah lama dilakukannya sekarang saatnya menghasilkan uang. Ia tidak menampik ketenarannya sebagai selebritis akan mudah menarik pemasang iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah, blog yang pertama kali dilecehkan sebagai perkara narsis, kini sudah berubah menjadi model bisnis baru di dunia online. Web tidak lagi semata-mata mengandalkan perolehan banner iklan, tetapi juga menjadi bisnis web desain, organisator kegiatan, dan bisnis luar ruang yang akan menjadi tren bisnis online kini dan mendatang. Blog seleb merupakan contoh kecil saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7611264618419944922?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7611264618419944922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7611264618419944922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7611264618419944922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7611264618419944922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/08/menyongsong-blog-seleb-indonesia.html' title='Menyongsong Blog Seleb Indonesia'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2195795165742656829</id><published>2008-07-26T08:13:00.000+07:00</published><updated>2008-07-26T08:14:17.928+07:00</updated><title type='text'>Fungsi HT Masih Tak Tergantikan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;KOMPAS/AW SUBARKAH /&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat, 25 Juli 2008 | 03:00 WIB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun sekarang sudah banyak yang meninggalkan handie talkie atau HT, kebutuhan terhadap perangkat itu ternyata masih tetap tinggi. Masih banyak fungsi-fungsi HT yang belum tergantikan, sekalipun seperti perangkat telepon seluler sudah berkembang sangat cepat dan membanjiri pasar dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa fungsi yang tidak tergantikan yang masih melekat pada radio dua arah ini seperti fungsi komunikasi dari satu ke banyak pengguna lain (one to many). Selain itu juga sifat kesegeraannya (instant communication) tetap menjadi andalan, terutama dalam kondisi darurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan saja, dalam kondisi yang rutin dan membutuhkan kecepatan berkomunikasi ke sekelompok pengguna tertentu, masih harus menunggu koneksi, seperti pada telepon, atau bahkan memencet nomor tertentu dahulu yang pasti akan membuang banyak waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon seluler memang juga berupaya memberikan fitur di atas, tetapi aplikasinya masih belum sesederhana pada penggunaan HT. Ada fitur Push-to-Talk yang diberikan pada ponsel tertentu, tetapi ketergantungan pada jaringan berkecepatan tinggi (dan juga harus membayar berdasarkan pulsa pemakaian) membuat fitur ini tidak berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibutuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, perangkat radio komunikasi masih sangat dibutuhkan untuk tugas-tugas yang kritis (critical mission), seperti petugas pemadam kebakaran, militer, ataupun kepolisian. Perangkat seperti ponsel memang lebih fleksibel untuk kebutuhan yang sifatnya pribadi, tetapi belum bisa diandalkan untuk tugas-tugas cepat dan terus-menerus itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Teknologinya boleh dikatakan kuno, tetapi ternyata masih dibutuhkan masyarakat. Dari angka-angka penjualan radio komunikasi ini menunjukkan hal ini karena ternyata memang ada beberapa fungsi yang tidak tergantikan, termasuk oleh ponsel sekalipun,” kata Ronnie Sebastian, Senior Area Manager South Asia Indirect Business Group-Government &amp;amp; Public Safety Motorola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan kualitas komunikasinya, pihak Motorola mulai memperkenalkan sistem komunikasi digital pada perangkat konvensional ini meskipun perangkat seperti HT GP628 yang sudah digital belum dipasarkan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Teknologi digital lebih secure dibandingkan dengan yang analog, bahkan penerima bisa dipilih secara selektif. Sementara pada analog, suara bisa didengarkan melalui radio komunikasi lain,” kata Ronnie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain keuntungan lain, seperti jangkauan lebih jauh, kapasitas dua kali lebih banyak jika menggunakan repeater dan suaranya lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Ronnie itu diungkapkan dalam acara peresmian concept store Motorola Excellence Centre pertama di Glodok, Jakarta, pada Selasa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor yang lebih menyerupai showroom ini terletak di lantai dua Harko Glodok, di lingkungan penjualan berbagai perangkat radio komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peresmian itu hadir Mike De Vente, Wakil Presiden Asia Pasifik Motorola, dan Albert Wong, Direktur Distribusi Radio Dua Arah Asia Selatan. Pada tahun 2007 saja Motorola telah mengirimkan lebih dari 700.000 unit radio dua arah ke kawasan Asia Pasifik melingkupi 25 negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa produk yang ditampilkan di toko Motorola itu seperti GP2000, GP3188, GP328, GP338, GP328 Plus, GP338 Plus, GM3188, GM338 dan berbagai aksesorinya. (AWE)&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;  A A A   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;BERITA TERPOPULER&lt;br /&gt;Kenegarawanan Pemimpin Kita&lt;br /&gt;Histeria dalam Pesawat Qantas&lt;br /&gt;Konsensus Beijing&lt;br /&gt;Darurat Perang Jenderal Sudirman&lt;br /&gt;Wapres Akui Adanya Kebosanan pada Pilkada&lt;br /&gt;Konflik adalah Bagian dari Pendewasaan Internal PKB&lt;br /&gt;Calon Muda Memiliki Energi, Kapasitas, Agenda&lt;br /&gt;Hidup di Jakarta dengan Honor Rp 150.000 Per Bulan&lt;br /&gt;Puluhan Miliar untuk Keperluan Pribadi&lt;br /&gt;Debit Air Bendung di Sumbar Tetap Normal&lt;br /&gt;Selama Enam Bulan Ada 382 Pelanggaran&lt;br /&gt;Kearifan Lokal&lt;br /&gt;Depdiknas Harus Berjiwa Besar Akui Kegagalan&lt;br /&gt;Jangan Manjakan Parpol&lt;br /&gt;Kejagung Mulai Sidik Pengadaan Kompor Gas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rubrik: Nasional Regional Internasional Megapolitan Bisnis &amp;amp; Keuangan Kesehatan Olahraga Perempuan Properti Sains Travel Otomotif  &lt;br /&gt;Situs: KOMPAS.com Bola Entertainment Tekno Otomotif Forum Community&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2195795165742656829?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2195795165742656829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2195795165742656829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2195795165742656829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2195795165742656829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/07/fungsi-ht-masih-tak-tergantikan.html' title='Fungsi HT Masih Tak Tergantikan'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-4204721671082527644</id><published>2008-07-14T17:17:00.000+07:00</published><updated>2008-07-14T17:18:06.764+07:00</updated><title type='text'>Merek Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="subjudulidxcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="font-weight: bold;" id="judulartikelcetak"&gt;Menghadirkan Pilihan Desain&lt;br /&gt;Komputer Berbeda bagi Konsumen Lokal&lt;/div&gt;   &lt;div class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/07/14/2894776p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="224" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="txfotocetak"&gt;    KOMPAS/RENE L PATTIRADJAWANE / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;    &lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;        &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;          &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="tglct"&gt;Senin, 14 Juli 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Bersaing di tengah kemajuan pesat teknologi komputer dan ketatnya pasar dalam berhadapan dengan harga yang semakin terjangkau, desain yang semakin menarik, serta fitur yang semakin lengkap menjadikan komputer sebagai komoditas yang pesat diperdagangkan. Proses perubahan model, fitur, dan teknologi juga menjadi semakin cepat sehingga persaingan pun menjadi semakin ketat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, untuk menjadi merek Indonesia juga merupakan pekerjaan tidak mudah menghadapi merek global perusahaan multinasional dengan modal pemasaran yang besar. Dibutuhkan upaya ekstra untuk menjadikan merek Indonesia diterima oleh konsumennya sendiri, apalagi persaingan sekarang pun condong untuk menghadirkan harga yang sangat terjangkau dengan angka penjualan komputer sekitar Rp 5 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persaingan sekarang ternyata tidak meredupkan niat untuk bisa memperoleh pangsa pasar di kalangan konsumen sendiri, dan terlihat maraknya merek-merek lokal menyediakan alternatif pilihan perangkat komputer dengan fitur yang lengkap, harga bersaing, serta teknologi mutakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghadapi ketatnya persaingan, desain memang menjadi daya tarik sendiri selain harga yang ditawarkan kepada konsumen. Berbagai merek lokal pun berlomba untuk menghadirkan desain menarik, mencari kesempatan untuk dilirik konsumen sebagai pilihan komputer pertama yang ingin dimiliki mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menggabungkan monitor&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya ini dicoba dikembangkan oleh PT Inti Sinar Anugrah, perusahaan manufaktur yang menghasilkan produk monitor dan televisi berpusat Kawasan Industri Candi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Setelah berhasil dengan monitor dan televisi (baca juga Kompas 17/9/2007), perusahaan ini pun mulai peruntungannya untuk menghadirkan produk komputer seperti notebook yang terdiri dari berbagai pilihan sesuai fitur teknologinya, serta produk yang disebut sebagai deskbook.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komputer deskbook dengan merek Advance ini, disebut juga sebagai all-in-one PC, komputer yang merupakan sebuah kesatuan dengan menggabungkan monitor dan perangkat komputer sebagai kesatuan, meniru model iMac buatan Apple sebagai komputer ringkas yang berbeda dengan komputer desktop yang memakan tempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memiliki monitor 17 inci yang besar, prosesor Intel Dual Core T2130 dengan kecepatan 1,86 Ghz, memori 1 GB, serta kapasitas penyimpanan digital harddisk sebesar 120 GB, deskbook Advance memang berbeda dengan komputer lain yang ditawarkan di pasaran. Perbedaan dengan iMac buatan Apple, komputer Advance ini tidak memiliki kamera digital webcam yang menjadi daya tarik konsumen untuk membeli komputer yang lengkap tanpa perlu menambah peralatan lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Deskbook merek Advance juga memiliki pilihan warna putih, yang semuanya dilengkapi dengan perangkat cakram optik yang terletak di belakang monitor untuk memudahkan penggunanya melakukan instalasi aplikasi, atau menyimpan berbagai data di CD atau DVD-ROM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bisa dilipat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbeda dengan iMac, deskbook Advance memungkinkan untuk dijinjing pindah tempat seperti halnya sebuah notebook. Karena itu tidak mengherankan, penamaan seri produk deskbook ini merupakan gabungan dari komputer kategori desktop dan notebook karena kaki penyangga monitor ini bisa dilipat dan mudah untuk membawa monitor 17 inci dengan berat keseluruhan sekitar 6 kilogram.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kinerja keseluruhan deskbook Advance ini tidak berbeda dengan komputer lain, yaitu menggunakan komponen standar yang lazim digunakan oleh berbagai merek komputer. Mereka yang baru pertama kali memiliki komputer tidak akan kecewa menggunakan deskbook Advance ini karena memiliki kinerja yang bisa diandalkan dengan prosesor dua inti buatan Intel Corp.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harganya yang terjangkau seharusnya menjadikan deskbook ini sebagai pilihan menarik untuk memenuhi kebutuhan komputasi baik keperluan multimedia, bekerja, atau hiburan digital untuk memainkan permainan komputer. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-4204721671082527644?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/4204721671082527644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=4204721671082527644' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4204721671082527644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4204721671082527644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/07/merek-indonesia.html' title='Merek Indonesia'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-4316670559185571107</id><published>2008-07-14T17:14:00.000+07:00</published><updated>2008-07-14T17:15:51.637+07:00</updated><title type='text'>Mengindonesiakan "Notebook" Canggih</title><content type='html'>&lt;div class="txtartikelcetak"&gt;       &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/07/14/2894758p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="224" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="txfotocetak"&gt;    KOMPAS/RENE L PATTIRADJAWANE / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;    &lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;        &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;          &lt;span class="tglct"&gt;Senin, 14 Juli 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;  &lt;div id="article_body"&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Oleh &lt;strong&gt;René L Pattiradjawane&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak bisa disangkal perusahaan komputer lokal dengan merek Zyrex, yang dikembangkan PT Zyrexindo Mandiri Buana, adalah komputer merek lokal yang inovatif dengan pilihan desain komputer dan penamaan seri produknya yang unik khas Indonesia. Salah satu keunggulan merek lokal Zyrex ini adalah kemampuannya untuk mengikuti tren global perkembangan teknologi komputer, bergerak dalam siklus yang tetap menawarkan produk-produk baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam persaingan produk komputer yang menjadi komoditas dan menjadi produk yang ingin dimiliki semua orang di tengah kemajuan teknologi komunikasi informasi, merek, seri produk, dan kiat pemasaran menjadi unggulan yang terus-menerus diperbaiki untuk menghadapi persaingan dalam penjualan komputer dan meraih pangsa pasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah mengeluarkan seri Anoa dan Ubud, dua seri produk komputer Zyrex, belum lama ini diperkenalkan seri Wakatobi 526 sebagai komputer notebook jenis TabletPC yang bisa dilipat monitornya dan menggunakan teknologi layar sentuh. Mereka yang belum memahami lokasi geografis Indonesia akan mengira penamaan Wakatobi, yang terdengar seperti bahasa Jepang ini, merupakan upaya pemasaran yang dilakukan Zyrex untuk mendorong penjualan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kenyataannya, nama Wakatobi sebenarnya adalah nama sebuah tempat di Indonesia yang dikenal sebagai Taman Nasional Laut Wakatobi, di Sulawesi Tenggara, yang memiliki aneka ragam jenis koral laut terkenal di dunia. Nama Wakatobi sendiri sebenarnya merupakan singkatan untuk empat pulau utama kawasan tersebut, yang terdiri atas Wangiwangi, Kalidupa, Tomia, dan Binongko, menjadi gugusan yang disebut sebagai Kepulauan Tukang Besi dan berada di bawah wilayah Pemerintah Kabupaten Buton.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakatobi adalah daerah penyelaman yang terkenal keindahannya dan para penyelam dunia pun merasa belum menyelam ke laut kalau belum mengunjungi daerah Wakatobi ini. Ketika Zyrex menggunakan nama Wakatobi untuk seri produk TabletPC-nya yang terbaru, kita pun menyadari kalau nuansa keindonesiaan produk ini memang kental untuk tidak hanya memperkenalkan wilayah-wilayah indah di Indonesia, tetapi juga memperkenalkan produk andal dengan nama Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Intuitif&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai produk teknologi, Wakatobi 526 adalah komputer notebook TabletPC yang menarik dan intuitif, mampu memproyeksikan kemajuan teknologi komunikasi informasi, dan menyesuaikan diri dengan namanya sebagai tempat tujuan wisata melakukan perjalanan panjang ataupun sebagai pusat riset kelautan kenamaan di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artinya, produk TabletPC buatan Zyrex ini sekaligus mencerminkan kenyamanan untuk bisa menjadi produk yang bisa dibawa ke mana-mana serta andal untuk dijadikan perangkat untuk melakukan penelitian. Dengan berat sekitar 2,1 kg (termasuk baterai dan perangkat cakram optik), Wakatobi 526 cukup nyaman untuk dibawa-bawa ke mana saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menggunakan prosesor Core2Duo T 5550 dengan kecepatan komputasi mencapai 1,83 GHz, memori 2 GB, penyimpanan digital harddisk 120 GB SATA, ataupun perangkat nirkabel untuk koneksi melalui hotspot, Wakatobi 526 mengekspresikan diri sebagai perangkat teknologi yang andal untuk digunakan sebagai sarana penelitian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang menarik, produk ini juga dilengkapi rongga ethernet yang tidak lazim terdapat pada produk notebook, menggunakan Fast Ethernet LAN 1000/100/10, untuk berkomunikasi tukar-menukar data secara cepat dalam jaringan Gigabit. Memiliki Fingerprint ID Reader untuk memindai sidik jari, melindungi data-data di dalamnya, Wakatobi 526 ini juga dilengkapi dengan kamera web dengan resolusi dua megapiksel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Nyaris sempurna&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Desain mengilap piano finish menjadikan Wakatobi 526 ini nyaris sempurna sebagai produk dengan fitur lengkap dan teknologi mutakhir, serta harganya yang terjangkau untuk kategori TabletPC. Daya tahan baterainya pun terbilang memuaskan sampai dengan tiga jam, tergantung dari penggunaan serta aplikasi yang digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tampil secara elegan, Wakatobi 526 menjadi perangkat menarik untuk menemani siapa saja di lapangan ketika sedang melakukan penelitian atau menjadi produk notebook andalan untuk digunakan sebagai sarana untuk menampilkan gagasan kepada para klien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harus diakui, produk terakhir Zyrex ini memiliki kekuatan yang mengesankan untuk bisa menjadi merek Indonesia yang diakui oleh konsumen pengguna teknologi komunikasi informasi. Di tengah persaingan harga jual yang ketat, Wakatobi 526 memiliki peluang untuk dimiliki oleh konsumen Indonesia sebagai komputer yang bisa diandalkan untuk berbagai keperluan dalam ataupun luar ruang.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-4316670559185571107?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/4316670559185571107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=4316670559185571107' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4316670559185571107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4316670559185571107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/07/mengindonesiakan-notebook-canggih.html' title='Mengindonesiakan &quot;Notebook&quot; Canggih'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8873679896681941902</id><published>2008-06-06T19:13:00.001+07:00</published><updated>2008-06-06T19:13:56.204+07:00</updated><title type='text'>Tombol Sentuh Makin Berperasaan</title><content type='html'>&lt;div style="font-weight: bold;" class="subjudulidxcetak"&gt;KF510&lt;/div&gt; &lt;div id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;          &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;            &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/06/06/2826703p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="222" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;          &lt;div align="right"&gt;&lt;span class="txfotocetak"&gt;    KOMPAS/AW SUBARKAH / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;    &lt;br /&gt;   Ponsel antigores LG KF510 ketika mengakses internet.   &lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;          &lt;span class="tglct"&gt;Jumat, 6 Juni 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;  &lt;p align="center"&gt;Oleh &lt;strong&gt;AW Subarkah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika jaringan ponsel belum siap melayani kecepatan tinggi (3G atau 3.5G), para vendor ponsel mencoba menyiasati produknya dengan memberikan sentuhan tambahan. Fitur ini lebih mencoba memahami perasaan penggunanya ketika mengoperasikan ponsel bukan seperti berhadapan dengan benda mati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih ingat dengan ROKR E8? Ponsel musik buatan Motorola ini merupakan salah satu produk menarik yang bulan lalu ditinjau Kompas? Ini adalah salah satu upaya vendor besar menghadirkan sentuhan ”manusiawi” pada ponsel sebagai upaya semakin ”mendekatkan” pada kehidupan penggunanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Intinya pada tombol sentuh, bukan layar sentuh yang sudah umum digunakan pada gadget pada masa sekarang ini. Tapi yang fenomenal dari tombol sentuh adalah adanya sensor perasa buatan, dengan sentuhan ujung jari yang sangat peka sebagai alat peraba pada manusia itu sudah bisa mengaktifkan fungsi navigasi pada ponsel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya pendekatan perasaan ini juga sudah merupakan fitur andalan bagi perusahaan LG Mobile dalam produk ponsel premium untuk bisnis GSM yang masih baru baginya. Masih ingat ponsel Chocolate, itulah awal dari tombol sentuh yang spesifik. Tombol hanya bisa berfungsi oleh sentuhan kulit manusia, bukan benda lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memberikan kesan sepeka kulit manusia, sistem tombol sentuh juga berfungsi sebagai pengaman. Ketika berada di dalam tas ataupun saku, ponsel tidak teraktifkan oleh benda- benda lain yang menyinggungnya. Memang tidak mudah, bahkan gaung produk ciptaannya tidak sehebat ketika Apple mengeluarkan ponsel iPhone di pasaran Amerika Serikat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan sentuhan ibu jari pada tombol virtual di layarnya untuk mengoperasikan iPhone yang sekarang menjadi pembicaraan, mungkin juga membuat penasaran terhadap ponsel yang belum masuk pasaran resmi Indonesia itu. LG menandinginya dengan Prada, sebuah ponsel gaya bekerja sama dengan perusahaan mode Prada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih ada sederetan produk seperti Shine dan Viewty yang sebenarnya bukan saja menonjolkan akses minimalis karena tombol sentuh tadi, tetapi sekaligus membentuk karakter perusahaan Korea itu sebagai produsen ponsel gaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu setelah kemunculan ROKR E8 yang juga sedikitnya mengikis penasaran pada iPhone, kemudian LG kembali menampilkan ponsel gaya, KF510. Ponsel geser ini secara khusus dilengkapi dengan tombol kendali (navigasi) yang lebih mudah dioperasikan, dengan selera serupa dengan pendahulunya, Chocolate generasi pertama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;LG KF510&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memfasilitasi tombol navigasi sentuh kali ini LG menerapkan teknologi Interactive Touch Lighting yang sangat sensitif terhadap sentuhan. Fungsi geser (sliding) dimanfaatkan untuk mengaktifkan tombol sentuh itu ketika dibuka (geser ke atas), sekaligus pada bodi bagian atas ini juga terdapat fungsi kamera digital 3 megapiksel dan selot memori eksternal microSD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivasi tombol ini masih ”dilindungi” dengan timer sehingga jika waktunya habis, tombol sentuh tidak akan berfungsi. Untuk mengaktifkan kembali, cukup dengan menyentuh atau menekan salah satu keypad mekanik yang ada di bawah tombol navigasi, yang terlindung manakala ponsel dalam keadaan tertutup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelebihan dari tombol sentuh ini sekaligus dilengkapi dengan getaran yang terasa ketika salah satu tombol di bagian navigasi itu diaktifkan. Akan lebih nyaman (tidak berisik) jika suara clung disetel lemah atau bahkan mati sama sekali karena efek getar sudah bisa membuat ujung jari merasakan reaksi sentuhannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Efek sentuhan juga terlihat pada cahaya LED yang menandakan tombol navigasi mana yang disetuh atau diaktifkan. Memang akan lebih sempurna apabila efek cahaya LED dibuat lebih lembut bintik-bintik cahayanya dan tidak perlu terlalu terang untuk menghindari kesan ramai, untuk menambah kesan elegan pada ponsel yang tipisnya hanya 10,9 mm ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produk yang sudah ada di pasaran Indonesia dengan harga kurang dari Rp 3 juta ini mengawali debutnya di pameran besar yang berlangsung dalam Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, pada 11 Februari 2008. Ponsel ini bisa digolongkan sebagai jenis ponsel menengah yang memang tidak mementingkan kecepatan akses, tetapi lebih pada tuntutan modis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Ponsel ini khusus dilengkapi dengan kaca antigores (tempered glass),” John Halim, Manager Marketing Produk (Mobile Communication Division) LG Electronics Indonesia (LGEIN) sambil menggores permukaan kaca dengan garpu ketika ditemui Kompas. Bahkan dia melemparkan ponsel itu ke lantai, tetapi tidak menimbulkan kerusakan dan ponsel masih tetap aktif. Bahan logam yang membalut seluruh permukaan membuat ponsel ini tahan benturan, termasuk jatuh dari ketinggian tertentu yang mungkin terjadi selama pemakaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Nokia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fungsi antigores ini mengingatkan kita kepada produk eksklusif vendor Nokia, yaitu 8800, tiga tahun lalu yang kemudian menjelma menjadi ponsel Sirocco. Fitur ini memang sangat berguna bagi mereka yang ingin tetap bisa tampil gaya, goresan yang timbul ketika disimpan di dalam tas atau saku akan memberikan kesan kusam pada ponsel, dan tentu ini tidak menarik lagi untuk digunakan sebagai pelengkap gaya. Gradasi warna pada warna stardust dark gray atau sunset red menambah artistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mekanisme inner slide membuat ponsel ini menyatu dan sekaligus meminimalkan masuknya debu yang biasa terjadi pada ponsel dengan mekanisme geser yang ada saat ini. Ini terjadi karena seluruh bagian samping tertutup penuh dan tidak adanya jarak (gap) antara badan bagian depan dan belakang. Dengan demikian, sangat ideal untuk melindungi lensa yang tidak jarang terkena keringat pemakainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelebihan lain yang menonjol adalah kemampuan memotret dengan kerapatan 3 megapiksel sudah cukup besar untuk kamera ponsel. Sistem otofokus sangat mengesankan dan ini masih disempurnakan dengan image stabilizer. Hanya memang agak ”kikuk” ketika memotret dengan posisi memanjang karena tombol klik masih agak terasa keras ketika ditekan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fitur internet&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu fitur menarik dari ponsel sekarang adalah fungsi akses ke internet, apakah itu menjelajah dunia maya atau sekadar membuka e-mail ketika tidak sedang mengaktifkan komputer. Namun, ponsel yang beratnya hanya 91 gram ini tidak dibekali kemampuan akses sampai 3G atau yang lebih tinggi lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, tampaknya ponsel ini lahir pada waktu yang tepat, saat kemampuan jaringan GPRS sekarang sudah lebih baik. Selain tentu didukung dengan pengembangan mobile web dari para pemain internet dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak rumit mengaktifkan fungsi internetnya, SIM card secara sendirinya akan menyesuaikan dengan setelan jaringan, tidak seperti kebanyakan ponsel China. Tekan menu pada saat ponsel dibuka dan lanjutkan tekan ikon browser berlambangkan globe.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya pilih fungsi Masukkan Alamat dan masukkan alamat situs web yang dipilih seperti menuliskan pada komputer biasa, misalnya www.kompas.com. Lalu sentuh tombol navigasi tengah dan tunggu beberapa saat. Jika jaringan tidak sibuk, situs akan terbuka. Hanya memang untuk situs yang tidak memiliki format mobile web akan terkesan ruwet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk membuka e-mail seperti pada Yahoo! juga menarik, fungsi scroll-up dan down-nya cepat seperti kebanyakan ponsel buatan vendor besar lainnya. Yang perlu ditandai adalah ketika selesai menekan tombol virtual sign in setelah mengisi Yahoo!ID dan password akan muncul pesan ”permintaan diarahkan dan butuh data user untuk ditransmisikan. Lanjutkan?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika tombol navigasi tengah atau OK sepertinya tidak ada reaksi apa-apa, halaman kembali seperti ketika akan menyentuh tombol sign in. Sabar, memang tidak ada getar atau cahaya LED pada navigator ataupun simbol lain yang aktif, tetapi sebenarnya permintaan sedang diarahkan. Tunggu saja, jika user name dan password benar serta koneksi tidak terganggu, beberapa saat kemudian akan terbuka halaman inbox e-mail yang dituju.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semudah itu memang. Hanya akan lebih sempurna apabila fungsi pengubah huruf besar dan kecil dibuat lebih mudah. Menulis e-mail yang lebih panjang dari sekadar SMS menjadi lebih nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelemahan dari e-mail Yahoo! versi mobile web (masih beta) adalah ketika akan me-replay. Di sana tidak adanya fungsi memotong surat yang akan di-replay. Selain juga tidak bisa mengubah judul ”subyek” tulisan yang akan di-replay.&lt;/p&gt;Cara baru ber-e-mail melalui mobile web ini merupakan potensi baru pengguna ponsel masuk ke internet. Yang bisa dimanfaatkan pengakses e-mail ketika sedang mobile, yang tidak memungkinkan membuka komputer tanpa kehilangan kontak melalui e-mail. Ini merupakan tantangan baru bagi teknologi ”e-mail dorong” yang menjadi andalan seperti layanan BlackBerry selama ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8873679896681941902?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8873679896681941902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8873679896681941902' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8873679896681941902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8873679896681941902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/06/tombol-sentuh-makin-berperasaan.html' title='Tombol Sentuh Makin Berperasaan'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3739597310238677631</id><published>2008-05-07T18:59:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T18:59:56.802+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-weight: bold;"&gt;&lt;td class="judul-berita"&gt;Agar Anda Tidak Tekor dalam Urusan Pulsa Ponsel &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                &lt;p align="justify"&gt;Begitu asyiknya Anda ngobrol dengan teman, Anda sampai lupa kalau  pulsa  Anda habis dan Anda pasti memutuskan untuk segera mengisi  ulang. Namun,  lama-lama Anda pasti kedodoran, karena baru seminggu  saja pulsa Anda sudah  habis. Perencana keuangan, Safir Senduk mengatakan besarnya pemakaian pulsa   bisa juga disebabkan oleh tidak terkontrolnya pemakaian sehingga   melebihi kebutuhan Anda. Bila Anda sudah menetapkan anggaran yang  dirasa  sudah sesuai kebutuhan, tapi nyatanya pemakaian Anda masih  saja membengkak,  maka ada beberapa tips yang diperkenalkan Safir  berikut. Anda  simak!&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pelajari ketentuan tarif&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pelajari dengan baik ketentuan  tarif yang diterapkan oleh operator  SIM Card Anda. Baik ketika Anda  menggunakan ponsel Anda untuk  menelepon telepon lokal maupun sesama ponsel.  Mungkin perlu juga Anda  cari tahu, apakah Anda harus membayar tarif yang  lebih mahal bila  Anda menggunakan ponsel Anda di luar kota? Apakah Anda juga  harus  membayar bila Anda menerima telepon? Apakah ada perbedaan tarif pada   jam-jam tertentu? Dengan mengetahui ketentuan itu, Anda bisa dengan  bijaksana  menggunakan ponsel Anda. Sebagai contoh, bila operator SIM Card  Anda  menerapkan tarif yang lebih mahal bila Anda menggunakan ponsel dari   luar kota, lebih baik Anda menghindari menggunakan ponsel ketika  berada  di luar kota kalau tidak terpaksa sekali. Contoh lain, Anda  bisa menggunakan  ponsel pada jam-jam tertentu yang lebih murah  tarifnya jika pemakaian  telepon itu memang bisa ditunda atau tidak  penting sekali.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bedakan antara pra-bayar dan  pasca-bayar&lt;/strong&gt;     &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bedakan antara pra-bayar dan  pasca-payar. Jika Anda memang banyak  menggunakan ponsel dalam aktivitas  Anda, mungkin akan lebih baik jika  Anda menggunakan kartu pasca-bayar. Ini  karena biasanya tarif kartu  pasca-bayar jauh lebih murah dibanding kartu  pra-bayar. Tapi jangan  lupa bahwa pemakaian paska-bayar seringkali jadi  tidak terkontrol  karena pada kartu pasca-bayar, jumlah pemakaian Anda baru  akan  ketahuan di belakang ketika tagihan datang. Beda dengan kartu  pra-bayar dimana jumlah pemakaian Anda bisa dengan  mudah dicek kapan pun  Anda mau. Kartu pasca-bayar juga mengharuskan  Anda membayar biaya langganan  yang besarnya hampir mencapai Rp100  ribu per bulan. Jadi, ada kelebihan dan  kekurangannya sendiri-sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jangan malu masuk wartel&lt;/strong&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Walaupun  Anda menenteng ponsel di tangan, jangan malu untuk masuk  wartel bila Anda  ingin menelepon. Ini karena tarif menelepon dari  wartel biasanya memang  lebih murah daripada bila Anda menelepon dari  ponsel, kecuali mungkin bila  Anda ingin menghubungi ponsel juga.  Intinya, gunakan telepon biasa untuk  menghubungi telepon biasa dan  gunakan ponsel untuk menghubungi  ponsel.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Hindari bicara yang tidak  perlu&lt;/strong&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hindari bicara yang tidak  perlu ketika berkomunikasi dengan ponsel.  Bicara yang bertele-tele dan  terlalu banyak basa-basi hanya akan  memperpanjang waktu pembicaraan.  Daripada begitu, lebih baik langsung  saja bicara pada inti masalahnya dan  kemukakan dengan singkat namun  jelas. Jika perlu, buat catatan mengenai hal  apa saja yang akan  dibicarakan agar pembicaraan tetap fokus dan tidak  melebar serta  memakan waktu lama.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Gunakan SMS&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Untuk komunikasi  yang bersifat satu arah, gunakanlah SMS. Untuk  menyampaikan informasi yang  tanpa jawaban atau konfirmasi lebih  lanjut, Anda bisa menggunakan SMS karena  jauh lebih hemat  dibandingkan dengan menelepon. Beberapa ponsel terbaru  malah  menawarkan fasilitas SMS to many di mana Anda bisa mengirim pesan   yang sama sekaligus pada beberapa orang. Hal ini akan sangat efektif  dan  efisien untuk menyampaikan informasi pada beberapa orang  sekaligus seperti  bila Anda ingin menyampaikan pengumuman atau  undangan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Gunakan pengingat waktu&lt;/strong&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pada beberapa ponsel, terdapat fasilitas pengingat waktu.  Gunakanlah  fasilitas ini untuk mengingatkan Anda akan waktu yang sudah Anda   gunakan selama berbicara di ponsel. Dengan demikian, ponsel Anda akan   memberikan sinyal setiap jangka waktu tertentu, misalnya satu menit   sekali, sehingga hal ini akan memudahkan Anda mengontrol waktu bicara   Anda.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Cek biaya pemakaian&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Cek seberapa besar biaya yang Anda  pakai untuk telepon yang baru saja  Anda lakukan. Atau jika fasilitas itu  tidak tersedia, cek secara  rutin berapa sisa saldo dana yang masih bisa  digunakan (ini bila Anda  menggunakan kartu pra-bayar). Dengan demikian,  pemakaian pulsa ponsel  Anda akan tetap terkontrol.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Perhatikan lokasi&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pada saat menelepon, pastikan Anda berada di lokasi yang  penerimaan  sinyalnya cukup baik. Ini karena sinyal yang tidak baik akan   mengakibatkan suara Anda (atau suara lawan bicara Anda) menjadi tidak   jelas. Selain itu, hindari pula menelepon di tengah keramaian atau   kebisingan. Ini karena suara yang tidak jelas karena sinyal yang  tidak  baik atau karena kebisingan akan menyebabkan pembicaraan harus  diulang  berkali-kali. Hal ini tentu saja akan membuat pemakaian  ponsel Anda jadi  lebih lama.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mudah-mudahan kiat-kiat di atas dapat membantu  Anda. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda!&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3739597310238677631?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3739597310238677631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3739597310238677631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3739597310238677631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3739597310238677631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/agar-anda-tidak-tekor-dalam-urusan.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-6972111695553994264</id><published>2008-05-07T18:52:00.000+07:00</published><updated>2008-05-07T18:53:36.100+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="judul-berita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;BEKERJA ALA SOHO&lt;/span&gt;    &lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;Oleh Yon's Revolta&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                &lt;p align="justify"&gt;Istilah SOHO = Small Office Home Office, pertamakali saya ketahui dari tulisan pakar internet Onno W Purbo. SOHO mulai marak menjadi gaya hidup dan bahkan menjadi trend di negara maju karena munculnya teknologi internet. Para pelaku SOHO, mereka bekerja di rumah sendiri dengan bantuan teknologi internet, tidak terikat dengan institusi maupun perusahaaan tertentu. Mereka bekerja secara independent, sendirian dan tidak mempunyai lembaga dengan struktur yang komplek. Semua urusan dikendalikan dari rumahnya. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bang Onno W Purbo adalah salah satu warga Indonesia yang memilih bekerja ala SOHO. Beliau meninggalkan profesinya sebagai dosen di ITB lantas memutuskan untuk bekerja di jalur alternatif ala SOHO. Kini, pekerjaan sehari-harinya adalah menulis (artikel, paper, buku) dan menjadi pembicara terkait dunia teknologi informasi (internet) di berbagai forum nasional maupun internasional. Dari pengakuannya, beliau bisa hidup layak dengan bekerja ala SOHO.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pengalaman bekerja ala SOHO ini menjadi jalur alternatif. Keuntungannya, kita bisa mendapatkan penghasilan secara finansial dengan tetap mempunyai waktu yang banyak untuk urusan keluarga, maupun aktivitas yang lainya. Ini akan sangat berbeda dengan pola kerja orang kantoran. Mereka harus datang pagi ke kantor dan pulang sore bahkan sampai malam. Waktunya habis untuk bekerja, pulang ke rumah tinggal capeknya saja. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Nah, sekarang, dengan adanya teknologi internet ini, kita bisa bekerja dengan model yang demikian. Ini menjadi jalur alternatif bagi mereka yang tidak ingin bekerja layaknya orang kantoran. Kita bisa leluasa dan fleksibel dengan urusan pekerjaan kita. Tapi, semuanya membutuhkan keseriusan, dan ini menjadi sebuah keharusan bagi siapapun yang menggeluti bidang pekerjaannya masing masing untuk mencapai sebuah kesuksesan.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bekerja ala SOHO membutuhkan sosok specialis. Internet memungkinkan kita menjadi seorang pakar (specialis) dalam bidang tertentu tanpa harus menempuh pendidikan formal (perguruan tinggi) terlebih dahulu. Kita bisa belajar secara otodidak melalui dunia maya. Informasi di dunia maya begitu melimpah, kita bisa mendapatkan informasi yang kita perlukan untuk mendukung kerja-kerja kita.Dan, tidak akan mungkin kita akan menguasai semua bidang. Kata kuncinya adalah fokus.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Untuk itu, penentuan fokus menjadi sesuatu yang penting agar kita bisa diakui oleh masyarakat. Kita akan menjadi pakar dalam bidang apa. Setidaknya, kita mempunyai minat yang besar dalam bidang apa, itulah yang nantinya terus menerus menjadi kosentrasi kita. Misalnya, kita akan memilih untuk menjadi pakar teknologi Informasi (desain web, analis, programmer dsb), pakar manajemen, konsultas bisnis, penulis lepas dalam bidang tertentu (politik, sosial, budaya, kesehatan) dll. Pilih salah satu yang menjadi fokus kita, dan itulah bidang kerja dan profesi kita.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Semuanya terserah kepada pilihan kita masing masing, kita akan menjadi pakar dalam bidang apa..?. Untuk kearah sana, memang membutuhkan proses yang panjang. Misalnya di mulai dari ikut menyumbangkan pemikiran dalam sebuah forum diskusi (milis) menulis artikel di berbagai media sampai menuangkan gagasan pemikiran seriusnya dalam bentuk buku. Dengan usaha ini, lambat laun masyarakat akan menilai sendiri "kepakaran" yang kita miliki.Demikian sekilas mengenai gaya hidup dengan bekerja ala SOHO. Ini sekedar ide awal saja, silahkan di kembangkan sendiri, semoga bermanfaat.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Purwokerto, 12 November 2005 / 23.25.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Penulis adalah seorang praktisi media&lt;br /&gt;www.superikhwan.blogspot.com&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-6972111695553994264?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/6972111695553994264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=6972111695553994264' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6972111695553994264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6972111695553994264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/bekerja-ala-soho-oleh-yons-revolta.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8629265256549939566</id><published>2008-05-07T18:51:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T18:51:53.634+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-weight: bold;"&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="quranlatin"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;                    &lt;tr&gt;                 &lt;td class="judul-berita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Friendster, Pesona Baru Dunia Online &lt;/span&gt;   &lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                  &lt;p align="justify"&gt;Nyaris tanpa promosi, tapi hanya dalam tempo setahun mampu membangun komunitas online yang sukses dan menarik sembilan juta anggota. Mimpi? Tidak. Friendster.com telah membuktikan, tanpa gegap gempita iklan, hanya mengandalkan jaringan anggotanya, mampu menjadi fenomena Internet tahun ini sehingga jadi incaran para pemodal kelas kakap.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Hebatnya, meski masih dalam versi beta, Friendster telah meraup dana US$ 13 juta atau sekitar Rp 130 miliar dari modal ventura dan pemain Internet kelas berat seperti mantan CEO Yahoo! Tim Koogle, mantan CEO Paypal Peter Thiel, serta mantan VP Amzon.com Ram Shriram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Friendster baru diperkenalkan tahun lalu dapat menjadi begitu fenomenal? Jawabannya sederhana: karena menawarkan arsitektur baru berkomunikasi yang tak mungkin dilakukan di dunia nyata. Ketika kita bertemu seorang teman, misalnya, kita hanya melihat sosok dia semata. Kita nyaris tak pernah membayangkan, bahkan tidak tahu, siapa saja teman sang teman kita. Mustahil pula kita memetakan siapa teman dari teman sang teman kita itu. Friendster mampu membuka tabir keterkaitan yang amat rumit di dunia nyata menjadi sederhana namun menarik di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengguna Friendster memahami betul betapa hal yang nyaris mustahil itu bisa terwujud di sana. Ketika pertama kali mendaftar menjadi anggota Friendster, Anda dipersilahkan membuat halaman web personal, dengan mengisi data-data pribadi dengan foto-foto diri. Selain nama, informasi yang dapat diisi adalah asal sekolah, tempat kerja, buku dan film favorit. Dengan mengisi info yang benar, Anda akan dengan mudah menemukan teman yang punya hobi sama, pernah kerja di tempat yang sama, atau dari sekolah yang sama. Saya misalnya, memasukkan Karl May sebagai pengarang idola, dengan amat mudah menemukan pecinta pengarang buku Winnetou itu. Betapa kagetnya saya ketika mendapatkan teman lama yang tak saya sangka sedikitpun sebagai pembaca setia serial petualangan Winnetou dan Old Shutterhand. Mudah ditebak, saya jadi punya teman diskusi petualangan dua sahabat itu di Amerika dan Balkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Anda ikut Friendster juga wajib diisi, apakah mencari teman kencan, sekadar menolong orang lain, atau sekadar berteman (activity partner). Status juga perlu dinyatakan (sudah punya pasangan atau dalam pencarian pasangan). Informasi lain yang dapat diisi dalam data personal adalah "siapakah sesungguhnya Anda (menurut deskripsi Anda sendiri)" serta "ingin bertemu orang seperti apa". Dengan membaca dua kolom ini saja Anda langsung harus paham apakah Anda bisa menjadi teman seseorang atau tidak. Jika anda lelaki dan menemukan anggota Friendster perempuan dengan informasi "Cowo dilarang masuk, tak usah add sebagai teman, pasti tidak ditanggapi", dan di daftar temannya hanya berisi sesama kaum Hawa, Anda harus mahfum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengundang orang lain dalam jaringan teman adalah fasilitas paling unik Friendster. Begitu orang yang Anda undang sebagai teman setuju, foto dan nama mereka akan tampil dalam halaman personal Anda. Hebatnya, Anda juga langsung terhubung pada teman-teman dari teman Anda tersebut. Begitu juga sebaliknya, teman baru Anda langsung terhubung ke teman-teman Anda. Danah Boyd, pengamat Friendster yang kini diakui sebagai guru "social network" oleh para programmer dan pemodal ventura dunia, mendeskripsikan Friendster secara tepat: "Friendster adalah sebuah wahana yang secara tegas menyatakan siapa saja teman anda, bagaimana profil mereka, dan mempersilahkan mereka untuk saling melihat melalui jalur Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan saja, Anda yang memiliki hanya 18 teman di Friendster, bisa terhubung ke jaringan teman dari 18 teman Anda, dan tanpa sadar Anda terhubung ke lebih dari 15 ribu orang dalam sebuah jaringan teman dalam sekejap. Itu pun masih dilengkapi dengan berbagai fitur menarik lainnya untuk berkomunikasi. Ada pesan personal yang hanya bisa dikirim oleh teman dalam jaringan. Ada bulletin board yang berisi pesan-pesan yang dapat dibaca oleh semua teman dalam jaringan. Ada pula fasilitas testimonial, di mana teman-teman Anda dapat mengisi kesan-kesan mengenai Anda. Friendster benar-benar merupakan perpaduan luar biasa antara email, bulletin board, personal web serta "jaringan sosial".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesona baru dunia maya inilah yang menyihir sebagian besar pengguna awal Friendster terhenyak di depan komputer, menghabiskan banyak waktu di dunia maya tersebut. Mereka keasyikan menelusuri jaringan teman, menemukan kejutan-kejutan baru dari teman-teman baru, mengundang teman-teman baru, memeriksa testimonial yang dikirim teman-teman lama, mengecek pesan baru, dan seterusnya. Tak mengherankan jika Friendster yang semula dirancang untuk ajang kencan online, kini berkembang jauh lebih luas dan hebat. Dalam sekejap anggotanya melesat menjadi 9 juta. Bukan hanya anak-anak muda yang tertarik menjadi anggotanya. Kalau kita search anggota yang usianya di atas 40, tidak sedikit nama yang muncul. Dengan fitur-fitur yang mudah digunakan pemakai internet pemula, Friendster memang tidak menghalangi siapapun antara usia 10 sampai 60 tahun untuk bergabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anggota yang mengatakan, "Friendster itu ibarat candu, sekali pakai ketagihan!" Komentar ini ditulis oleh pria berusia 34 tahun, dan sudah punya satu anak. Ia mengaku membuka Friendster setiap hari untuk melihat adakah kawan lama (dan baru) yang menemukannya, dan apakah kawan-kawan yang ia ajak bergabung sudah menanggapi emailnya dan masuk dalam lingkarannya temannya. Satu lagi anggota Friendster bercerita kalau ia tercengang-cengang mengetahui kawannya yang tampak alim, pendiam dan sering berkhotbah, ternyata penggemar Linkin' Park. "Ini hanya bisa saya ketahui lewat Friendster," komentarnya sambil tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu masih banyak kelemahan Friendster. Salah satunya adalah munculnya Fakester, istilah bagi mereka yang membuat profil palsu di Friendster dan membuat jaringan teman palsu. Kelemahan lain, siapa saja dapat membuat account di Friendster, sehingga ada account atas nama lembaga, termasuk Universitas Gadjah Mada dan Mailing List para pecinta marketing paling aktif di Indonesia, Marketing Club. Mana ada Universitas atau Mailing List punya teman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kelemahan itu tidak mengurangi daya tarik Friendster. Bagi anggota, Friendster adalah wahana menarik. Bagi sang penemu, inilah wahana bisnis yang sungguh menggiurkan. Potensi pendapatannya sangat besar. Iklan online di Friendster saat ini memang belum banyak karena masih versi beta. Namun banyak calon pemasang iklan yang lebih tertarik memasang iklan di sebuah komunitas yang profil anggotanya jelas seperti Friendster. Apalagi jika iklannya dapat dipersonalisasi, dikirim ke target audience yang cocok dengan iklannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan kedua adalah dari keanggotaan. Saat ini memang masih gratis. Namun sudah ada kasak kusuk untuk mengutip biaya untuk layanan khusus Friendster versi finalnya dengan biaya US$ 9,95 atau Rp 99,5 ribu per bulan. Asumsikan 10% saja dari anggota yang sekarang rela merogoh koceknya, maka pendapatan tahunan Friendster sekitar US$ 107,46 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggiurkan memang. Tak heran jika nama-nama lain muncul menawarkan jasa sejenis Friendster, seperti Orkut dan Multiply. Orkut yang dibuat oleh salah satu orang Google bentuknya hampir mirip Friendster, sedangkan Multiply menyediakan mini website bagi tiap anggota yang lebih banyak fiturnya dibanding sekedar halaman anggota. Anggota Multiply mendapat halaman dengan alamat URL individu yang bisa diakses langsung tanpa harus masuk dari halaman kita seperti yang Anda perlu lakukan di Friendster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini lahir pula Spoke dan LinkedIn, yang lebih berorientasi pada komunitas bisnis. Sama seperti Friendster, kedua wahana baru ini berhasil merayu investor. Spoke mendapat suntikan modal US$ 20 juta sedangkan LinkedIn US$ 4,7 juta. Dunia Dotcom yang sempat tenggelam, kini bangkit lagi berkat Friendster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di &lt;a href="http://www.swa.co.id/sekunder/kolom/swadigital/ebusiness/details.php?cid=2&amp;amp;id=89" target="_blank"&gt;Majalah SWA &lt;/a&gt;no 19/XX/16-29 September 2004   &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8629265256549939566?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8629265256549939566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8629265256549939566' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8629265256549939566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8629265256549939566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/friendster-pesona-baru-dunia-online.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2053919861910741559</id><published>2008-05-07T18:50:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T18:50:33.464+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="judul-berita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Tips Ber-Internet Banking &lt;/span&gt;   &lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/starhalf.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;Oleh Salma Haryanto&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                &lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Pada dasarnya tidak ada satu hal pun yang 100% aman di dunia ini. Kebenaran ini tidak hanya berlaku bagi internet banking, tapi juga dengan offline banking (ATM dan datang langsung ke kantor). Bukankah ATM pun kebobolan, dan kantor bank pun dapat dirampok? Hanya saja, bentuk tindak penipuan/kejahatan Internet Banking berbeda. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Internet, antarjaringan komputer global ini, bisa dibilang sebuah rimba raya yang buas. Jika misalnya Anda ingin mengirimkan email kepada teman Anda di Belanda, maka data email tersebut harus melalui banyak titik perhentian. Di Internet, jaringan lokal demi jaringan lokal komputer bekerjasama saling mengoperkan data, agar tercipta suatu superjaringan besar yang akhirnya kita namakan INTER-NET ini. Email Anda mungkin harus melewati 15 titik perhentian atau lebih (pertama ke beberapa komputer di ISP Anda dulu, lalu ke IIX, lalu ke backbone internasional, dst). &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Nah, tentunya tidak semua jaringan dan titik perhentian yang dilewati tersebut dapat Anda percaya atau terjamin keamanannya bukan? Mungkin saja, di titik tertentu, pengurus jaringan di titik tersebut memutuskan untuk merekam setiap data yang kebetulan lewat melalui dirinya. Padahal data tersebut belum tentu ditujukan kepadanya! Jadi data email pribadi Anda bisa saja sebetulnya dibaca oleh belasan bahkan ratusan orang. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Kalau begitu bukankah amat mengerikan kita memakai Internet? Apakah ada solusi untuk masalah ini? Jawabannya: ya. ENKRIPSI atau penyandian. Apakah Anda pernah menonton film perang dunia kedua misalnya, tentang mata-mata yang ingin menyelundupkan informasinya keluar perbatasan? Si mata-mata tahu pasti, dirinya pasti akan digeledah di pos perbatasan. Kalau informasi yang ingin dia selundupkan diketahui petugas, matilah ia. Apa yang dia bisa lakukan? Si mata-mata menyandikan informasi ini, dalam bentuk yang sulit dan amat memakan waktu lama untuk dipecahkan. (Bukan betul-betul tidak mungkin, tapi amat sulit dan lama, sehingga "praktis" tidak mungkin). &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Di Internet dikenal teknologi bernama SSL (secure socket layer), yang pertama-tama dikembangkan oleh Netscape dan kini juga didukung oleh browser Internet Explorer. Teknologi ini mengenkripsi data yang dikirimkan dari browser Anda ke tempat tujuan, sehingga di titik-titik antara yang dilewati, meskipun data Anda tetap melewatinya, namun sama sekali terlihat acak dan tidak dapat dimengerti oleh si pelihat. Jadi, meskipun Anda mengirimkan user ID dan PIN dari Amerika misalnya, dan harus melewati 30 titik sebelum sampai ke server Internet Banking BCA di Jakarta, di ketiga puluh titik ini user ID dan PIN Anda tidak dapat/sangat sangat sulit dilihat orang yang tak berkepentingan. [Bukan berarti tidak mungkin pula, ingat kecanggihan teknologi selalu dapat membuat yang tak mungkin menjadi mungkin. Barangkali saja suatu hari nanti SSL dapat ditembus orang. Namun hingga saat ini teknologi SSL masih terbukti aman dan paling banyak digunakan oleh situs-situs online mulai dari Yahoo!, Ebay!, sampai bank-bank online termasuk BII, BCA, atau Bank Bali]. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;&lt;b&gt;Kelemahan utama pada kita&lt;/b&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Kalau seorang cracker [penerobos komputer yang biasanya bermaksud jahat] tidak bisa mengintip data Anda di titik-titik perantara, apa yang bisa ia lakukan? Ia akan memanfaatkan kelemahan kita sebagai pengguna, yaitu: keteledoran dan ketidakwaspadaan. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;&lt;b&gt;Pertama, dengan typo-site&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Typo site, atau situs bernama mirip, dapat dengan mudah dibuat untuk domain .COM, .NET, .ORG, dan beberapa jenis domain lainnya. Jadi, misalnya saya mempunyai SALMAHARYANTO.COM, Anda bisa saja membeli SALMA-HARYANTO.COM, SALAMHARYANTO.COM, SALMAHARYATNO.COM, dan sebagainya -- selama domain itu belum dibeli oleh saya sendiri atau orang lain tentunya. Harga per domain saat ini berkisar sekitar 8-15$ atau sedikit lebih mahal, bergantung pada tempat Anda membelinya. Anda bisa membeli domain misalnya di stargateinc.com, joker.com, atau http://www.gkg.net/. Untuk membelinya biasanya Anda harus mempunyai kartu kredit. Tapi di luar itu tidak ada persyaratan lain. Si pembeli nama-nama domain mirip (atau plesetan) ini lalu dapat saja membuat tampilan situsnya 100% mirip aslinya, sehingga seorang yang salah ketik tidak menyadari ia berada di situs yang salah. Tujuannya biasanya untuk menangkap user ID dan password dan disalahgunakan (saya yakin dalam kasus kilkbca.com Steven sendiri tidak pernah membagikan dan menyalahgunakan data yang diperolehnya). &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Karena situs Internet Banking seperti KlikBCA biasanya diperlengkapi sertifikat sebagai proteksi tambahan, maka saat mulai memasuki situs gadungan akan muncul peringatan. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Bagi yang tidak dapat melihat gambarnya: Akan muncul kotak dialog dan tulisan: Information you exchanged with this site cannot be viewed or changed by others. However there is a problem with the site's security certificate. [Icon Tanda Waspada Kuning] The security certificate is issued by a company you have not chosen to trust. View the certificate to determine whether you want to trust the certifying authority. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Terjemahan: Informasi yang Anda pertukarkan di situs ini tidak dapat dilihat atau diganti oleh orang lain [Karena proteksi SSL]. Namun ada masalah dengan sertifikat keamanan situs ini. [Icon Tanda Waspada Kuning] Sertifikat keamanan di situs ini dibuat oleh perusahaan yang belum Anda percayai. Lihatlah sertifikatnya untuk memutuskan apakah Anda ingin mempercayai penguasa pemberi sertifikasinya. Apakah sertifikat itu? Sertifikat adalah pemasti identitas sebuah situs. Sertifikat KlikBCA ditandatangani (secara digital) oleh perusahaan bernama Verisign. Sebelum Verisign menandatangani sertifikat suatu perusahaan, ia akan terlebih dahulu melakukan serangkaian pengecekan ketat seperti dokumen-dokumen pendirian perusahaan, alamat kantor, apakah perusahaan betul-betul pemilik domain ybs, dan sebagainya. Ini berarti, jika sebuah perusahaan memperoleh sertifikasi dari Verisign, umumnya perusahaan tersebut terpercaya. Setiap sertifikat yang telah ditandatangani oleh Verisign otomatis dipercayai oleh browser, sehingga tidak akan muncul warning. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Situs ibank.kilkbca.com tidak memiliki sertifikat BCA (dan tidak dapat mencurinya karena sertifikat itu ada di server BCA yang dijaga ketat) dan juga tidak dapat memalsukan tanda tangan digital Verisign. Karena itu akan muncul warning jika Anda memasuki situs gadungan ini. Di sinilah dibutuhkan kewaspadaan pengguna. Anda tidak seharusnya mengklik Yes langsung, tapi harus meng-klik No dan tidak jadi memasuki situs tersebut. Jika Anda meragukan kebenaran sertifikat sebuah situs, Anda dapat mengklik View Certificate untuk melihat rincian sertifikat dan memastikan apakah perusahaan yang Anda masuki situsnya ini dapat dipercayai. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;&lt;b&gt;Kedua, keylogger&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Apa itu keylogger? Keylogger adalah sebuah program kecil yang berjalan tersembunyi dan merekam setiap ketikan tombol Anda (bahkan juga gerakan mouse). Artinya, meskipun saat mengetikkan password di kotak password yang tampil hanya '*****' misalnya, tapi apa yang Anda ketikkan di keyboard tetap direkam oleh keylogger. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Bagaimana mendeteksi keberadaan keylogger? Beberapa program keylogger yang jelek memang tidak betul-betul tersembunyi. Jika Anda menggunakan Windows dan menekan Ctrl-Alt-Del, Anda kadang dapat menemukan Task bernama agak janggal yang patut dicurigai. Namun program-program yang lebih baru dan canggih tidak bisa dideteksi dengan mudah. Singkat kata, jika Anda tidak mempercayai warnet atau komputer kantor Anda, jangan mengakses situs-situs penting apalagi mengetikkan password. Akseslah internet banking dari rumah di mana komputer pribadi Anda terjamin hanya Anda pemakainya. Atau tanyakan pada orang yang betul-betul mengerti secara teknis dan betul-betul Anda percayai, apakah komputer yang bersangkutan bersih dari program pengintai. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;&lt;b&gt;Ketiga, ilusi dari jaringan setempat&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Di jaringan tempat komputer kita berada (di kantor atau warnet), seorang network admin [pengurus jaringan] memiliki akses penuh terhadap jaringan tersebut. Ia dapat membelokkan aliran data-data dari komputer Anda yang seharusnya menuju suatu jaringan tertentu, ke jaringan lain atau bahkan jaringan dia sendiri. Seandainya ia bermaksud jahat, ia dapat membelokkan akses permintaan Anda mengakses www.klikbca.com ke tempat lain yaitu ke situs gadungannya misalnya. Ini berarti Anda sebetulnya tidak mengakses server KlikBCA asli meskipun Anda mengetikkan tepat benar www.klikbca.com atau meskipun tidak keluar warning sama sekali. Jadi Anda perlu juga mempercayai betul network admin di jaringan Anda. Yang paling aman adalah tidak mengakses internet banking dari kantor, kecuali Anda betul-betul percaya pada komputer dan jaringan setempat. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;&lt;b&gt;Ringkasan&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Jadi apakah kita harus menjauhi internet banking sama sekali? Rasanya tidak perlu begitu. Internet Banking amat berguna karena kepraktisannya dan dapat diakses dari mana saja. Namun yang perlu diingat, meskipun server internet banking aman 100% sekalipun, Anda selalu menanggung risiko karena adanya TYPO SITE, KEYLOGGER, atau ILUSI JARINGAN SETEMPAT. Mungkin juga ada celah-celah lain yang memanfaatkan keteledoran kita (ingat, ke ATM atau ke kantor bank pun kita selalu menanggung risiko!). Ini tentunya di luar kontrol pihak internet banking dan bukan kesalahan mereka. Yang penting Anda harus menyadari hal ini. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Berikut panduan praktis untuk Anda.  &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;SATU. Untuk mencegah terjebak typo site, selalulah periksa kembali nama situs yang Anda ketikkan. Jangan sampai ada salah ketik, tanda setrip yang tidak perlu, atau kehilangan tanda setrip yang perlu. Huruf kecil terbalik dengan huruf besar tidak apa-apa, tapi perhatikan kadang huruf EL KECIL (l) mirip dengan huruf I BESAR (I), atau angka LIMA (5) mirip dengan huruf ES BESAR (S). Berhati-hatilah. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;DUA. Jika Anda mengakses situs internet banking dari sebuah link, juga periksalah link tersebut apakah membawa Anda ke server yang betul. Lihat jangan-jangan ada permainan huruf atau salah ketik. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;TIGA. Jika keluar pesan warning mengenai sertifikat saat mengakses server internet banking (seperti terlihat pada gambar di atas), lebih baik tidak jadi mengakses situs tersebut atau mengecek ulang nama situs yang Anda ketikkan. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;EMPAT. Lebih baik tidak mengakses situs internet banking dari tempat-tempat publik atau tempat tak terpercaya, seperti misalnya komputer di warnet, di kantor, milik teman, dsb. Agar yakin aman, gunakan komputer pribadi yang hanya Anda yang memiliki akses ke sana. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;LIMA. Jika Anda merasa atau menemui keganjilan apa pun, segera hentikan kegiatan Anda dan jangan lagi masukkan password atau informasi sensitif. Tanyakan kepada orang yang Anda percaya dan tahu mengerti teknis, atau kepada customer support Bank Anda. &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;ENAM. Selalu log out setelah selesai menggunakan internet banking.   &lt;/p&gt;&lt;p align="&amp;quot;justify&amp;quot;"&gt;Oche sekian dulu... Semoga informasi ini berguna. Silakan bagikan kepada orang lain. Pesan saya hanya satu: Waspada selalu!!!   &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2053919861910741559?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2053919861910741559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2053919861910741559' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2053919861910741559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2053919861910741559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/tips-ber-internet-banking-oleh-salma.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-1680944814048956601</id><published>2008-05-07T18:49:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T18:49:30.761+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-weight: bold;"&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="quranlatin"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;                    &lt;tr&gt;                 &lt;td class="judul-berita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Panduan untuk penge-charge-an battery HP&lt;/span&gt;    &lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                &lt;p align="justify"&gt;Di dunia ponsel pada umumnya ada 4 jenis  rechargeable battery yang beredar yaitu:&lt;br /&gt;             NiCD / NiCad&lt;br /&gt;NiMH / Metal &lt;br /&gt;Li-Ion / Lithium Ion&lt;br /&gt;                         Li-Poly / Lithium Polymer&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Karena perbedaan tersebut maka proses  charging yang benar juga berbeda-beda.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;NiCD /  NiCad.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Battery NiCD adalah type rechargeable battery paling lama  yang ada di dunia, dan karena kapasitasnya yang besar, maka battery ini  dipilih untuk ponsel-ponsel lama yang menggunakan tenaga besar. Saat ini  sudah sangat jarang atau bisa dikatakan tidak ada lagi ponsel yang masih  menggunakan battery jenis ini, tidak lain karena ukuran dan beratnya yang  besar, juga proses chargingnya yang merepotkan, berikut ini proses charging  battery NiCD yang benar. Untuk Battery baru charge selama 12 jam nonstop, dan  selanjutnya charge pada saat battery NiCD sudah benar-benar habis atau kalau  perlu discharge di desktop charger dahulu sebelum menchargenya, karena  battery NiCD mempunyai permanen memory effect bila dicharge pada saat  tidak benar-benar habis, sehingga battery anda semakin lama  kapasitasnya semakin menurun dan akhirnya mati total.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;NiMH /  Metal. &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;NiMH adalah generasi baru dari rechargeable battery,  keuntungannya dibanding battery NiCD adalah beratnya yanglebih ringan serta  memory effect yang bersifat temporary, tetapi memory effect ini bisa menjadi  permanen bilamana penge-charge-an yang dilakukan tidak benar. Selain ukuran dan  berat NiMH yang lebih ringan, juga battery NiMH lebih ramah terhadap lingkungan,  tetapi walau begitu battery NiMH tidak bisa dibuang di sampah begitu saja,  karena ada pross khusus untuk me-recycle battery jenis ini.  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sampai sekarang battery NiMH masih sering kita temui dipasaran,  terutama untuk ponsel-ponsel yang menengah kebawah, ini tidak lain karena  battery NiMH harganya lebih murah sehingga bisa menekan harga ponsel secara  keseluruhan, sedangkan cara perawatan battery NiMH yang benar adalah sebagai  berikut. Untuk battery baru, usahakan charge battery NiMH anda paling tidak 12  jam untuk kali pertama, sedang untuk selanjutnya charge battery anda sesuai  dengan petunjuk yang datang bersama ponsel anda plus sedikit tambahan (sekitar  30-60 menit) untuk memberikan kesempatan bagi battery NiMH untuk melakukan  "trickle charge".  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;                                                                                                                                                                            Usahakan pengisian  dilakukan pada saat battery sudah benar-benar habis, dan tidak perlu  melakukan discharge di desktop charger untuk pengisian selanjutnya seperti  layaknya battery NiCD, dan bila suatu saat anda merasa terburu-buru dan tidak  sempat menghabiskan battery NiMH anda, anda bisa melakukan charging walaupun  pada saat tersebut battery anda belum benar-benar habis, konsekuensinya pada  saat digunakan maka battery NiMH anda akan terasa cepat habis, tapi hal ini  hanya berlangsung secara temporer karena bila anda sudah benar-benar  menghabiskan battery anda, dan anda melakukan charging lagi, maka performa  battery anda akan kembali seperti semula.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Li-Ion / Lithium  Ion&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Battery ini adalah battery  generasi ke 3 dari rechargeable battery, dan keuntungannya terhadap battery NiMH  maupun NiCD, adalah berat dan ukurannya yang ringan, sehingga bisa membuat  ponsel menjadi berukuran kecil dan ringan. Kebanyakan ponsel yang keluar  sekarang sudah menggunakan battery jenis ini sebagai sumber dayanya sehingga  lambat laun harga battery Li-Ion semakin murah saja.  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Keunggulan battery ini adalah tidak adanya memory effect pada  saat charging sehingga tidak perlu menunggu battery ini habis baru melakukan  charge, namun demikian ada pula beberapa perawatan yang perlu dilakukan pada  battery ini. Untuk battery baru, charge battery anda sesuai dengan petunjuk atau  sampai lampu/indikator ponsel anda menandakan battery full, setelah itu segera  lepas charger anda, demikian juga untuk selanjutnya anda tidak perlu melakukan  over charge untuk mendapatkan trickle charge seperti pada battery NiCD dan NiMH,  karena pada battery Lithium tidak ada istilah trickle charge, bahkan overcharge  battery lithium ion bisa menurunkan kemampuannya.  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;                                                                                                                                                                 Walaupun tidak ada memory effect pada  battery jenis ini, anda sebaiknya melakukan charging pada saat battery ini  sudah habis atau indikator ponsel anda sudah menunjukkan "battery low", ini  dikarenakan battery Lithium Ion memiliki "life cycle" (umur charging) yang  lebih sedikit dari battery jenis NiCD dan NiMH, dan tiap kali anda  melakukan charging dihitung sebagai 1 kali tidak peduli anda melakukan charge  sampai penuh atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Li-Poly / Lithium  Polymer&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ini adalah generasi terbaru dari rechareable battery,  keunggulannya adalah ramah terhadap lingkungan, sedang kemampuan lainnya sama  persis dengan battery LIthium Ion. Untuk perawatan battery Lithium Polymer  ini sama persis dengan battery Lithium Ion, hanya saja "handling" battery  Li-Poly harus sedikit hati-hati mengingat sifatnya yang liquid sehingga bisa  mengakibatkan bentuk battery bisa berubah karena  tekanan.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-1680944814048956601?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/1680944814048956601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=1680944814048956601' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1680944814048956601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1680944814048956601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/panduan-untuk-penge-charge-battery-hp.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3538638272646593337</id><published>2008-05-07T18:47:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T18:47:57.152+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-weight: bold;"&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="quranlatin"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;                    &lt;tr&gt;                 &lt;td class="judul-berita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemilu lewat internet   &lt;/span&gt; &lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/starhalf.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                &lt;p&gt;Pemilu lewat internet mulai sering kita dengar. telset merangkum ujicoba e-voting di sejumlah negara dari berbagai sumber. Banyak kritikan, tapi menjanjikan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilu 2004 tinggal hitungan hari. Banyak media sudah menyediakan halaman, rubrik atau jam tayang khusus membahasnya. Partai-partai politik pun mulai rajin unjuk diri. Perlukah majalah ini menulis seputar pelaksanaan pemilu? Perlu! Karena Anda pasti membutuhkan informasi lain soal hajatan besar yang hanya berlangsung lima tahun sekali itu.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sejumlah negara sudah mulai memperkenalkan pemilu dengan memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi. Di Benua Biru, Komisi Eropa aktif mengembangkan sistem teknologinya sejak beberapa tahun lalu. Pihak swasta, seperti Nokia dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat digandeng.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Program yang dinamai Information Society Technologies 1999, itu targetnya menciptakan sistem elektronik untuk pemilu yang aman. Pemilih bisa menyalurkan suaranya memakai ponsel, PDA, komputer dan perangkat lain yang bisa dipakai untuk mengakses internet. Mempermudah pemilih, hasil lebih akurat, tak ada lagi kerusakan kertas suara dan mempercepat penghitungan suara. Bagaimana hasil ujicoba itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kista, Stockholm, Swedia &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Proyek ujicoba ini dilakukan awal 2003 lalu. Warga kota Kista ternyata menyambut antusias proyek Komisi Eropa ini. Selama tiga hari pelaksanaaan 226 orang ikut berpatisipasi. Cukup repot juga panitia. Soalnya banyak juga orang berusia di atas 55 tahun ikut mencoba. Seperti halnya di Indonesia, kaum manula itu tak terbiasa mengakses internet. Jadi, panitia musti membimbingnya satu-persatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu ujicoba itu dipusatkan di dekat perpustakaan umum di pusat kota. Panitia menyediakan tiga kios (semacam bilik suara), sebagai tempat pemilih �mencoblos' partai atau calon wakilnya di parlemen. Di dalam kios itu tak ada �paku' dan busa untuk landasan mencoblos. Melainkan komputer dan ponsel Nokia, Communicator 9210 untuk akses internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya pemilih pun bisa melakukannya dari tempat tinggal masing-masing. Namun dari ratusan peserta itu hanya satu yang mempraktekkannya. Mayoritas datang ke tempat ujicoba sambil mengumpulkan informasi. Ternyata banyak juga warganegara Swedia yang gatek. Bayangkan, �benda' yang namanya mouse saja belum tahu fungsinya. Bahkan tak sedikit yang belum pernah meyentuh komputer. Wajar bila akhirnya memakan waktu untuk �memencet' pilihannya. Seorang pemilih rata-rata membutuhkan waktu lima belas menit di dalam kios.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mendaftar pemilih juga concern soal keamanan �suara'nya. Panitia memberikan surat dalam amplop tertutup berisi kode pin, seperti saat kita menerima kartu ATM. Syaratnya pemilih harus menunjukkan identitasnya seperti KTP, SIM, atau paspor. Setelah �mencoblos', kertas berisi kode pin itu harus dikembalikan pada panitia. Ini untuk mencegah terjadinya pemakaian kode rahasia itu lebih dari sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujicoba itu dilaporkan berjalan dengan sukses. Secara teknologi, terutama jaringan internet pun tak ada kendala berarti. Sebab dilakukan di pusat kota dengan infrastruktur yang sudah baik. Yang jadi evaluasi panitia adalah soal lamanya waktu pemilih berada di dalam bilik suara. Masih lebih lama daripada cara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Issy les Moulineaux, Perancis &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; 860 sukarelawan dilibatkan dalam ujicoba pemilu dengan sistem cybervote, Desember lalu. Peserta sebagian hadir di kios pemilihan. Yang lain melakukannya dengan PC di rumah atau kantornya masing-masing. Ujicoba itu diselenggarakan oleh CNIL (Kantor Perlindungan Data Perancis) dan dihadiri pejabat terkait dari CNIL, Kementerian Interior, dan Kementerian Industri dan CNRS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan hasil ujicoba itu juga menyatakan sukses. Penghitungan suara akhir memakan waktu kurang dari sepuluh menit. Saat proses pemilihan, pemilih yang hadir di kios umumnya tak menemui hambatan berarti. Sedangkan yang lewat rumah banyak yang mengalami keterlambatan proses mengakses. Itu terjadi pada para pelanggan internet lewat modem. Dibutuhkan waktu download hingga empat puluh lima menit untuk menunggu. Sementara yang berlangganan via ADSL dan kabel lancar-lancar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus pemilih yang memakai komputer kantor dengan jaringan broadband, sama dengan datang ke kios. Tak ada istilah �internet lelet'. Untuk keamanan suara, cybervote menyediakan port khusus. Jadinya, tanpa izin khusus semua perusahaan tak bisa terhubung dengan sistem itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bremen, Jerman &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rada berbeda dengan di Perancis dan Swedia. Peserta di Bremen dibekali dengan kartu pintar (digital signature card) untuk menyalurkan suaranya. Ujicoba itu dilakukan oleh Universitas Bremen untuk memilih �pejabat' rektorat, dekanat, dan senat mahasiswa pada Januari 2003 selama dua hari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk menyalurkan aspirasinya, mahasiswa musti datang ke gedung Perpustakaan Fakultas Administrasi Universitas Bremen. Di sana disediakan PC dengan smart card reader. Untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan saat memilih perpustakaan itu hanya dibuka pada jam-jam tertentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk keamanan suara, smart card sudah dilengkapi teknologi asymmetric encryption. Server pun sudah terhubung dengan secure client server sampai jaringan intranet balai kota Bremen. Mungkin lantaran terbatasnya PC dengan smart card reader plus terbatasnya jam buka perpustakaan menjadikan sedikit peserta. Hanya 47 mahasiswa yang memilih, atau seperlima dari jumlah seluruh pemegang smart card.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses �pencoblosan' hanya memakan waktu 60-90 detik. Itu sudah termasuk otentifikasi dengan memasukkan PIN kartu pintar pada card reader, memilih tiga kandidat, dan mengeluarkan kartu itu. Sedangkan masa penghitungan suara kurang dari sepuluh menit. Tak ada kesulitan yang dialami peserta. Soalnya mirip dengan cara memakai kartu debit di mesin ATM. &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3538638272646593337?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3538638272646593337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3538638272646593337' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3538638272646593337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3538638272646593337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/pemilu-lewat-internet-pemilu-lewat.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3696713522559555780</id><published>2008-05-07T18:46:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T18:46:34.243+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="quranlatin"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;                    &lt;tr&gt;                 &lt;td class="judul-berita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UNDP: Indonesia Lampui India dalam Indeks Pencapaian Teknologi &lt;/span&gt;   &lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;sumber : detikcom&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                &lt;p align="justify"&gt;Bertempat di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Selasa (10/7/2001) United Nation Development Program (UNDP) meluncurkan Laporan Pembangunan Manusia 2001 (Human development report 2001). Tahun ini, laporan tersebut mengambil tema "Making New Technologies Work for Human Development". &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hasil menarik yang tercatat dalam laporan itu, adalah duduknya Indonesia di peringkat 60 dengan index pencapaian teknologi sebesar 0,211. Selain dikategorikan sebagai negara "pengadopsi dinamis" (dynamic adopter), Indonesia juga berada diatas India (0,201), yang duduk pada peringkat 63. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Laporan tersebut antara lain berisi analisa mengenai pemanfaatan, potensi dan prestasi sektor teknologi informasi /komunikasi di beberapa negara di dunia. Untuk nilai pencapaian teknologi sendiri, merupakan sesuatu yang baru. Nilai indeks tersebut diambil berdasarkan kalkulasi beragam faktor faktor yang mempengaruhi dan berkaitan di sebuah negara, seperti pendidikan dan tingkat kesejahteran. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Disebutkan, negara dalam kategori Dynamic Adopter adalah negara-negara yang dinamis dalam penggunaan teknologi baru. Dalam Indeks pencapaian teknologi, selain dynamic adopterm ada 3 klasifikasi lain yaitu leader, potential leader, dan yang dibawah dynamic adaptor yaitu kategori marginalized. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Singapura, merupakan satu-satunya negara di Asia tenggara yang duduk dalam posisi "leader" dengan indeks pencapaian teknologi sebesar 0,585 dan duduk di posisi 10. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Yang paling mengembirakan adalah dimasukkannya Indonesia dalam kelompok eksportir utama produk teknologi tinggi. Dalam sektor ini Indonesia menduduki peringkat 38 dengan nilai ekspor sebesar USD 3 milyar. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dalam laporan pembangunan ini ditekankan pula, bahwa jika suatu negara gagal memanfaatakan teknologi secara efektif, maka kemungkinannya negara itu tertinggal dalam pembangunan manusia dan terpinggirkan pada ekonomi global. Laporan tersebut juga menyimpulkan, bahwa semua negara, bahkan yang termiskin sekalipun, perlu menerapkan kebijakan untuk mendorong inovasi, ketrampilan tingkat tinggi dan akses pada teknologi baru. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Laporan itu juga mempelajari efek hengkangnya tenaga profesional TI di negara berkembang ke negara yang lebih maju. Disimpulkan, bahwa perkembangan itu dirasa merugikan oleh negara berkembang. Ditandaskan, pelarian intrelektual seperti itu menyebabkan ruginya negara-negara berkembang dengan nilai milyaran dolar. &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3696713522559555780?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3696713522559555780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3696713522559555780' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3696713522559555780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3696713522559555780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/undp-indonesia-lampui-india-dalam.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3000680852738726235</id><published>2008-05-07T18:44:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T18:44:45.490+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="judul-berita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berburu Informasi di Mesin Cari Google &lt;/span&gt;   &lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/star.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.dudung.net/images/icons/starhalf.gif" align="absmiddle" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td&gt; &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="text-content"&gt;                &lt;div align="justify"&gt;Siapa yang tak kenal dengan Google. Kata Google sepertinya sudah melekat kuat di benak puluhan juta pengguna Internet. "Googling aja..", atau "tanya om Google.., celetukan seperti itu sering dilontarkan kalangan pengguna Internet kepada mereka yang ingin berburu informasi.Bahkan Google mungkin menjadi 'perhentian' pertama bagi sebagian pengguna Internet ketika melakukan pencarian. Tampil sederhana dengan logo warna-warninya, dalam waktu singkat raksasa mesin cari ini mampu melayani ratusan juta pencarian dalam sehari.Cukup ketikkan kata kunci informasi yang ingin dicari, Google akan menyuguhkan informasi yang terkait dengan pencarian dalam waktu singkat. Berikut beberapa informasi perihal apa saja yang bisa Anda lakukan dengan mesin cari Google, beserta sedikit tips yang bisa diterapkan saat melakukan pencarian.&lt;br /&gt;1. Bubuhi tanda kutip ("..."), jika Anda ingin mencari informasi yang tepat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda kutip akan menghasilkan halaman-halaman web yang lebih tepat sasaran dan berhubungan erat dengan informasi yang Anda cari. Dengan membubuhkan tanda kutip di awal dan akhir kumpulan kata, maka Google akan menyuguhkan hasil pencarian yang sama persis dengan yang Anda ketikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pakai tanda "~" untuk mencari sinonim kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba amati bagian ujung kiri atas keyboard Anda.&lt;br /&gt;Disana Anda akan menemukan tanda ~ bukan? Mungkin beberapa dari Anda ada yang tidak tahu fungsi karakter ini. Tanda ini ternyata sangat berguna dalam melakukan pencarian di Google. Coba ketikkan karakter ini di depan sebuah kata (tanpa spasi). Dengan begitu Google akan mencari halaman berisi kata yang dimaksud tadi atau sinonimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik "Images" jika Anda ingin mencari gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau mencari foto artis idola Anda? Klik saja tombol "Images" yang terletak di atas kotak pencarian, lalu ketikkan nama artis atau tokoh yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;Google akan mencarikan foto atau gambar tersebut di database-nya lengkap dengan link halaman tempat gambar tersebut muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ketikkan kata yang lebih panjang agar hasil pencarian lebih relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada baiknya jika Anda mengetikkan kata yang lebih panjang di kotak pencarian Google agar hasil pencariannya lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Google bisa menjadi kamus dan menterjemahkan bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin mencari definisi sebuah kata? Google bisa berfungsi sebagai kamus. Cukup tambahkan kata "define"&lt;br /&gt;diikuti kata yang ingin Anda cari, maka Google akan memberikan definisi yang Anda ingin cari dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Google juga bisa menjadi penterjemah bahasa. Perhatikan link "Languange Tools" yang ada di sebelah kanan kotak pencarian di homepage Google. Klik link tersebut, Anda akan diantarkan ke layanan penerjemahan Google. Ada banyak bahasa yang tersedia disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ada banyak informasi yang tersedia dari buku-buku aktual di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratnya sebuah rak yang berisi buku-buku, Google juga punya 'rak' buku online. Coba buka alamat "&lt;br /&gt;www.books.google. com", disana Anda bisa melihat atau membaca beragam teks dari buku-buku aktual di seluruh dunia. Hanya saja, yang dapat Anda buka atau baca adalah yang karyanya tidak dilindungi hak cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kalkulator dan buku telepon online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google bisa juga dipakai sebagai kalkulator. Cukup ketikkan angka yang ingin Anda olah di kotak pencarian, Google akan mengolahnya seperti layaknya kalkulator yang biasa kita pakai. Misalnya 145+869, 125*45, 10% of 100 dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kalkulator, Google juga bisa dimanfaatkan sebagai buku telepon. Cukup ketik nama seseorang yang Anda cari, nama kota, propinsi atau nama negaranya di kotak pencarian, Google akan menyuguhkan informasi yang Anda cari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Apa fungsi tombol I'm Feeling Lucky?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tombol I'm Feeling Lucky yang ada di homepage Google mungkin akan sangat berguna bagi Anda yang tak ingin buang waktu membaca hasil pencarian yang dikeluarkan Google satu persatu. Masukkan kata yang Anda cari, lalu klik tombol ini, maka Google akan memotong daftar hasil pencarian yang panjang tadi. Anda akan diantarkan langsung ke halaman web yang paling sesuai.&lt;br /&gt;Misalnya, Indonesia University, klik tombol I'm Feeling Lucky maka Anda akan diantarkan langsung ke situs UI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak lagi yang bisa Anda telusuri melalui mesin cari Google. Semisal informasi berita-berita terbaru melalui link "News", video, layanan peta, cuaca, harga saham dan lain sebagainya. (dwn/dwn)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3000680852738726235?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3000680852738726235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3000680852738726235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3000680852738726235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3000680852738726235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/05/berburu-informasi-di-mesin-cari-google.html' title=''/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8580355953890640344</id><published>2008-04-19T11:13:00.000+07:00</published><updated>2008-04-19T11:14:26.612+07:00</updated><title type='text'>Menangkal Spam</title><content type='html'>&lt;div class="isiartikel"&gt;                 &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;                            &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;                 &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/08/103958p.jpg" border="0" width="298" /&gt;                 &lt;/div&gt;                                                                                                    &lt;div id="boxtitle" style="margin-bottom: 0px; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;aplikasi anti-spam bisa salah mengkategorikan e-mail sebagai spam.&lt;/div&gt;                   &lt;/div&gt;                                                                                                                                              &lt;/div&gt;                                                    &lt;/div&gt;                                &lt;div class="isiartikel"&gt;                   &lt;p&gt; &lt;span&gt;Tak jarang (bahkan sekarang semakin memusingkan), pengguna menerima berbagai e-mail tak diundang (unsolicited atau spam mail) yang berisi tawaran produk. Untung ada berbagai cara untuk membendung laju spam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Pada penyedia e-mail berbasis Web seperti Yahoo dan Gmail tersedia aplikasi anti-spam yang akan menyaring e-mail yang dianggap spam. Kalau pun masih lolos ke Inbox, Anda bisa memasukkan alamat pengirim ke backlist dengan cara klik tombol . Dengan begitu, setiap e-mail dari alamat tersebut akan masuk ke folder Spam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Namun jangan percaya 100% dengan fasilitas anti-spam ini. Pertama, penilaian mereka bisa salah, sehingga e-mail betulan pun dianggap spam (contohnya jika judul atau subject e-mail terkesan generik dan pernah digunakan e-mail spam seperti ‘Hi, how are you?’). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Kedua, para spammer sering membajak alamat e-mail tertentu dan mengirim spam menggunakan alamat tersebut (tanpa sepengetahuan pemilik e-mail sebenarnya). Karena mencurigakan, Yahoo atau Gmail akan menganggap e-mail tersebut sebagai spam dan memasukkan alamat e-mail tersebut ke dalam blacklist. Celakalah jika pemilik e-mail sebenarnya mengirim e-mail betulan ke Anda, karena alamat tersebut akan tetap dianggap spam dan Anda tidak sadar jika dikirimi e-mail oleh orang tersebut. Karena itu sebaiknya Anda sesekali menengok isi folder Spam untuk melihat apakah ada e-mail betulan yang dianggap spam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Spam mail seringkali memanfaatkan kebiasaan kita membiarkan e-mail terkirim tanpa diberi isian subjek (perihal). Demikian pula, untuk mencegah penyebaran spam, kalau kita harus mengirimkan e-mail ke lebih dari satu tujuan, isikan alamat-alamat tujuan tersebut ke dalam BCC (Blind Carbon Copy), bukan CC. Tentu saja, jika Anda berasumsi bahwa penerima e-mail tidak perlu tahu kepada siapa saja Anda mengirimkan salinan e-mail.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Pengacakan e-mail juga dapat menjadi cara yang baik untuk merahasiakan isi e-mail dan alamat tujuannya sehingga terhindar dari spam. Cara paling praktis adalah menggunakan plug-ins bernama Freenigma bagi browser Web Firefox.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Jika Anda menggunakan e-mail client, pendekatan yang dilakukan masing-masing aplikasi berbeda-beda. Mozilla Thunderbird misalnya, sudah memiliki aplikasi anti-spam terintegrasi dan dapat dilatih dilatih untuk mengenali spam. Untuk mengeset filter spam dan “melatih” Thunderbird dalam mengenali dan mengisolasi spam mail, silakan buat satu folder bernama Junk di bawah Inbox. Selanjutnya, klik menu Tools &gt; Options &gt; Privacy. Berikan tanda check pada pilihan “When I mark message as junk” dan aktifkan “Move them to accounts “Junk” folder” (&lt;strong&gt;gambar 4&lt;/strong&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Terapkan fitur pengendalian spam mail dengan klik menu Tools &gt; Account Settings &gt; Junk Settings. Berikan tanda check pada pilihan “Enable adaptive junk mail control for this account”. Aktifkan pula pilihan “Move new junk messages to:” Arahkan pada folder Junk yangsebelumnya telah Anda buat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Nah, sekarang periksa e-mail-e-mail yang kita anggap sebagai junk mail (spam). Klik kanan pada e-mail tersebut dan pilih Mark &gt; As Junk.Setiap kali e-mail dari pengirim spam itu masuk, otomatis akan ditandai sebagai spam (junk). Untuk memasukkannya ke folder Junk, klik folder Inbox, lalu klik menu Tools &gt; Run Junk Mail Controls on Folder.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Pengguna e-mail client Outlook dan Outlook Express memang tidak memiliki fasilitas khusus untuk menangkal spam. Akan tetapi Anda bisa memanfaatkan fasilitas Blocked Sender Lists (Tools&gt;Message Rules), dan memasukkan alamat e-mail pengirim spam. Namun jika ingin lebih praktis, silakan install dan atur konfigurasi antispam semacam Spamihilator.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div&gt;&lt;strong&gt;(sumber: InfoKomputer)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8580355953890640344?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8580355953890640344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8580355953890640344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8580355953890640344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8580355953890640344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/menangkal-spam.html' title='Menangkal Spam'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-6003854879462216558</id><published>2008-04-19T11:12:00.000+07:00</published><updated>2008-04-19T11:13:28.776+07:00</updated><title type='text'>Yahoo Mail atau Gmail Sibuk? Jangan Gusar!</title><content type='html'>&lt;a href="http://forum.kompas.com/forumdisplay.php?f=15" target="_blank"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;script type="text/javascript"&gt; function LimitChar(thisobj) {     //var thisobj=event.srcElement;     if (thisobj.value.length==thisobj.maxLength*1) return false; }  function CountChar(thisobj,txtobj) {     //var thisobj=event.srcElement;     if (thisobj.value.length&gt;thisobj.maxLength)          thisobj.value=thisobj.value.substring(0,thisobj.maxLength);     if (txtobj) txtobj.value=thisobj.maxLength-thisobj.value.length; } &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript" src="http://www.kompas.com/script/thumbnailviewer2.js"&gt;&lt;/script&gt;   &lt;script&gt; function changetext(text) {  var elem = document.getElementById("boxtitle");  elem.innerHTML = text; } function changepoto(text) {  var elem = document.getElementById("boxpoto");  elem.innerHTML = text; } &lt;/script&gt;      &lt;table bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="990"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td height="10" valign="top" width="10"&gt; &lt;/td&gt;     &lt;td class="lead" valign="top"&gt;       &lt;div class="breaknewsitem" style="margin-bottom: 10px;"&gt;       &lt;!--  &lt;div style="border:1px solid #990000;padding-left:20px;margin:0 0 10px 0;"&gt;  &lt;h4&gt;A PHP Error was encountered&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Severity: Notice&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Message:  Undefined variable: myxmldetail&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filename: views/read_view.php&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Line Number: 42&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="border:1px solid #990000;padding-left:20px;margin:0 0 10px 0;"&gt;  &lt;h4&gt;A PHP Error was encountered&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Severity: Notice&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Message:  Trying to get property of non-object&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filename: views/read_view.php&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Line Number: 42&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="border:1px solid #990000;padding-left:20px;margin:0 0 10px 0;"&gt;  &lt;h4&gt;A PHP Error was encountered&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Severity: Notice&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Message:  Trying to get property of non-object&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filename: views/read_view.php&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Line Number: 42&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;        --&gt;       &lt;/div&gt;          &lt;!---        &lt;div style="border-bottom:1px solid #EEE; border-top:1px solid #EEE; padding:10px 0; margin-bottom:10px;"&gt;         &lt;div style="float:left; margin-top:5px;" class="tanggalitem"&gt;Rabu, 31 Oktober 2007 | 01:43 WIB&lt;/div&gt;         &lt;div class="artikeltools" style="width:200px;"&gt;          &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_print.gif" /&gt;Print&lt;/a&gt;          &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_email.gif" /&gt;Email&lt;/a&gt;          &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_rss_kecil.gif" /&gt;RSS&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;         &lt;div style="clear:both"&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/div&gt;          &lt;div class="tanggalitem" style="margin:10px 0px 10px 0px; border-bottom:#f1f1f1 solid 1px; padding-left:445px; padding-bottom:10px;"&gt;     Artikel dari : &lt;img src="images/logo_chip.gif" width="58" height="18" /&gt;     &lt;/div&gt;     --&gt;          &lt;div class="isiartikel" id="boxisiberita"&gt;           &lt;div class="judulheadline"&gt;             &lt;div class="isiartikel"&gt;                 &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;                            &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;                 &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/08/092353p.jpg" border="0" width="298" /&gt;                 &lt;/div&gt;                                                                                                                       &lt;/div&gt;                                                                                                                                              &lt;/div&gt;                                                    &lt;/div&gt;                                &lt;div class="isiartikel"&gt;                   &lt;p&gt;&lt;span&gt;Jika akses kita ke server mail seperti Yahoo Mail dan Google Mail (Gmail) sangat padat, bagaimana menyiasatinya? Jangan bingung, gunakan saja Mozilla Thunderbird atau Outlook Express. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Thunderbird maupun Outlook Express dapat diinstruksikan untuk mengambil e-mail yang masuk ke Inbox account Yahoo Mail dan Gmail (Google Mail) Anda. Cuma beberapa parameter di e-mail client Thunderbird harus diatur terlebih dulu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Inilah langkah-langkah konfigurasi account Gmail dan Thunderbird (kurang lebih sama seperti di Outlook).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p style="text-indent: 27pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Aktifkan POP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Aktifkan dahulu fasilitas POP di account Gmail Anda. Silakan login ke account Gmail Anda, lalu klik tombol Mail Setting di bagian kanan atas halaman. Masuklah ke tab Forwarding and POP (&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Meneruskan dan POP/IMAP). Aktifkan pilihan &lt;strong&gt;Enable POP for all mail&lt;/strong&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Simpanlah pengaturan dengan klik tombol &lt;strong&gt;Save Changes&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;  &lt;div&gt;&lt;strong&gt;2. Setting POP di Thunderbird &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span&gt;Bukalah e-mail client Thunderbird dan buatlah satu account baru dengan klik menu Tools &gt; Account Settings &gt; Add Account. Pada kotak dialog pertama, pilih &lt;strong&gt;E-mail Accoun&lt;/strong&gt;t, lalu klik Next. Di kotak dialog selanjutnya, isi nama Anda serta alamat e-mail Anda di Gmail. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div&gt;3. &lt;strong&gt;. Setting POP di Thunderbird &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span&gt;Pada kotak dialog selanjutnya, pilih POPdan isikan &lt;strong&gt;pop.gmail.com&lt;/strong&gt; di bagian Incoming Server. Dua kotak dialog selanjutnya Anda isi dengan nama pengguna dan nama account Anda. Klik &lt;strong&gt;Next&lt;/strong&gt;, lalu akhiri dengan klik &lt;strong&gt;Finish&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div&gt;4. &lt;strong&gt;Setting POP di Thunderbird &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span&gt;Konfigurasi POP di Thunderbird belum selesai, lho. Klik menu Tools &gt; Account Settings, lalu klik nama account Gmail yang baru saja dibuat. Klik di bagian Server Settings. Isikan &lt;strong&gt;pop.gmail.com&lt;/strong&gt; pada bagian Server name. Aktifkan pilihan SSL untuk mengacak jalur komunikasi Anda dengan server mail Gmail dan pastikan bahwa port yang digunakan adalah &lt;strong&gt;995, &lt;/strong&gt;lalu klikOK.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div&gt;&lt;strong&gt;5. Setting SMTP di Thunderbird&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span&gt;Sekarang set POP pada server SMTP (outgoing). Klik bagian &lt;strong&gt;Outgoing Server (SMTP),&lt;/strong&gt; lalu klik &lt;strong&gt;Add&lt;/strong&gt;. Isikan &lt;strong&gt;smtp.gmail.com&lt;/strong&gt; pada bagian Server Name. Aktifkan pilihan &lt;strong&gt;TLS &lt;/strong&gt;untuk mengamankan komunikasi Anda dengan server mail Gmail dan pastikan port yang digunakan adalah &lt;strong&gt;587&lt;/strong&gt;. Aktifkan pilihan Use name and Password. Jika sudah, klik OK.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div&gt;&lt;strong&gt;6. Tes Konfigurasi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span&gt;Nah, sekarang silakan tarik e-mail dari Gmail dengan klik tombol Get Mail dan isikan password login ke account Gmail Anda. Kita lihat, e-mail-e-mail baru kita di Gmail masuk ke Inbox Thunderbird.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Bagaimana kalau Anda menggunakan Yahoo Mail? Caranya kurang lebih sama; cuma Anda harus meng-install dulu aplikasi YPOPs. Aplikasi ini akan menjadi perantara server mail Yahoo dengan komputer Anda. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Setelah di-install, jalankan YPOPs dan beri sedikit konfigurasi pada bagian Network. Isikan nilai IP localhost atau loopback, yaitu &lt;strong&gt;127.0.0.1&lt;/strong&gt; pada bagian &lt;strong&gt;Bind on IP address&lt;/strong&gt;. Pada bagian &lt;strong&gt;POP3 port&lt;/strong&gt;, isikan nilai &lt;strong&gt;110&lt;/strong&gt;. Aktifkan pilihan SMTP dan isikan nilai &lt;strong&gt;25&lt;/strong&gt; pada bagian &lt;strong&gt;SMTP port.&lt;/strong&gt; Jika sudah selesai, klik OK.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Selanjutnya, atur POP di mail client Thunderbird. Buatlah satu account baru dengan klik menu Tools &gt; Account Settings &gt; Add Account. Urutan pembuatan account Yahoo Mail ini pada dasarnya hampir sama dengan pembuatan account Gmail. Bedanya, pada server name (baik POP maupun SMTP) isi dengan &lt;strong&gt;localhost&lt;/strong&gt;. Port yang digunakan menggunakan standarnya (port &lt;strong&gt;110&lt;/strong&gt; untuk POP dan port &lt;strong&gt;25&lt;/strong&gt; untuk SMTP). Setelah selesai, klik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;E-mail dari Inbox kita di Yahoo Mail akan masuk ke dalam Inbox Thunderbird, saat kita klik tombol dan mengisikan password login Yahoo Mail.&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;(InfoKomputer/WIK)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;              &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-6003854879462216558?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/6003854879462216558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=6003854879462216558' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6003854879462216558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6003854879462216558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/yahoo-mail-atau-gmail-sibuk-jangan.html' title='Yahoo Mail atau Gmail Sibuk? Jangan Gusar!'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2137715338677311699</id><published>2008-04-19T11:09:00.000+07:00</published><updated>2008-04-19T11:10:44.282+07:00</updated><title type='text'>Ubah Ukuran Foto secara Online</title><content type='html'>&lt;script type="text/javascript"&gt; function LimitChar(thisobj) {     //var thisobj=event.srcElement;     if (thisobj.value.length==thisobj.maxLength*1) return false; }  function CountChar(thisobj,txtobj) {     //var thisobj=event.srcElement;     if (thisobj.value.length&gt;thisobj.maxLength)          thisobj.value=thisobj.value.substring(0,thisobj.maxLength);     if (txtobj) txtobj.value=thisobj.maxLength-thisobj.value.length; } &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript" src="http://www.kompas.com/script/thumbnailviewer2.js"&gt;&lt;/script&gt;   &lt;script&gt; function changetext(text) {  var elem = document.getElementById("boxtitle");  elem.innerHTML = text; } function changepoto(text) {  var elem = document.getElementById("boxpoto");  elem.innerHTML = text; } &lt;/script&gt;              &lt;table bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="990"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10" valign="top" width="10"&gt; &lt;/td&gt;     &lt;td class="lead" valign="top"&gt;       &lt;div class="breaknewsitem" style="margin-bottom: 10px;"&gt;       &lt;!--  &lt;div style="border:1px solid #990000;padding-left:20px;margin:0 0 10px 0;"&gt;  &lt;h4&gt;A PHP Error was encountered&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Severity: Notice&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Message:  Undefined variable: myxmldetail&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filename: views/read_view.php&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Line Number: 42&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="border:1px solid #990000;padding-left:20px;margin:0 0 10px 0;"&gt;  &lt;h4&gt;A PHP Error was encountered&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Severity: Notice&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Message:  Trying to get property of non-object&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filename: views/read_view.php&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Line Number: 42&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="border:1px solid #990000;padding-left:20px;margin:0 0 10px 0;"&gt;  &lt;h4&gt;A PHP Error was encountered&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Severity: Notice&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Message:  Trying to get property of non-object&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filename: views/read_view.php&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Line Number: 42&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;        --&gt;       &lt;/div&gt;          &lt;!---        &lt;div style="border-bottom:1px solid #EEE; border-top:1px solid #EEE; padding:10px 0; margin-bottom:10px;"&gt;         &lt;div style="float:left; margin-top:5px;" class="tanggalitem"&gt;Rabu, 31 Oktober 2007 | 01:43 WIB&lt;/div&gt;         &lt;div class="artikeltools" style="width:200px;"&gt;          &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_print.gif" /&gt;Print&lt;/a&gt;          &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_email.gif" /&gt;Email&lt;/a&gt;          &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_rss_kecil.gif" /&gt;RSS&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;         &lt;div style="clear:both"&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/div&gt;          &lt;div class="tanggalitem" style="margin:10px 0px 10px 0px; border-bottom:#f1f1f1 solid 1px; padding-left:445px; padding-bottom:10px;"&gt;     Artikel dari : &lt;img src="images/logo_chip.gif" width="58" height="18" /&gt;     &lt;/div&gt;     --&gt;          &lt;div class="isiartikel" id="boxisiberita"&gt;           &lt;div class="judulheadline"&gt;             &lt;div class="isiartikel"&gt;                 &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;                            &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;                 &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/18/113437p.jpg" border="0" width="298" /&gt;                 &lt;/div&gt;                                                                                                                       &lt;/div&gt;                                                                                                                                              &lt;/div&gt;                                                    &lt;/div&gt;                                &lt;div class="isiartikel"&gt;                   &lt;p&gt;&lt;span&gt;Inilah utiliti yang pas bagi siapa pun, termasuk pemilik kamera digital, Webmaster, dan mereka yang sedang di luar kantor, yang ingin cepat mengubah ukuran (resize) image digital tanpa repot pasang software apa pun di komputer. Juga tidak perlu buka program editor image apa pun.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Yang perlu hanyalah koneksi ke Internet. Ya, sebab utiliti ini bekerja secara online. Cara memanfaatkannya mudah sekali, cuma perlu tiga langkah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Pertama-tama tentu saja kita harus berkunjung ke situs online resize2mail (http://www.resize2mail.com). Lalu lakukan langkah pertama: pilih image yang ingin diubah ukurannya dengan menekan Browse. Perhatikan, hanya format file JPG dan GIF yang bisa diterima di sini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span&gt;Langkah kedua, pilih ukuran baru yang Anda inginkan dari daftar yang tersedia. Setelah itu, klik Okay, dan tunggu sampai halaman berikutnya muncul. O ya , jika koneksi Internet Anda lambat, Anda terpaksa akan menunggu cukup lama untuk proses ini.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Nah, selesai sudah!. Simpanlah image yang sudah diubah ukurannya itu ke harddisk di PC Anda. Jika perlu, sebelum menyimpan image, Anda dapat melakukan crop (pemotongan) gambar langsung di situs ini.  Nah, ukuran gambar Anda sudah diperkecil, dan siap untuk di-e-mail  ke semua teman, keluarga atau rekan kerja Anda, atau dipajang di sebuah situs.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;              &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Wiwiek Juwono&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2137715338677311699?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2137715338677311699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2137715338677311699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2137715338677311699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2137715338677311699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/ubah-ukuran-foto-secara-online.html' title='Ubah Ukuran Foto secara Online'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3332400384122573203</id><published>2008-04-19T11:07:00.000+07:00</published><updated>2008-04-19T11:09:08.410+07:00</updated><title type='text'>Tayangkan Video ke Seluruh Penjuru</title><content type='html'>&lt;div class="isiartikel"&gt;                 &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;                            &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;                 &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/07/143911p.jpg" border="0" width="298" /&gt;                 &lt;/div&gt;                                                                       &lt;div id="boxpoto" style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/tekno.php/read/xml/2008/04/14/11020160/tayangkan.video.ke.seluruh.penjuru#" style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102); text-decoration: none;"&gt;Sean Gallup/Getty Images&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;                             &lt;div id="boxtitle" style="margin-bottom: 0px; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Situs youtube&lt;/div&gt;                   &lt;/div&gt;                                                                                                                                              &lt;/div&gt;                                                    &lt;/div&gt;                                &lt;div class="isiartikel"&gt;                   &lt;p&gt;SETELAH 20 tahun berpisah, Anda dan rekan-rekan  mengadakan reuni. Anda mendokumentasikan acara itu dengan kamera video. Tentu semua teman ingin mendapatkan salinannya agar bisa memiliki kenangan akan acara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah harus mengirimkan CD rekaman ke satu per satu kawan yang jumlahnya bisa ratusan? Ugh! Mengirimkannya via e-mail sebagai attachment pun kurang efektif, karena file video berukuran besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Solusinya adalah: online video sharing. Tahu YouTube dong? Ya, ini adalah salah satu situs penyedia layanan online video sharing. Dengannya, Anda bisa menaruh file video file, yang kemudian bisa disaksikan dan dinikmati oleh netter mana pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus di atas, Anda tinggal mengirimkan link dari halaman video yang Anda upload ke teman-teman, dan minta mereka untuk menikmatinya langsung dari situs Web tersebut. Jika perlu, mereka pun bisa menyimpannya (meskipun resolusinya cenderung "mungil").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manfaatkan Video Sharing Service&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;YouTube (www.youtube.com) adalah situs berbagi video yang paling populer, dan sempat diblokir pemerintah kita gara-gara film Fitna. Namun Anda tidak harus menggunakan YouTube, sebab ada sekitar 100 layanan online video sharing tersebar di jagat maya. Anda bisa memilih sesuai kebutuhan dan keperluan, serta fasilitas yang diberikan. Kecenderungannya, sejumlah layanan kini mengkhususkan diri pada satu atau sedikit tema video saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pakai layanan ini sebenarnya hampir sama dengan layanan e-mail atau foto sharing. Setelah mendaftar sebagai member, Anda bisa mulai meng-upload video yang hendak dibagi ke netter lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format video biasanya telah ditentukan. Meskipun ada yang membebaskan anggotanya untuk menggunakan format apapun, layanan akan mengkonversinya menjadi format standar tertentu. Biasanya setiap layanan juga membatasi durasi film dan kapasitas simpan video untuk para anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pilihannya Beraneka&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pilihan layanannya memang sangat luas. Namun, sejumlah layanan sudah dianggap sebagai layanan jempolan dan wajib untuk dicoba karena beberapa kelebihannya. Semisal YouTube, yang cocok bagi Anda yang ingin videonya juga bisa ditampilkan atau disisipkan ke layanan Web lain seperti blog dan online market, seperti Friendster, eBay, Blogger, hingga MySpace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan tersebut, layanan vSocial (www.vsocial.com) layak dicoba. Video yang Anda simpan di sana selanjutnya bisa Anda sisipkan ke akun di layanan MySpace, Typepad, Blogger, del.icio.us, Flickr, Blog It!, sampai situs Web pribadi. Layanan ini juga memungkinkan Anda mengedit video secara sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan VideoEgg (www.videoegg.com) juga memiliki fasilitas edit video meskipun sebatas trimming (memotong durasi). Proses upload video di sini sangatlah gampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau video sharing berfasilitas edit komplet? Mampir ke www.jumpcut.com. Anda layaknya menggunakan aplikasi pengedit video di sini, tetapi berbasis online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudahan upload tentu saja harus menjadi syarat mutlak. Maklum saja, mengelola video file berukuran besar akan tambah merepotkan jika proses upload-nya ruwet ditambah koneksi yang lambat.. Jika ingin kemudahan, situs-situs ini wajib Anda sambangi: www.brightcove.com, www.revver.com, www.blip.tv, www.veoh.com, soapbox.msn.com, dan vids.myspace.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau ukuran video file yang hendak Anda siarkan besar? Gampang. Cari saja layanan yang menyediakan kuota video besar dalam sekali upload. Rata-rata layanan ini membatasi ukuran sekitar 100MB. Namun, jika Anda menggunakan layanan sharing KiwiVid (www.kiwivid.com) dan Vimeo (www.vimeo.com), Anda bisa meng-upload sekali jalan sampai - masing-masing - 200 dan 250 MB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang besar? Cicipi Vmix (www.vmix.com) dan Viddler (www.viddler.com) dengan kapasitas 350MB dan 500MB. Jika itu pun masih terasa kurang, misalnya Anda ingin meng-upload video reuni yang berdurasi lama, gunakan www.photobucket.com dengan kuota 1GB (berbayar) atau stage6.divx.com yang berkapasitas supergede, mencapai 2GB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa untuk mencicipi layanan video sharing www.ourmedia.org, www.metacafe.com, www.dailymotion.com, dan www.grouper.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Video Sharing Tematik&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya, seperti yang dikemukakan di awal, trend video sharing service ini tampaknya semakin tersegmentasi. Sejumlah layanan hanya menerima upload video dengan tema tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, Anda ingin meng-upload video tutorial tentang sesuatu hal, seperti berkebun, memasak kue, dan sebagainya. Layanan MonkeySee (www.monkeysee.com) adalah tempat yang tepat. Di sini juga Anda bisa melihat video tutorial lainnya, mulai dari soal otomotif, edukasi, fesyen, kesehatan, olahraga, sampai panduan mendidik anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula www.scivee.tv. Di sini Anda bisa melihat video hasil penelitian yang di-upload oleh sejumlah ahli mengenai berbagai bidang ilmu pengetahuan. Situs sejenis adalah www.scitalks.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Video sharing service yang berkaitan dengan agama juga ada lho. Anda umat Kristiani bisa menyaksikan aneka video siraman rohani para pendeta sampai video klip lagu rohani di www.godtube.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk umat Muslim, silakan kunjungi www.islamictube.com. Anda bisa meng-upload video berkaitan dengan ilmu Alqur'an atau menikmati khutbah dari ulama-ulama Islam dari penjuru dunia. Video feature mengenai suatu polemik pun tersedia. Untuk kaum Yahudi, tersedia situs www.jewtube.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan video untuk mengorbitkan lewat dunia maya cocok buat Anda yang ingin beken. Jika suka berkaraoke, rekam kegiatan menyanyi Anda dan siarkan lewat www.mydvdkaraoke.com atau www.fancovers.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggemar Friendster atau MySpace tampaknya juga harus mencoba Vator (www.vator.tv). Jika di Friendster Anda hanya menampilkan data personal dalam bentuk teks dan foto saja, di Vator Anda bisa memperkenalkan diri lewat video rekaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan sharing video khusus lainnya antara lain Strmz (strmz.jot.com) untuk Anda yang suka mencomot rekaman siaran TV; Stupid Videos (www.stupidvideos.com) yang menyediakan video-video lucu dan konyol; Pawshow (www.pawshow.com), layanan video seputar hewan peliharaan, Rouxbe (www,rouxbe.com), untuk berbagi video resep makanan; dan Teacher Tube (www.teachertube.com), sharing video pengalaman mengenai edukasi yang cocok bagi para guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gampang Mencari Video&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Proses mencari video yang sesuai keinginan dari video sharing service gampang-gampang susah. Anda butuh layanan pencari yang akan menelusuri video dari aneka layanan sharing video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal 2000-an, search engine www.alltheweb.com mungkin salah satu pioner untuk pencarian video di jagat maya. Kini, pilihannya pun lumayan banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua search engine memiliki fasilitas ini sekarang. Ada www.blinkx.com, www.altavista.com/video, www.truveo.com, video.aol.com, www.fooooo.com, video.google.com, video.search.yahoo.com, www.ulinkx.com,dan www.vidsea.com.Google sendiri tak hanya berlaku sebagai pencari video, tetapi juga layanan sharing video, seperti adiknya YouTube.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mencomot Video&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Umumnya layanan video sharing menggunakan format video FLV (Flash Video) yang muncul sekitar empat tahun lalu. Selain ringan, tampilan format ini tetap apik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tersiar di situs video sharing, video file ini tak serta merta dapat dijumput. Ada caranya tersendiri. Selama ini ada dua cara untuk melakukannya: menggunakan software bantuan atau memanfaatkan situs pen-download video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk cara pertama, Anda perlu meng-install software seperti YouTube Downloader 2.1.6, Youtube Grabber 3.1 , Youtube EXE 1 , YouTube Grabber 4.2.7 , dan aplikasi sejenis lainya. Anda bisa mengambil aplikasi-aplikasi tersebut, yang umumnya gratis, dari situs penyedia program, seperti Download.com atau Tucows.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pakainya sangat mudah. Copy dulu alamat link dari video yang hendak diambil. Selanjutnya, salin ke dalam kotak pencarian di aplikasi, dan selanjutnya program akan men-download-nya untuk Anda. Kami sarankan untuk memakai YouTube Downloader, karena program ini juga mampu mengubah format FLV ke format video lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kedua adalah menyambangi situs pendownload video seperti www.keepvid.com, javimoya.com/blog/youtube_en.php, www.downloadandsaveyoutubevideos.info, www.zamzar.com, www.youtubia.com, www.vidgrab.com, atau www.vixy.net. Tanpa harus meng-install program, Anda cukup memasukkan link lokasi video ke kotak download yang ada di halaman situs-situs tersebut. Setelahnya, video akan diambil setelah Anda menentukan folder simpannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terserah Anda pilih yang mana. Begitu pun untuk layanan sharing videonya. Semuanya bisa dipakai gratis untuk segala keperluan dan kebutuhan. Anda yang menentukan. Selamat mencari dan men-download. (&lt;strong&gt;InfoKomputer/WIK&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3332400384122573203?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3332400384122573203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3332400384122573203' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3332400384122573203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3332400384122573203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/tayangkan-video-ke-seluruh-penjuru.html' title='Tayangkan Video ke Seluruh Penjuru'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-5888871378884234639</id><published>2008-04-19T11:04:00.000+07:00</published><updated>2008-04-19T11:05:48.922+07:00</updated><title type='text'>Asus Rilis Eee PC dengan Layar 8,9 Inci</title><content type='html'>&lt;div class="isiartikel"&gt;                 &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;                            &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;                 &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/18/173633p.jpg" border="0" width="298" /&gt;                 &lt;/div&gt;                                                                       &lt;div id="boxpoto" style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/tekno.php/read/xml/2008/04/18/15392848/asus.rilis.eee.pc.dengan.layar.89.inci#" style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102); text-decoration: none;"&gt;Asus&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;                             &lt;div id="boxtitle" style="margin-bottom: 0px; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Eee PC 900&lt;/div&gt;                   &lt;/div&gt;                                                                                                                                              &lt;/div&gt;                                                    &lt;/div&gt;                                                   &lt;strong&gt;JAKARTA, JUMAT&lt;/strong&gt; - Hanya berselang beberapa bulan dari rilis pertamanya, Asus kini memperkenalkan laptop mungil Eee PC generasi kedua. berbagai perubahan dilakukan, antara lain layar lebih besar, memori lebih besar, media penyimpan lebih besar, termasuk fitur teknologi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur yang jelas membedakan dengan tipe pertama adalah lebar layarnya. Asus Eee PC 900 telah dilengkapi layar 8,9 inci dan mampu menampilkan resolusi hingga 1024x600. Tipe sebelumnya menggunakan layar 7 inci dan resolusi 800x480. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, media penyimpan data yang ditawarkan lebih besar. Untuk tipe yang mengunakan Windows XP dilengkapi solid state disc 12 GB, sedangkan yang menggunakan Linux 20 GB. Kedua tipe juga dilengkapi memori DDR 2 sebesar 1 GB, lebih besar dari sebelumnya. Meski sama-sama masih menggunakan prosesor Intel Celeron, Eee PC 900 akan menggunakan frekuensi maksimal pada 900 MHz, tidak seperti veris pertama yang hanya bekerja pada 630 MHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asus Eee PC 900 juga dilengkapi teknologi navigasi yang lebih menarik dengan fitur FingerGlide. Dengan dua ujung jari yang digeser bersamaan di permukaan touch pad, mislanya, pengguna dapat melakukan pembesaran gambar yang terlihat di layar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asustek, perusahaan pembuatnya, yang berpusat di Taiwan juga mengklaim baterai pada Eee PC 900 tahan hingga 3,5 jam. Fitur lainnya sama dengan tipe sebelumnya, seperti kamera web 1,3 megapixel, slot SD/MMC, 3 slot USB, dan WiFi 802.11 b/g.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski dengan layar maupun ruang penyimpan lebih besar, beratnya tetap dapat dipertahankan di bawah 1 kilogram. Asus mengakui perubahan pada dilakukan pada versi kedua ini merupakan hasil masukan para pengguna versi pertama yang menembus angka satu juta unit dalam waktu sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masukan penting dari bermacam-macam pengguna telah kami diterima mendorong kami untuk membuat pilihan lebih bayak untuk memenuhi permintaan yang berbeda-beda," ujar Jerry Shen, CEO Asus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eee PC 900 akan tersedia mulai 1 Mei 2008 dengan harga jual sekitar 499 dollar AS.(&lt;strong&gt;VNUNET/PHYSORG/WAH&lt;/strong&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-5888871378884234639?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/5888871378884234639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=5888871378884234639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5888871378884234639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5888871378884234639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/asus-rilis-eee-pc-dengan-layar-89-inci.html' title='Asus Rilis Eee PC dengan Layar 8,9 Inci'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7966428790686392778</id><published>2008-04-16T11:01:00.000+07:00</published><updated>2008-04-16T11:02:28.364+07:00</updated><title type='text'>Menyoroti Maraknya Komunitas IT di Indonesia</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;   &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 16 April 2008 | 03:04 WIB&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Dunia IT akan dikenal apabila komunitasnya berkembang. Sebut saja India, Singapura, Korea, dan lain-lain komunitas IT-nya sejak beberapa tahun lalu sudah berkembang. Di Indonesia sendiri komunitas IT memang sudah berkembang sejak lama, hanya saja perkembangannya timbul dan tenggelam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak beberapa tahun lalu, komunitas IT khususnya sistem operasi mulai bermunculan, misalnya Komunitas Linux dengan KPLI-nya, komunitas MacOS, MUGI (Microsoft User Group Indonesia), INDC, WSS-ID (Windows Server System Indonesia), dan sebagainya. Dengan banyaknya komunitas IT di Indonesia, diharapkan akan terbentuk masyarakat IT yang handal dan professional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maraknya blog dan portal IT menandakan bahwa masyarakat IT Indonesia sudah semakin berkembang. Dalam komunitas IT, sebenarnya tidak hanya tempat berkumpulnya IT Pro saja, melainkan semua lapisan masyarakat IT di Indonesia, mulai dari IT Pro, Developer, dosen, mahasiswa sampai end user atau pemakai. Komunitasnya sendiri bermacam-macam mulai dari IT Pro, Komunitas Developer, Komunitas MacOS, Komunitas Linux, dan sebagainya. Begitu juga dengan anggotanya juga bermacam-macam, mulai dari IT Professional, Trainer Independent, PNS, dosen, guru, mahasiswa, sampai end user.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkembangnya komunitas IT merupakan pertanda bahwa SDM IT di Indonesia mulai diperhitungkan. Pada dasarnya tujuan utama dari suatu komunitas IT adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman sesama penggunanya. Namun, tentu saja akhirnya akan tumbuh dan berkembang juga peluang bagi kita untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan pekerjaan, pendidikan, dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat IT di Indonesia kini bisa dengan mudah mengikuti perkembangan, karena para IT Pro yang ada di kota-kota besar bisa menuliskan pengalamannya dalam suatu media, bisa blog, portal ataupun milis. Sementara itu masyarakat lainnya terutama yang jauh dari kota besar bisa mendapatkan informasi melalui media blog, milist atau portal yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Portal IT Pro yang saat ini membernya hampir mencapai 10.000 orang merupakan komunitas online yang banyak dikunjungi masyarakat. Portal ini bernama WSS-ID.ORG (Windows Server System Indonesia) dengan alamat http://wss-id.org. Pada portal ini selain menampilkan blog, juga e-book gratis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Portal dengan konsep KPLI (Knowledge, People, Leadership, dan Inovation) ini masih tergolong baru. Di mana knowldge sebagai bottom line dan inovasi berada di ujung garis portal. Dalam dunia komunitas knowledge merupakan hal yang sangat vital, yang datang dari orang-orang yang hebat, orang-orang yang memiliki leadership sehingga mampu menciptakan inovasi baru. Dengan adanya portal IT Pro bisa membawa Indonesia sebagai negara terpandang di industri IT dunia. Karena bukan tidak mungkin jika dari portal ini suatu saat akan muncul inovasi-inovasi baru untuk mendukung perkembangan IT di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komunitas lain yang juga termasuk cukup dikenal adalah MUGI (Microsoft User Group Indonesia) dengan alamat http://www.mugi.org. Komunitas ini sampai sekarang tetap eksis dan terus melebarkan sayapnya ke berbagai daerah dan perguruan tinggi di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu kelompok lain yang mengkhususnya dalam dunia desain adalah Desainer Comunity atau cebeijo ini mempunyai alamat http://cabeijo.com. Aktifitasnya tetap mengandalkan online community yang di dalamnya mengupas berbagai hal yang berhubungan dengan desain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komuci User Group dengan alamat http://komuci.net adalah komunitas fokus pada komunitas mobile dengan tujuan bisa saling berkomunikasi dan interaksi sesama manusia. Pada bidang bisnis, komunikasi juga telah menjadi tulang punggung berbagai keputusan, kebijakan, serta keberhasilan bisnis. Bersamaan dengan tumbuhnya teknologi informasi di dunia, kehidupan bergeser ke suatu konsep intelligent evironment suatu lingkungan kehidupan yang terintegrasi dengan teknologi untuk memberi suatu kehidupan yang lebih baik. Pada bidang komunikasi hal ini dapat ditelaah melalui lahirnya berbagai dukungan komunikasi yang bervariasi, sehingga melahirkan konsep multimodal communications.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau Anda lebih suka memanfaatkan e-mail untuk berbagi pengalaman sesama pengguna komputer di Indonesia bisa memanfaatkan fasilitas miling list atau milist. Saat ini hampir semua komunitas memanfaatkan media ini untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Hanya saja bagi pengguna yang enggan membuka e-mail atau space e-mail-nya terbatas mungkin akan lebih baik apabila memanfaatkan media lain seperti forum atau blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Milinglist memang masih banyak digunakan oleh komunitas IT di Indonesia dan masih diyakini tergolong ampuh untuk saling tukar menukar informasi. Hanya saja kalau menggunakan media ini akan membebani mailbox, apalagi apabila komunitas tersebut sudah semakin besar, maka pemanfaatan mailinglist jelas kurang efektif, terutama bagi mereka yang memanfaatkan e-mail gratisan. Semakin banyak anggota yang mendaftar atau join akan semakin banyak pula e-mail yang masuk ke dalam mailbox kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak sedikit komunitas IT di Indonesia yang memanfaatkan forum di yahoogroup, karena selain gratis juga diyakini pengunjungnya cukup banyak. Karena sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan fasilitas e-mail di yahoo.com atau yahoo.co.id. Dengan adanya dalam suatu komunitas tidak hanya anggota saja yang bisa membaca, masyarakat umum pun bisa membacanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memang saat ini tersedia blog baik gratisan maupun membuat sendiri dengan membeli sebuah domain. Bagi komunitas yang sudah besar tentu akan membangun servernya sendiri, karena isi atau contentnya bisa disesuaikan dengan kebutuan dan perkembangan teknologi. Sebagai contoh Windows Server System Indonesia menyediakan berbagai fasilitas mulai dari blog, video, galeri, forum, e-book, artikel dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memang cukup banyak komunitas IT di Indonesia. Mungkin kalau dibandingkan dengan negara berkembang lainnya, di Indonesia komunitas IT termasuk paling banyak dan menyebar di seluruh Indonesia. Namun demikian dengan semakin berkembangnya komunitas IT diharapkan sumber daya IT Indonesia bisa diandalkan untuk mengisi pembangunan yang masih jauh membentang. Yang lebih penting lagi dalam sebuah komunitas jangan mencari kelemahan suatu produk, berbau politis, menjelek-jelekan produk tertentu, karena semua teknologi pada dasarnya untuk mensejaherakan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Tutang Pranata Komputer Madya- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7966428790686392778?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7966428790686392778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7966428790686392778' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7966428790686392778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7966428790686392778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/menyoroti-maraknya-komunitas-it-di.html' title='Menyoroti Maraknya Komunitas IT di Indonesia'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3606508117567688555</id><published>2008-04-16T11:00:00.000+07:00</published><updated>2008-04-16T11:01:19.480+07:00</updated><title type='text'>Memblokir GSM</title><content type='html'>&lt;div id="judulartikelcetak"&gt;Heningkan Gangguan Ponsel&lt;/div&gt;  &lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;   &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 16 April 2008 | 03:01 WIB&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Di tengah kemajuan teknologi telekomunikasi dan kehadiran ponsel di mana-mana ternyata sering kali menjadi persoalan tersendiri. Kita sering merasa betapa menyebalkan ketika sedang menjelaskan sesuatu di depan orang banyak, ada suara dering ponsel masuk atau ada orang yang tidak konsentrasi karena sibuk mengirim SMS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, di sekolah pun ponsel menjadi sarana baru bagi para murid untuk menerima berbagai soal ujian atau tes dengan tukar-menukar SMS untuk mengetahui jawaban pada saat ulangan. Dalam keadaan seperti ini, guru pun harus lebih jeli karena ponsel bisa dibuat tidak berdering dan hanya bergetar menandakan ada SMS yang diterima si murid yang curang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghadapi keadaan seperti ini, ada alat yang mulai diperjualbelikan di pasar untuk memblokir sinyal ponsel untuk radius ruangan tertentu. Perangkat yang tidak memiliki merek buatan RRC ini dijual dengan harga sekitar Rp 700.000. Perangkat ini bisa dimiliki oleh siapa saja karena memang sejauh ini masih belum jelas sistem pengaturan memblokir sinyal frekuensi seluler yang berada di sekeliling kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perangkat GSM jammer yang lebih kecil (foto atas) dikenal dengan seri 101A, berukuran 4,5 x 10 x 1,8 cm dengan berat 150 gram. Alat ini mampu membentengi masuknya sinyal seluler untuk radius 3-15 meter. Sedangkan untuk perangkat yang lebih besar dikenal hanya dengan seri 101E (foto bawah) memiliki berat 1,3 kg dan memiliki kemampuan untuk menahan sinyal seluler untuk radius 10-40 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua perangkat penghalang sinyal seluler ini bisa digunakan untuk menahan sinyal CDMA pada frekuensi 850-894 MHz, sinyal GSM pada frekuensi 925-960 MHz, sinyal CDMA pada frekuensi 1.900-1.980 MHz, dan sinyal 3G pada frekuensi 2.110-2.170 MHz. Dalam percobaan yang dilakukan Kompas, dibutuhkan waktu 3 menit, semua ponsel yang berada pada jangkauan GSM jammer ini tidak mendapat sinyal dari antena seluler terdekat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, dalam percobaan Kompas, ada beberapa ponsel yang ternyata tidak bisa dibendung oleh produk buatan China ini. Ponsel keluaran terbaru, misalnya, tidak bisa dibendung atau membutuhkan waktu yang lama baru kehilangan sinyal akibat pemblokiran perangkat GSM jammer ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perangkat ini akan berguna di lingkungan penjara, rumah sakit, sekolah, dan beberapa instansi penting yang harus dilindungi. Untuk para dosen atau mereka yang rajin memberikan ceramah, perangkat ini pun menjadi teman sehingga orang-orang bisa menyimak kuliah atau isi ceramah tanpa harus diganggu dengan nada dering panggilan masuk ponsel. Dan pasti semua orang senang karena tidak mendengar nada dering selama beberapa saat. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3606508117567688555?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3606508117567688555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3606508117567688555' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3606508117567688555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3606508117567688555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/memblokir-gsm.html' title='Memblokir GSM'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7740186160861214361</id><published>2008-04-16T10:59:00.000+07:00</published><updated>2008-04-16T11:00:28.240+07:00</updated><title type='text'>Bekerja Melindungi Komputer</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/16/2739513p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="221" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;          &lt;div align="right"&gt;&lt;span class="txfotocetak"&gt;    RENE L PATTIRADJAWAN / &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Salah satu persoalan akibat kemajuan teknologi komunikasi informasi adalah membesarnya penggunaan energi listrik. Sudah bisa dipastikan di setiap tempat, baik di kantor maupun perumahan, penggunaan komputer sekarang menjadi hal yang biasa seperti halnya lemari es dan pendingin ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalannya, ketika beban listrik penggunaan tidak lagi bisa ditampung oleh gardu listrik atau pada sumber pasokan yang disediakan perusahaan listrik, kita pun akan bersungut dan mulai sumpah serapah karena lupa untuk menyimpan karya tulis yang sedang dikerjakan pada komputer. Situasi ini pun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam interaksi kita menggunakan komputer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;American Power Conversion Corporation (APC) asal AS, yang bergerak dalam memberikan perlindungan menyeluruh solusi cadangan listrik, memiliki jawaban dalam menghadapi persoalan listrik yang memang menjadi isu para pengguna komputer di mana saja di dunia. Ada berbagai produk yang dikeluarkan APC untuk memberikan perlindungan daya listrik yang dikenal dengan sebutan UPS (Uninterruptible Power Supply) dengan berbagai ukuran dan keperluan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang banyak digunakan untuk para pengguna komputer adalah produk APC Back-UPS RS 500VA untuk digunakan di lingkungan bisnis. Perangkat RS 500VA ini memiliki empat rongga listrik untuk melakukan back-up atas tiga jenis perangkat listrik, seperti komputer, monitor, dan printer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perangkat ini juga memiliki proteksi untuk telepon yang sering kali mengalami gangguan, terutama saat musim hujan. Yang menarik dari produk RS 500VA ini adalah kemampuannya menyimpan dan mengalirkan listrik selama 43 menit ketika aliran listrik putus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, jangka panjang listrik yang tersimpan akan sangat tergantung dari berapa banyak perangkat yang terhubung menggunakan RS 500VA buatan APC ini. Biasanya waktu 30 menit cukup panjang untuk melakukan berbagai tindakan untuk menyimpan pekerjaan yang sedang dilakukan di komputer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produk APC lain yang menarik adalah Power Inverter (foto bawah) yang bisa digunakan di mobil atau di dalam pesawat. Power Inverter ini memiliki dua pilihan sumber tenaga listrik. Untuk di dalam kendaraan bisa melalui rongga pemantik api, sedangkan di dalam pesawat menggunakan adapter yang biasanya disambung pada bagian tempat duduk pesawat. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7740186160861214361?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7740186160861214361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7740186160861214361' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7740186160861214361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7740186160861214361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/bekerja-melindungi-komputer.html' title='Bekerja Melindungi Komputer'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7510925825744777721</id><published>2008-04-16T10:58:00.001+07:00</published><updated>2008-04-16T10:58:41.973+07:00</updated><title type='text'>Bersatunya Koneksi Nirkabel Perangkat UMPC</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;  &lt;div class="txtartikelcetak"&gt; &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 16 April 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Menggabungkan kemajuan teknologi komunikasi dan teknologi informasi menjadi produk yang kecil, mudah dibawa-bawa, serta bisa diandalkan memang tidak mudah. Kehadiran teknologi 3G (baca triji) termasuk turunannya 3,5G HSDPA yang dicangkokkan ke dalam komputer notebook menjadi tren penting karena mobilitas manusia semakin tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu upaya yang dilakukan Fujitsu dalam memperkenalkan dan meningkatkan mobilitas produk dalam kategori Ultra Mobile PC (UMPC) adalah menambah fitur koneksi kecepatan tinggi memanfaatkan teknologi seluler wireless broadband.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fujitsu, perusahaan asal Jepang yang dikenal menghadirkan produk-produk notebook kecil yang inovatif, memperkenalkan seri LifeBook U1010 yang diperbarui dengan integrasi teknologi 3,5G dan HSDPA yang bisa meningkatkan koneksi sampai dengan 3,6 Mbps. Sebenarnya, seri ini sama dengan seri U1010 sebelumnya dengan beberapa perbedaan pada fitur teknologi 3,5G serta bentuknya yang sedikit berubah menampilkan dua sisi yang menonjol sebagai antena pada bagian monitor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, perbedaan dengan seri U1010 sebelumnya adalah tampilan warnanya. Seri U1010 tanpa 3,5G memiliki warna putih pada bagian penutup monitor. Sedangkan seri U1010 3,5G berwarna hitam, memberikan akses perbedaan bahwa perangkat ini adalah perangkat futuristik seperti pada film fiksi ilmiah, sci-fi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua fitur koneksi nirkabel dimiliki oleh U1010 3,5G ini, termasuk akses nirkabel ke hotspot menggunakan teknologi 802.11a/b/g menggunakan cip Atheros Super AG untuk koneksi cepat ke hotspot. Menggunakan prosesor Intel A110 kecepatan 800 MHz dan memori 1 GB, U1010 3,5G juga dilengkapi dengan koneksi Bluetooth.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena banyaknya koneksi nirkabel pada komputer UMPC buatan Fujitsu ini, diperlukan tempat tambahan untuk memasang berbagai antena. Ini antara lain yang menjadikan produk Fujitsu U1010 3,5G memiliki bagian menonjol di sisi monitor, sebagai tempat berbagai antena agar bisa bekerja secara sempurna. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7510925825744777721?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7510925825744777721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7510925825744777721' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7510925825744777721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7510925825744777721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/bersatunya-koneksi-nirkabel-perangkat.html' title='Bersatunya Koneksi Nirkabel Perangkat UMPC'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-6072417033766801992</id><published>2008-04-16T10:57:00.001+07:00</published><updated>2008-04-16T10:57:53.061+07:00</updated><title type='text'>Menikmati Kemajuan Teknologi LCD</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/16/2739432p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="224" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    RENE L PATTIRADJAWA / &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Tanpa terasa, penggunaan monitor mulai bergeser ke penggunaan teknologi LCD (Liquid Crystal Display) menggantikan teknologi CRT (Cathode Ray Tube) yang sudah puluhan tahun melayani para pengguna komputer dalam melakukan berbagai aktivitas. Skala ekonomi produksi monitor menggunakan LCD pun sudah menjadi semakin murah sehingga terjangkau oleh kebanyakan orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk penggunaan komputer, monitor LCD yang sekarang dianggap terjangkau dan banyak digunakan adalah berukuran 15 inci (diagonal 38 cm) sebagai langkah pertama mengganti monitor CRT yang selama ini digunakan. Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan untuk berpindah menggunakan monitor LCD, terutama karena daya listrik yang digunakannya rendah dan hemat energi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertimbangan lain adalah karena desainnya yang tipis berbeda dengan monitor CRT yang besar, monitor LCD menjadi lebih artistik di berbagai ruangan, di kantor ataupun rumah. Para pengguna komputer pun merasa menjadi bagian masa depan dengan desain monitor LCD yang futuristik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka yang sudah lama menggunakan monitor berukuran 15 inci juga mulai mempertimbangkan untuk menggunakan monitor LCD yang lebih besar berukuran 17 inci (diagonal 41,3 cm), karena penampang yang lebih lebar dan terasa sesuai di tengah ledakan informasi karena akses ke jaringan internet semakin cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ramah lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Belum lama ini, monitor LCD merek AOC yang diproduksi oleh TPV Technology Limited memperkenalkan monitor baru seri 716Vwy berukuran 17 inci berwarna hitam dengan akses garis pada bagian bawah. Monitor asal pabrikan milik orang Indonesia (baca juga Kompas 17/10/2005) yang berpusat di Provinsi Fujian, RRC, diharapkan menjadi monitor LCD yang menggantikan penggunaan monitor CRT yang sudah tidak ramah lingkungan karena tidak hemat energi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbeda dengan monitor 17 inci pada umumnya, AOC 716Vwy ini menggunakan teknologi widescreen yang terasa lebih lebar. Dengan daya listrik 37 watt menggunakan teknologi TFT Active Matrix, produk buatan AOC ini memiliki rasio kontras 1500:1 yang cukup jelas dan jernih untuk digunakan siapa saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan resolusi maksimum 1440 x 900 piksel, AOC 716Vwy memiliki dua rongga masukan yang terhubung ke rongga VGA komputer, masing-masing analog dan DVI-D untuk memberikan kualitas tayangan yang memuaskan para pengguna. Untuk kategori monitor LCD, AOC memiliki beberapa seri dengan yang terkecil berukuran 15 inci dan terbesar 22 inci pada seri 2217Pwc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Monitor AOC 716Vwy juga sangat tipis sehingga memungkinkan ditempel di dinding untuk memberikan suasana futuristik di ruang penggunanya. Cahaya yang dihasilkan monitor buatan Provinsi Fujian ini terasa terlalu terang pada posisi normal sehingga perlu pengaturan yang memadai sesuai dengan kondisi ruang untuk menikmatinya. Namun, harganya yang terjangkau bisa dipastikan akan menarik minat orang-orang yang ingin menjadi bagian dari kemajuan teknologi LCD. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-6072417033766801992?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/6072417033766801992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=6072417033766801992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6072417033766801992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6072417033766801992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/menikmati-kemajuan-teknologi-lcd.html' title='Menikmati Kemajuan Teknologi LCD'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7699144413023260126</id><published>2008-04-16T10:56:00.001+07:00</published><updated>2008-04-16T10:56:54.911+07:00</updated><title type='text'>Menuju Standardisasi Menu Penggunaan Ponsel Modern</title><content type='html'>&lt;div id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;  &lt;div class="txtartikelcetak"&gt; &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/16/2739532p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="225" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    RENE L PATTIRADJAWANE / &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Salah satu persoalan yang dihadapi di tengah kemajuan teknologi komunikasi informasi adalah banyak produk yang diperkenalkan di pasaran. Karena itu, sering kali masalah kemudahan penggunaan menjadi isu penting terutama pada perangkat-perangkat ponsel canggih yang terus bermunculan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sebagian masyarakat pengguna ponsel, ada keengganan untuk mengganti ponsel mereka dengan model lain karena menghadapi persoalan penggunaan akibat menu yang tidak standar antara ponsel yang satu dan ponsel lainnya. Ponsel Nokia memiliki menu penggunaan yang berbeda dengan ponsel merek Sony Ericsson, Samsung, Philips, atau merek lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beda akses ke menu ponsel, misalnya, menyebabkan orang tetap menggunakan model ponsel baru dari merek yang sama ketimbang mencoba model ponsel baru dari merek lain. Sepertinya, loyalitas para pengguna ponsel diikat melalui penggunaan menu yang digunakan, di mana fungsi yang sama pada berbagai ponsel membutuhkan cara akses dengan penekanan tombol yang berbeda antara satu merek dengan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena terbiasa dengan akses menu menekan tombol berlogo tertentu, ada logo seperti Windows pada ponsel cerdas atau logo seperti atom pada Nokia, para konsumen biasanya secara melekat memilih berdasarkan apa yang mudah diingatnya. Karena memang, pada satu sisi ada kekhawatiran pada banyak orang, terutama mereka yang sudah berusia lanjut, pembelajaran dengan membuka buku manual adalah pekerjaan yang membosankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka umumnya menggunakan kemajuan teknologi komunikasi informasi yang diejawantahkan pada berbagai model ponsel di pasaran hanya pada melakukan panggilan, menerima, mengirim SMS, mengakses kamera ponsel, atau mengakses lagu digital. Padahal, ponsel terbaru sekarang memiliki beragam fitur dan fungsi, dan hanya bisa dimanfaatkan sepenuhnya dengan membaca buku manual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Terasa akrab&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika Kompas mencoba ponsel Samsung terbaru seri SGH i-450, ada perbedaan yang mencolok dan langsung terasa dibandingkan dengan ponsel Samsung sebelumnya. Berbentuk kecil yang terasa nyaman di genggaman, ponsel terbaru buatan Korea Selatan ini hadir dengan cara geser (sliding) pada dua sisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika digeser ke atas, tombol angka ponsel muncul, sedangkan ketika digeser ke bawah, ponsel ini berubah fungsi menjadi pemutar musik digital yang inovatif dengan mengintegrasikan perangkat keras dan lunak sekaligus. Memiliki dimensi 101 x 52 x 17,8 mm, SGH-i450 dengan monitor QVGA ukuran 2,4 inci, menjadi sangat futuristik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang paling menarik adalah ketika mengakses sistem menu ponsel ini. Mereka yang terbiasa dengan sistem menu ponsel Nokia merasakan bahwa Samsung SGH-i450 ini memiliki sistem menu yang sama seperti digunakan pada ponsel Nokia seri N maupun seri E yang menggunakan sistem operasi Symbian S60.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua ikon pada menu SGH-i450 ini akan terasa sangat akrab bagi para pengguna Nokia. Ini pertama kalinya Kompas menggunakan ponsel Samsung tanpa harus membuka buku manual untuk memahami berbagai fungsi yang ada di dalamnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Posisi lanskap&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menggunakan navigasi yang disebut Touch Wheel Navigation, ponsel ini menjadi sangat intuitif bagi siapa saja yang menggunakannya. Bentuknya yang sederhana namun mampu menghasilkan kesan mewah menjadikan SGH-i450 ini menarik siapa saja yang melihatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Samsung SGH-i450 tidak hanya menjadi sebuah ponsel baru. Namun, ponsel ini juga menjadi perangkat multimedia yang menyenangkan untuk mendengarkan musik dalam format digital yang disimpan dalam memori eksternal MicroSD dengan kapasitas sampai dengan 4GB, atau ponsel modern dengan akses 3,5G menghadirkan akses kecepatan tinggi seluler.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ponsel ini memiliki kamera digital dengan resolusi 2 megapiksel menggunakan sensor CMOS yang mampu mengambil foto dalam posisi lanskap. Irama musik yang dihasilkan SGH-i450 ini pun menyenangkan dengan menggunakan earphone stereo berwarna putih. Bahkan dengan menggunakan pengeras suara ponsel ini, irama musik dari fitur radio FM ponsel ini juga jelas dan jernih terdengar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Samsung SH-i450 ini memberikan kesan kehadirannya akan menjadi pelopor penting menuju standardisasi sistem operasi Symbian dengan aplikasi antarmuka pengguna yang mudah dikenali dan digunakan. Dengan demikian, tidak akan ada lagi keraguan orang untuk mengganti ponsel dari satu merek ke merek lain tanpa perlu khawatir tidak bisa menggunakannya atau dianggap menyulitkan hidupnya karena kemajuan teknologi komunikasi informasi.(rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7699144413023260126?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7699144413023260126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7699144413023260126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7699144413023260126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7699144413023260126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/menuju-standardisasi-menu-penggunaan.html' title='Menuju Standardisasi Menu Penggunaan Ponsel Modern'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-4146990944418304954</id><published>2008-04-16T10:55:00.001+07:00</published><updated>2008-04-16T10:55:44.842+07:00</updated><title type='text'>Sensor dan Keamanan Internet di Indonesia</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;   &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 16 April 2008 | 02:57 WIB&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Internet berkembang sangat cepat seiring dengan perkembangan waktu. Yang membuat internet semakin berkembang adalah bertambahnya jaringan internet kecepatan tinggi serta komunitas orang kreatif yang semakin mudahnya menciptakan konten digital dan sebelumnya hanya mampu dibuat oleh perusahaan profesional di bidang media.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak orang kreatif yang bebas mengembangkan content sendiri, sering juga disebut dengan user generated content. Mereka hanya menggunakan kamera digital, handycam, dan komputer dalam membuat isi internet tersebut. Ini terlihat dalam situs-situs blog terkemuka seperti youtube.com, myspace.com, dan multiply.com yang setiap hari ribuan isi baru, baik tulisan maupun video, di-upload ke situs-situs ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam dua minggu terakhir, jaringan internet di Indonesia bisa dibilang ”lumpuh” untuk mengakses situs-situs blog terkenal itu karena salah satu isinya dinilai pemerintah melanggar tata budaya bangsa ini. Isi tersebut adalah video berjudul Fitna yang dibuat seorang Belanda bernama Geert Wilders. Pada 2 April 2008, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia mengeluarkan surat pemblokiran situs dan blog yang memuat film Fitna. Surat ini ditujukan kepada semua ISP (Internet Service Provider) dan NAP (Network Access Provider) di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengatur rute&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terbukti, setelah ada surat pemblokiran tersebut, film Fitna yang sebelumnya tidak diketahui oleh masyarakat banyak, tetapi karena sudah dipublikasikan oleh media massa justru memicu orang ingin tahu apa isi film tersebut. Berdasarkan data dari Google, pencarian tentang Fitna juga melonjak tinggi sejak beredarnya isu pemblokiran yang dilakukan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua ISP dan NAP cukup repot dengan adanya surat ini. Hampir semua penyedia jasa akses tersebut melakukan pemblokiran ke situs youtube.com yang berdampak bukan hanya pada film Fitna yang terblokir, namun semua konten juga ikut terblokir sementara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melakukan pemblokiran memang bukan hal yang mudah, karena pemblokiran itu menghamburkan sumber daya router, perangkat telekomunikasi yang berfungsi sebagai pengatur rute-rute ke seluruh jaringan internet. Ini adalah cara yang paling mudah untuk melakukan pemblokiran suatu konten karena akses pelanggan melalui jaringan ISP dan NAP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ada masalah lain karena masih banyak ISP ilegal di Indonesia, terutama di luar pulau Jawa. Yang dimaksud dengan ISP ilegal adalah selain ISP ini belum memiliki izin dari pemerintah, dalam hal ini Departemen Komunikasi dan Informatika-Direktorat Pos dan Telekomunikasi, ISP tersebut juga membeli bandwidth langsung ke provider di luar negeri melalui satelit asing yang belum memiliki hak labuh atau landing right.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Timbulnya ISP ilegal ini karena harga bandwidth internet di luar Pulau Jawa sangat mahal karena jaringan leased line antarpulau hanya disediakan beberapa perusahaan seperti Telkom, Indosat, dan Excelcom. Ini merupakan dilema, hal-hal bisnis maupun finansial atau tingginya harga bandwidth di daerah ini yang membuat banyak ISP ilegal tumbuh di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sentra ”database”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemblokiran ini berbeda dengan sistem pemblokiran di negara lain yang jauh lebih baik dan teratur karena peran pemerintah sangat terasa, bukan hanya ketentuan saja melainkan termasuk dari segi teknis jaringan. Di China, misalnya, pemerintahnya melakukan sensor terhadap berbagai isi internet yang bersifat pornografi ataupun isi lain yang bertentangan dengan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka memiliki sebuah sentral blacklist database, sehingga dengan mudah melakukan kontrol terhadap berbagai isi yang ada di jaringan internet. Dari sentral blacklist database tersebut, ditempatkan perangkat filtering dengan kemampuan sesuai kapasitas suatu ISP atau NAP sehingga pemblokiran dilakukan oleh pemerintah dan kinerja akses internet pengguna juga tidak terganggu. Jika ingin memblokir satu isi, mereka tinggal menambahkan data ke daftar blacklist database. Semuanya ini juga dibiayai oleh pemerintah, termasuk penyediaan perangkat filter yang mereka tempatkan di ISP atau NAP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbeda sekali dengan keadaan di Indonesia, pemerintah melakukan pemblokiran hanya dengan mengirim surat kepada perusahaan ISP atau NAP. Setiap ISP dan NAP kemudian harus melakukan pemblokiran masing-masing di perangkat jaringan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan ada ISP atau NAP yang belum tahu cara melakukan pemblokiran itu. Akibatnya, isi yang seharusnya diblok bisa lolos juga. Di Indonesia sudah ada ID-SIRTI, badan pengamanan internet yang dimiliki pemerintah. Namun, ternyata tidak berfungsi dengan baik pada waktu pemblokiran Fitna. Permasalahannya juga tidak jelas apakah itu masalah teknis, pelaksanaan, atau lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Internet mempunyai banyak dampak, baik segi positif untuk keperluan bisnis dan komunikasi, maupun segi negatif karena isinya mungkin tidak cocok untuk sesuatu kalangan. Berkembangnya berbagai isi di internet merupakan bukti bahwa setiap orang dapat berdemokrasi dan bebas mengungkapkan isi hatinya kepada dunia dan dapat menyebar sangat cepat seperti virus. Kembali lagi ke diri kita sendiri sebagai pengguna internet, harus memilah mana yang baik dikonsumsi atau mana yang tidak baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dika Kurnia&lt;/strong&gt; Lulusan Universitas Portland, AS, Bekerja di Salah Satu Penyedia Akses Internet&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-4146990944418304954?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/4146990944418304954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=4146990944418304954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4146990944418304954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4146990944418304954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/sensor-dan-keamanan-internet-di.html' title='Sensor dan Keamanan Internet di Indonesia'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-5529057789053706526</id><published>2008-04-16T10:54:00.001+07:00</published><updated>2008-04-16T10:54:52.892+07:00</updated><title type='text'>Memayungi Jakarta Melalui Teknologi "Mesh Network"</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/16/2739420p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="224" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    RENE L PATTIRADJAWANE / &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Perkembangan kota metropolitan seperti Jakarta memang memerlukan sebuah topografi jejaring baru untuk menyediakan jasa layanan multimedia di tengah kemajuan digital sekarang ini. Persoalan yang muncul adalah bagaimana menyebarkan sistem jejaring digital yang memadai dan memuaskan para pelanggan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar sistem disebut mesh network, menggunakan produk buatan Firetide HotPort 6000 yang mampu menghasilkan kecepatan sampai dengan 70 Mbps, dilengkapi dengan HotClient 2100 sebagai CPE (customer premises equipment) yang terkoneksi di ujung pelanggan yang menggunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sistem buatan Firetide ini sedang digelar di sepanjang jalur busway Blok M-Kota, dan sebentar lagi akan tergelar ke seluruh kota Jakarta sebagai jejaring koneksi digital memberikan kemudahan lalu lintas multimedia, baik audio, video, maupun data kecepatan tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konsep mesh network adalah jejaring LAN (local area network) menggunakan pengaturan koneksi, dengan setiap koneksi terhubung satu sama lain. Ketika lima titik perangkat Firetide ini akan dihubungkan dalam koneksi mesh network, yang terbentuk adalah sambungan koneksi berbentuk seperti bintang, dengan semua titik bertemu dan terkoneksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gagasan menggunakan sistem mesh network buatan Firetide asal AS dimulai oleh PT iForte Solusi Infotek yang memperoleh lisensi penggelar kabel serat optik di berbagai koridor busway trayek bus transjakarta. Persoalannya, kabel serat optik ini akan menjadi besar biayanya ketika harus masuk ke gedung-gedung pelanggan dengan melintas di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui mesh network, sejumlah wilayah Jakarta akan tersambung dalam payung jejaring digital, menghadirkan koneksi kecepatan tinggi secara nirkabel di mana saja. Sistem mesh network memungkinkan untuk menghadirkan berbagai fungsi jejaring digital serta menata fungsi routing tingkat tinggi sesuai dengan kebutuhan. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-5529057789053706526?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/5529057789053706526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=5529057789053706526' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5529057789053706526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5529057789053706526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/memayungi-jakarta-melalui-teknologi.html' title='Memayungi Jakarta Melalui Teknologi &quot;Mesh Network&quot;'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-6814213257658718633</id><published>2008-04-16T10:53:00.001+07:00</published><updated>2008-04-16T10:53:44.329+07:00</updated><title type='text'>Teknologi dan Kesadaran Situasional</title><content type='html'>&lt;div id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/16/2740642p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="225" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;          &lt;div align="right"&gt;&lt;span class="txfotocetak"&gt;     / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;    &lt;br /&gt;Penggunaan komputer di lingkungan TNI untuk melakukan komando dan kendali menjadi pemandangan yang biasa dan dilakukan berbagai satuan di lingkungan TNI. Komputer sekarang menjadi perangkat penting dalam melaksanakan tugas di berbagai tingkat komandodi lingkungan TNI. &lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;span class="tglct"&gt;Rabu, 16 April 2008 | 02:55 WIB&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Di tengah situasi tidak menguntungkan globalisasi yang sedang ”sakit” menuju inflasi besar-besaran, harga minyak bumi yang membubung, serta bahan pangan menjadi komoditas para pialang saham, tidak ada pilihan untuk mengurangi anggaran belanja semua departemen di Indonesia, termasuk Departemen Pertahanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengembangan untuk menjaga kesiapan pertahanan, rencana pemerintah mengurangi anggaran belanja pertahanan memang menjadi dilema tersendiri di tengah menuanya alat utama sistem persenjataan yang dimiliki TNI. Rencana pengetatan anggaran belanja di lingkungan TNI memerlukan upaya baru meningkatkan hubungan lintas-organisasi militer maupun peningkatan kolaborasi satuan-satuan TNI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak bisa dimungkiri, kekuatan TNI di masa depan akan sangat bergantung pada perkembangan teknologi komunikasi informasi. Kehadiran komando, kendali, intelijen, pengintaian, dan pengamatan (K3IPP) berubah menjadi K4IPP dengan menambahkan unsur komputer dan telekomunikasi sebagai bagian integral pertahanan kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi memang telah mengubah perang masa akan datang dengan menghadirkan apa yang disebut sebagai perang asimetris. Perang militer konvensional yang dikenal sekarang ini sekarang berubah mengikuti berbagai macam konflik yang tidak melulu hanya mengandalkan kekuatan militer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perang dilakukan dalam bentuk-bentuk baru menghadirkan fenomena terorisme melibatkan rakyat biasa seperti yang terjadi pada serangan udara teroris terhadap menara kembar World Trade Center di New York, AS. Karena itu, kunci operasi militer sekarang juga menjadi meluas untuk bisa menghimpun, menganalisis, serta mengantisipasi informasi yang tersebar secara luas di mana-mana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kesadaran situasional&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggunaan teknologi komunikasi informasi akan memberi para komandan di berbagai tingkatan spektrum yang lebih luas dengan pilihan komunikasi yang beragam, seperti teknologi Voice over IP (VoIP), pesan singkat komputer atau ponsel, chatting dalam melakukan koordinasi yang lebih melekat. Semua itu disajikan secara instan sesuai dengan kebutuhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua kemajuan teknologi komunikasi informasi yang sekarang kita gunakan sebenarnya adalah hasil penelitian, pengembangan, serta penggunaan di lingkungan militer yang dijadikan sebagai bagian integral dari kehidupan modern kita sehari-hari. Melalui kemajuan teknologi informasi, tatap muka koordinasi antarsatuan menjadi berwarna untuk memberikan suasana serta situasi lapangan secara lebih detail.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran dan kemajuan teknologi komunikasi informasi di tengah perubahan globalisasi sekarang ini memang mengharuskan siapa saja, termasuk lingkungan militer, melakukan penyesuaian ataupun membentuk lingkungan operasional baru. Semua ini akan memberikan sebuah kesadaran situasional yang baru, sekaligus menjadikan para pengendali satuan militer memiliki superioritas informasi dalam menentukan pertahanan nasional kita. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggunaan komputer di lingkungan TNI untuk melakukan komando dan kendali menjadi pemandangan yang biasa dan dilakukan berbagai satuan di lingkungan TNI. Komputer sekarang menjadi perangkat penting dalam melaksanakan tugas di berbagai tingkat komando di lingkungan TNI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-6814213257658718633?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/6814213257658718633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=6814213257658718633' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6814213257658718633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6814213257658718633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/teknologi-dan-kesadaran-situasional.html' title='Teknologi dan Kesadaran Situasional'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-9048739626676887712</id><published>2008-04-16T10:51:00.000+07:00</published><updated>2008-04-16T10:52:30.725+07:00</updated><title type='text'>Foto Tajam dalam Bidikan Kecepatan Tinggi Digital</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/16/2739408p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="224" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    RENE  L  PATTIRADJAWANE /&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Perkembangan kamera digital seperti tidak pernah berhenti mencapai titik jenuh, bukan sekadar mempertajam resolusi di tengah digitalisasi yang berhasil menggusur kamera analog yang sekarang tinggal kenangan saja. Dan kamera digital jenis SLR (single lens reflex) selama ini dianggap mewakili kepentingan keseluruhan kemajuan kamera digital yang kita gunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang menarik dari berbagai perkembangan kamera digital jenis SLR adalah kehadiran teknologi yang terasa kental dan tidak hanya menjadi sekadar marketing gimmick yang memang terasa sangat erat dengan kemajuan teknologi komunikasi informasi. Banyak aspek yang dikembangkan dalam menghadirkan kamera digital SLR baru ke pasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beragam kamera digital SLR di pasaran sekarang tidak hanya mengangkat persoalan resolusi yang mampu ditampung dalam sensor cip imej yang terus-menerus diteliti dan dikembangkan untuk mencapai kualitas yang terbaik atau resolusi tertinggi menyesuaikan diri mengikuti obyek yang dipotret.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamera digital SLR selalu menjadi flagship kemajuan teknologi perusahaan pembuat kamera, menunjukkan kepiawaian menghadirkan produk teknologi canggih yang berbeda dengan sebelumnya. Ibarat sebuah kendaraan, kamera digital SLR adalah versi luks yang digemari untuk dilihat dan dimiliki oleh para penggemar fotografi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lihat langsung&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya, perusahaan pembuat kamera digital SLR asal Jepang, Canon Inc, telah menghadirkan berbagai jenis kamera digital SLR. Seri terakhir yang diperkenalkan dan sudah beredar di pasaran adalah EOS 1D Mark III dan EOS 1Ds Mark III, kamera digital SLR yang terbuat dari bahan magnesium alloy yang tahan digunakan pada berbagai kondisi maupun cuaca.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbedaan di antara kedua kamera digital SLR buatan Canon yang terbaru adalah pada teknologi yang dikandungnya. Canon EOS 1Ds Mark III lebih mengandalkan resolusi yang mampu direkam dalam cip sensor imej dengan ketajaman sampai dengan 21,1 megapiksel. Kamera ini sekarang menjadi satu-satunya kamera digital SLR dengan resolusi tinggi untuk kategori kamera sekelas 35 mm.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan kamera EOS 1D Mark III (tanpa huruf s) adalah kamera digital SLR dengan resolusi 10,1 megapiksel yang memiliki cip sensor imej dengan panjang fokal sebesar 1,3 kali, bukan dalam kategori kamera digital SLR full frame seperti pada 1Ds Mark III. Bentuk semua jenis kamera seri EOS buatan Canon kita hampir sama satu sama lain, dan perbedaan hanya muncul ketika kita membaca pada spesifikasi setiap kamera EOS tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Canon EOS 1D Mark III memiliki monitor LCD pada bagian belakang lebih besar mencapai 3 inci dengan tampilan resolusi 230.000 piksel, memudahkan untuk melihat ulang obyek yang difoto sebelumnya. Selain itu, salah satu ciri penting 1D Mark III adalah kehadiran teknologi Live View, memungkinkan fotografer melihat obyek foto tanpa melalui viewfinder.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teknologi ini sebenarnya yang dikembangkan pada kamera-kamera prosumer yang lebih kecil non-SLR, di mana pemotret cukup melihat monitor LCD untuk mengambil foto. Kehadiran Live View pada kamera 1D Mark III, termasuk juga pada seri EOS 40D, memberikan nuansa baru bagi para fotografer untuk mengambil obyek-obyek yang ingin difoto dari posisi yang tidak memungkinkan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, berbeda dengan memotret pada kamera prosumer melalui monitor LCD yang memungkinkan untuk melakukan fokus secara otomatis, penggunaan Live View pada 1D Mark III dilakukan melalui fokus manual. Yang menarik adalah penggunaan fitur Live View juga bisa menggunakan transmisi nirkabel WFT-E2 yang diproduksi Canon sebagai aksesori tambahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kecepatan tinggi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fitur lain yang juga penting dalam kamera EOS 1D Mark III ini adalah kecepatannya memotret yang sampai 10 bingkai per detik (fps) dan mampu secara terus-menerus mengambil foto sebanyak 110 buah dalam format JPEG kualitas tinggi. Kamera 1D Mark III ini menjadi kamera tercepat di dunia, dan menjadi idaman para fotografer yang meliput aktivitas olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kamera 1D Mark III ini, tidak ada momen yang luput dari bidikan para fotografer yang menggunakan. Dengan resolusi 10,1 megapiksel, kamera ini menjadi memadai untuk digunakan dalam berbagai suasana, karena resolusi ini sebenarnya cukup bagi mereka yang menjadikan kamera sebagai hobi atau digunakan para fotografer media massa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kualitas yang dihasilkan 1D Mark III juga sangat tajam walaupun bidikan diambil dalam kecepatan tinggi, dengan jumlah bayangan memadai serta detail yang rinci dan tajam pada posisi ISO yang bisa mencapai 6.400. Mereka yang ingin memotret obyek yang bergerak cepat, seperti binatang yang berlari atau mobil balap, pasti tidak akan kecewa dengan 1D Mark III ini. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-9048739626676887712?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/9048739626676887712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=9048739626676887712' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/9048739626676887712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/9048739626676887712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/foto-tajam-dalam-bidikan-kecepatan.html' title='Foto Tajam dalam Bidikan Kecepatan Tinggi Digital'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-6957251208057265986</id><published>2008-04-16T10:50:00.000+07:00</published><updated>2008-04-16T10:51:26.470+07:00</updated><title type='text'>Fenomena Teknologi Baru Menyongsong Jasa Internet</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/16/2740689p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="224" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    RENE L PATTIRADJAW    / &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi telah menghadirkan berbagai perangkat keras dan lunak dalam jumlah tidak terbatas dan berganti-ganti dalam siklus yang semakin singkat. Kita pun dibingungkan oleh berbagai penyebutan dan penggunaan berbagai perangkat ini karena beragam fungsi yang diperkenalkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sering kali kita tidak bisa lagi membedakan mana yang masuk kategori perangkat telekomunikasi karena memiliki fungsi dan kemampuan komputer, atau mana yang menjadi perangkat komputasi karena memiliki kemampuan telekomunikasi. Kehadiran dan kecepatan jejaring internet juga telah mempercepat semua perubahan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Nokia N810, misalnya, mencerminkan semua kemajuan ini dan menjadi perangkat pertama yang memiliki semua kategori yang menjadi cermin kemajuan yang sangat pesat tersebut. Produk Finlandia ini memiliki papan ketik disembunyikan di balik layar monitor sentuh 4,1 inci (diagonal 10,4 cm), serta penerima GPS sebagai alat bantu navigasi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih besar dari ponsel cerdas pada umumnya serta lebih kecil dari komputer notebook, Nokia N810 sebenarnya merupakan perangkat untuk memberikan kemudahan akses ke jaringan internet. Seperti seri sebelumnya, Nokia N800 yang tanpa papan ketik QWERTY, produk N810 juga menggunakan sistem operasi terbuka Linux, menggunakan apa yang disebut sebagai Internet Tablet OS 2008 yang dibuat di atas enjin perangkat lunak Maemo 4.0.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jasa internet&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menggunakan prosesor OMAP 2420 buatan Texas Instruments dengan kecepatan komputasi 400 MHz dengan kapasitas memori RAM 128 MB dan ROM 256 MB, kemampuannya cukup memadai walaupun tidak lebih cepat melakukan eksekusi dibanding komputer notebook kecil ukuran 7 inci yang sekarang berada di pasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memang fungsi utama perangkat ini mengakses jaringan internet, sehingga Nokia N810 ini memang disebut sebagai Internet Tablet karena memang gadget ini sepenuhnya mengandalkan fitur nirkabel dan Bluetooth yang memungkinkan menggunakan ponsel Bluetooth sebagai modem mengakses jaringan internet. Kemampuannya untuk menampilkan isi berbagai situs di jejaring internet tidak berbeda dengan menggunakan komputer, serta secara mulus menghadirkan situs-situs yang intensif menggunakan grafik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rancang desain N810 ini pun menarik, berbeda dengan gadget seperti PDA (Personal Digital Assistant). Tampilan peta pada perangkat buatan Nokia ini juga menyenangkan, terutama ketika menampilkan peta Google Earth yang memberikan posisi geografis menggunakan GPS pada perangkat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memiliki kaki untuk menempatkan N810 dalam posisi berdiri, menjadikan perangkat ini juga menyenangkan untuk dijadikan sebagai perangkat untuk membaca e-book yang sekarang menjadi fenomena penting dalam kemajuan teknologi komunikasi informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai fitur yang dimiliki oleh N810 ini memang menjadi awal menarik karena kelengkapan fitur yang disediakan mencerminkan antisipasi Nokia terhadap kemajuan jejaring internet, termasuk mempersiapkan perangkat keras bagi kehadiran jasa internet Ovi yang disiapkan Nokia. Nokia N810 sekaligus menunjukkan dimulainya era layar sentuh. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-6957251208057265986?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/6957251208057265986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=6957251208057265986' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6957251208057265986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/6957251208057265986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/fenomena-teknologi-baru-menyongsong.html' title='Fenomena Teknologi Baru Menyongsong Jasa Internet'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3356686841720895177</id><published>2008-04-16T10:48:00.000+07:00</published><updated>2008-04-16T10:49:36.050+07:00</updated><title type='text'>Teknologi Modernisasi Empat Inti</title><content type='html'>&lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }&lt;/script&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Rene L Pattiradjawane&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Advanced Micro Devices Inc, perusahaan yang menghasilkan prosesor AMD, penguasaan pangsa pasar setidaknya bukan menjadi tujuan utama ketika harus bersanding dengan raksasa Intel Corporation sebagai penghasil prosesor terbesar di dunia. Teknologi prosesor menjadi lebih dominan untuk menjadikan prosesor AMD hadir di tengah kemajuan komputasi beragam inti mulai dari dua sampai 16 inti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika mulai memperkenalkan lini prosesor terbaru AMD dengan teknologi multi-inti (multicore), baik dari platform Spider maupun AMD Phenom 4X yang memiliki empat inti, kita dihadapkan pada kenyataan semakin canggih proses komputasi yang digunakan di berbagai komputer. Prosesor multi-inti adalah sebuah tren penting kemajuan teknologi komunikasi informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menghadirkan teknologi prosesor multi-inti, ciri lain kehadiran prosesor AMD terbaru Phenom X4 9100e serta beberapa seri lainnya adalah kesadaran hemat energi yang menjadi patokan penting dalam memperkenalkan berbagai teknologi baru. Kesiapan politik kesadaran lingkungan menjadikan prosesor pun harus ramah lingkungan dengan penggunaan daya listrik yang rendah untuk bisa diterima konsumen dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran berbagai teknologi komunikasi informasi memang memberikan kesadaran baru tentang perlunya penggunaan energi yang bijaksana, termasuk bagi AMD ketika merancang prosesor-prosesor terbaru andalannya. Prosesor seri Phenom berplatform Spider, misalnya, merupakan sebuah kombinasi teknologi untuk para gamers dan sekaligus mendukung kemajuan teknologi definisi tinggi dalam tampilan layar monitor dengan interlace yang lebih tajam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Empat inti&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam percobaan yang dilakukan Kompas menggunakan prosesor platform Spider dari seri Phenom 9600 dengan kecepatan komputasi 2,3 GHz, prosesor bisa menarik perhatian para gamers untuk bermain dan menunggu kehadiran aplikasi permainan digital dalam format definisi tinggi untuk menghasilkan realitas yang sesungguhnya. Prosesor ini juga menggunakan teknologi quad-core (empat inti), menghadirkan sekaligus secara fisik empat prosesor yang bekerja secara simultan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keunggulan prosesor empat inti menjadi menarik ketika digunakan mengikuti kemajuan teknologi perangkat lunak dan sistem operasi berdasarkan virtualisasi. Prosesor buatan AMD, termasuk Phenom X4 9100e (kanan) yang juga merupakan prosesor empat inti dengan kecepatan 2,5 GHz dengan proses komputasi yang konsisten, bekerja dengan menghadirkan kinerja imbang, memungkinkan virtualisasi berjalan secara stabil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teknologi virtualisasi memungkinkan para pengguna prosesor Phenom menjalankan sekaligus berbagai sistem operasi sesuai kebutuhan di atas berbagai macam platform, seperti Windows Server 2008 buatan Microsoft. Artinya, pemisahan fungsi server seperti e-mail, file sharing, dan lain sebagainya sekarang cukup dijalankan di satu mesin server dengan berbagai fungsi karena kemampuan komputasi prosesor seperti Phenom X4 ini sudah mampu untuk menangani berbagai tugas komputer secara akurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemampuan prosesor seri Phenom buatan AMD ini memberikan dampak penting tidak hanya pengurangan biaya pendinginan komputer serta konsumsi catu daya listrik, tetapi juga keandalan yang menjadi semakin kritis di tengah kemajuan ledakan informasi. Selain memberikan tenaga komputasi kepada penggunanya secara konsisten, prosesor empat inti buatan AMD ini juga menjadi terjangkau menghadirkan kemajuan teknologi mutakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3356686841720895177?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3356686841720895177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3356686841720895177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3356686841720895177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3356686841720895177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/teknologi-modernisasi-empat-inti.html' title='Teknologi Modernisasi Empat Inti'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3452554450758020666</id><published>2008-04-15T16:46:00.001+07:00</published><updated>2008-04-15T16:46:32.088+07:00</updated><title type='text'>"Booming" Domain .asia dan Masa Depan Asia</title><content type='html'>&lt;!---     &lt;div style="border-bottom:1px solid #EEE; border-top:1px solid #EEE; padding:10px 0; margin-bottom:10px;"&gt;         &lt;div style="float:left; margin-top:5px;" class="tanggalitem"&gt;Rabu, 31 Oktober 2007 | 01:43 WIB&lt;/div&gt;   &lt;div class="artikeltools" style="width:200px;"&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_print.gif" /&gt;Print&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_email.gif" /&gt;Email&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_rss_kecil.gif" /&gt;RSS&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div style="clear:both"&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/div&gt;    &lt;div class="tanggalitem" style="margin:10px 0px 10px 0px; border-bottom:#f1f1f1 solid 1px; padding-left:445px; padding-bottom:10px;"&gt;  Artikel dari : &lt;img src="images/logo_chip.gif" width="58" height="18" /&gt;  &lt;/div&gt;  --&gt;    &lt;div class="isiartikel" id="boxisiberita"&gt;           &lt;div class="judulheadline"&gt;    &lt;div class="isiartikel"&gt;     &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;            &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/03/06/2675786p.jpg" height="225" width="300" /&gt;                  &lt;/div&gt;                &lt;/div&gt;                    &lt;div class="isiartikel"&gt;       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Oleh Amir Sodikin&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Asia semakin seksi. Bahkan, di percaturan dunia maya, domain dot asia yang baru diumumkan sudah menyabet 266.663 order "praregistrasi" nama domain pada hari pertama. Padahal, dot asia belum dinyatakan bisa dibuka untuk umum. Tak terbantahkan lagi, domain dot asia ini bakal menjadi rebutan selain favorit dot com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era internet ini, domain menjadi tambang emas yang tak ternilai harganya. Sekadar mengingatkan dengan bahasa awam, domain adalah alamat atau nama web seperti www.kompas.com. Untuk membangun website diperlukan dua hal: nama domain sebagai alamat dan hosting yang berupa space atau hardisk untuk meletakkan file di server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut diacungi jempol, jajaran pengurus DotAsia Organization yang mengelola domain berekstensi asia memiliki cara pandang lain untuk strategi pemasaran domain. Berbeda dengan ekstensi domain Indonesia (co.id dan kawan-kawannya) dan juga beberapa domain negara lainnya yang pendaftarannya bersifat tertutup, domain dot asia justru terbuka untuk umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Top level&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dot asia kini menambah daftar generic top-level domains (gTLD). Hingga kini sudah lebih dari 20 gTLD di dunia ini, di antaranya yang favorit dan bisa didaftarkan semua orang di penjuru dunia adalah com (bisnis komersial), org (organisasi nonprofit), net (networking atau jaringan), info (situs informasi), mobi (situs terkait peralatan mobile), biz (bisnis), name (untuk keluarga atau individu), dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain domain gTLD, juga ada istilah domain country code top-level domain (ccTLD), yaitu domain yang diperuntukkan bagi ekstensi negara tertentu. Seperti Indonesia yang memiliki ekstensi co.id, or.id, net.id, mil.id, ac.id, web.id, go.id, sch.id.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa domain ccTLD masuk kategori Vanity ccTLD karena nama domain tersebut bisa didaftarkan oleh orang luar negara tersebut dan menjadi naik pamor karena kebetulan ekstensi nama domain tersebut "seksi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa domain yang masuk Vanity ccTLD adalah dot tv yang merupakan ekstensi negara Tuvalu namun kini menjadi standar domain untuk televisi. Dot ws yang merupakan domain Samoa (dulu dikenal sebagai Western Samoa) juga menarik perhatian banyak orang karena bisa berasosiasi dengan website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;India cerdik memanfaatkan peluang ini dengan menggunakan dua sistem nama domain di negaranya. Sebelumnya hanya menggunakan ekstensi level kedua seperti Indonesia misalnya co.in, net.in, dan seterusnya. Namun, melihat seksinya nama India dan juga ekstensi in yang bisa diasosiasikan dengan industri internet, India kemudian merilis juga domain level pertama dengan ekstensi dot in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, India memperbolehkan negara lain untuk mendaftarkan nama domain dot in hanya dengan mendaftar di internet. Negara melek internet seperti India dengan dot in dan Amerika Serikat dengan dot us memiliki kecenderungan untuk lebih membuka diri dan longgar dalam menetapkan siapa yang berhak mendapatkan domain ekstensi negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, bagi kita warga Indonesia, mendaftarkan domain ekstensi negara India atau Amerika Serikat justru lebih mudah dibanding mendaftarkan domain ekstensi negara sendiri, co.id dan kawan-kawan, yang persyaratannya ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini ternyata domain ekstensi negara tertentu bisa menjadi kampanye pengenalan negara tersebut di dunia maya. Domain ekstensi negara tertentu seolah menjadi duta. Tak ada yang mendengar negara Tuvalu sebelumnya kalau tidak gara-gara mendaftarkan domain televisi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dot id&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah booming pencarian nama domain juga berlaku di domain berekstensi dot id level dua seperti co.id dkk? Hingga kini, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI, alamat di www.pandi.or.id dan untuk register domain di www.register.net.id) terus mengampanyekan pentingnya perusahaan dan organisasi di Indonesia menggunakan domain "anak negeri".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan Indonesia punya level kedua untuk id yang mungkin saja bisa diasosiasikan sebagai identitas, seperti yang dipromosikan PANDI, dot id for your id.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari kesuksesan dot asia dan dot in (India), boleh jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan jika negara lain ikut memiliki nama domain yang bukan ekstensi negaranya. Dot asia diperkirakan akan meraksasa karena bisnis Asia tak bisa diremehkan di masa depan. Teknologi internet, industri telepon seluler, komputer, dan peralatan gadget lainnya akan menjadi industri menarik di kawasan Asia dan domain dot asia menjadi keharusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Strategi .asia&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Domain dot asia diperuntukkan bagi perusahaan, organisasi, dan individu yang berada di kawasan Asia, Australia, dan Pasifik. Saat ini, mulai 20 Februari sampai 12 Maret 2008, dot masuk dalam periode landrush. Landrush ini istilah khusus dalam bidang registrasi domain yang berarti masih dalam masa-masa praregistrasi, tetapi semua orang boleh mendaftarkan nama domain itu walaupun belum bisa langsung digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 12 Maret, mereka yang mendaftarkan domain dan tidak ada saingannya, maka domain itu jadi milik dia. Tetapi, jika lebih dari satu orang mendaftarkan nama domain itu, maka akan ada masa lelang. Siapa yang berani bayar tinggi, dialah yang akan mendapatkan domain itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di website www.dotasia.org, daftar lelang itu sudah mulai bisa terlihat. Lima domain yang menduduki urutan pertama sementara adalah ace.asia, tyco.asia, wellness.asia, spotlight.asia, dan edge.asia. Jika ada perusahaan bernama Bank Asia, maka memiliki domain dot asia mutlak adanya karena bisa menggunakannya seperti www.bank.asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebegitu populernya domain asia dalam masa landrush ini, Vint Cerf, Ketua ICANN, pun berkomentar. "Dot asia telah bekerja keras untuk membawa .asia menjadi tol level domain, dan itu berhasil karena sekarang menarik banyak minat orang," katanya, seperti dikutip dotasia.org.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sangat menikmati perkembangan landrush saat ini. Peminatnya benar-benar membuat kami berbangga dan ini menunjukkan kekuatan Asia," kata Edmon Chung, CEO DotAsia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah pengumuman landrush, pendaftar domain dalam beberapa hari sudah mencapai 300.000 domain. Puluhan lembaga atau agen pendaftaran domain memanfaatkan momentum itu untuk menyediakan layanan prapendaftaran dengan harga berkisar 20 dollar AS per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dot asia menambah daftar domain yang masuk dalam ranah bisnis internet. Bisa dimaklumi, dengan modal 20 dollar AS per tahun, jika dia mendapatkan nama premium, maka domain itu bisa dijual mahal sekehendak hati dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saja, belum sampai resmi diluncurkan, pasar domain dot asia sudah digelar. Di www.dotasia.org, lelang pun dimulai dan seperti layaknya permainan saham, ada pihak-pihak tertentu yang berusaha "menggoreng saham".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domain ace.asia, misalnya, dipasang dengan harga pembukaan lelang 20.501 dollar AS, sedangkan tyco.asia mulai 7.600 dollar AS. Belum lagi domain-domain premium lain, seperti entertainment.asia, selebrity.asia, indonesia.asia, korea.asia, diansastro.asia, dan masih banyak kemungkinan lain untuk mendapatkan nama domain premium sebelum diambil orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda tertarik, mau tidak mau manfaatkan Google untuk pencarian seperti "dot asia landrush register". Sambil menantikan peresmian dot asia, kita tetap berharap dot id milik Indonesia bisa menjadi top level domain dan bisa berkibar di dunia (mudah-mudahan tidak mimpi) dan menjadi duta Indonesia di mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tips Memilih Nama Domain&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Jika nama perusahaan Anda berakhiran dengan Asia, misalnya Global Asia, cepat-cepat saja daftarkan domain dot asia karena Anda akan bisa menyingkat domain Anda dengan www.global.asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika sudah tak kebagian domain dot com, Anda bisa mencari domain dot asia sebagai alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Anda ingin memantapkan bisnis di negara Asia, Australia, dan kawasan Pasifik, maka dot Asia juga wajib dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jika Anda salah satu "spekulan" domain, saatnya untuk berburu domain premium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jika Anda artis atau grup band yang ingin memperluas pangsa pasar ke Asia, cepat-cepatlah mendaftarkan nama Anda dengan dot asia sebelum diambil orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(&lt;strong&gt;Sumber: Kompas&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3452554450758020666?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3452554450758020666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3452554450758020666' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3452554450758020666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3452554450758020666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/booming-domain-asia-dan-masa-depan-asia.html' title='&quot;Booming&quot; Domain .asia dan Masa Depan Asia'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8202336091868657577</id><published>2008-04-14T05:36:00.000+07:00</published><updated>2008-04-14T05:37:04.629+07:00</updated><title type='text'>Di Bawah Ancaman UU ITE</title><content type='html'>Oleh Agung B. Raharjo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA kekhawatiran dari para "blogger" di dunia maya setelah UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) disahkan pada 25 Maret 2008 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran itu, antara lain muncul akibat ketentuan Pasal 27 (3) UU ITE yang mengancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun penjara dan/atau denda satu miliar kepada setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistibusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan/pencemaran nama baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran para blogger tersebut tentu sangat beralasan karena keberadaan pasal tersebut berpotensi melanggar hak setiap orang, khususnya para blogger untuk berekspresi. Termasuk di dalamnya kebebasan untuk mencari, menerima, mengolah, dan menyebarluaskan informasi melalui media apa pun. Hak mana telah dijamin dan dilindungi pelaksanaannya dalam UUD 1945 dan UU No. 39 Tahun 1998 tentang Hak Asasi Manusia serta dua dokumen hak asasi manusia internasional yang paling utama, yaitu Universal Declaration of Human Rights (UDHR) dan International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada dua alasan penting yang menyebabkan ketentuan Pasal 27 (3) UU ITE berpotensi melanggar hak atas kebebasan berekspresi. Pertama, pasal tersebut tidak memberikan pengertian yang jelas dan tegas mengenai apa yang dimaksud dengan "penghinaan" dan "pencemaran nama baik". Keadaan ini tentu dapat menimbulkan berbagai macam tafsir terhadap pengertian penghinaan dan pencemaran nama baik. Konsekuensi dari keadaan tersebut mengakibatkan seseorang sulit untuk mengetahui batasan yang jelas mengenai apa yang boleh dan apa yang tidak boleh mereka perbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sifat elastis dari pasal ini jelas dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang supersensitif dan antikritik untuk membungkam setiap bentuk pendapat yang mereka anggap sebagai suatu penghinaan/pencemaran nama baik, walaupun pendapat tersebut sebenarnya adalah bentuk apresiasi dalam rangka perubahan menuju ke arah yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ancaman hukuman terhadap pelanggaran pasal 27 (2), yaitu selama 6 tahun penjara dan/atau denda 1 miliar tentu bentuk ancaman hukuman yang terlalu berat. Ancaman yang berat ini jelas memberikan efek rasa takut kepada siapa pun yang akan melaksanakan hak untuk berekspresi. Apalagi, nantinya telah ada pihak yang diperiksa, diadili, dan dijatuhi hukuman berdasarkan ketentuan pasal tersebut. Dampak dari efek rasa takut tersebut pada akhirnya jelas dapat meredam dan mengurangi hak atas kebebasan berekspresi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian ancaman hukuman yang berat tersebut sungguh ironis karena saat ini ada kecenderungan di negara-negara lain untuk menghapus sanksi pidana penjara atas penghinaan/pencemaran nama baik. Langkah ini diambil karena sanksi pidana penjara sudah dipandang sebagai tindakan yang tidak proporsional dalam memberikan perlindungan kepada reputasi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai alternatif pengganti sanksi pidana penjara dapat digunakan, antara lain melalui mekanisme koreksi, permohonan maaf, hingga mekanisme pertanggungjawaban perdata sebagai cara untuk memperbaiki kerusakan yang timbul sebagai akibat perbuatan penghinaan/pencemaran nama baik dengan mengganti kerugian. Ganti rugi tersebut tentu harus diberikan secara proporsional kepada orang yang terbukti reputasinya dirusak atau dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dapat disangkal lagi bila saat ini di Indonesia para blogger dengan aktivitas blogging-nya memiliki peran yang penting dalam pembentukan opini publik. Tak jarang, aktivitas blogging melahirkan gagasan-gagasan cemerlang dan turut memacu diskusi-diskusi bermutu di berbagai macam bidang termasuk bidang pemerintahan dan masalah-masalah yang menyangkut kepentingan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, blogger juga berperan besar dalam upaya meningkatkan budaya baca dan tulis masyarakat pengguna internet. Keberadaan ketentuan Pasal 27 (3) UU ITE tentu kontraproduktif dengan fakta-fakta di atas. Kekaburan rumusan pasal dan ancaman hukuman yang berat menjadikan pasal tersebut sebagai bentuk ancaman yang nyata bagi para blogger dalam melaksanakan aktivitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan melakukan mekanisme uji materi (judicial review) Pasal 27 (3) UU ITE melalui Mahkamah Konstitusi yang memiliki kewenangan untuk menilai konstitusionalitas pasal tersebut. Pasal tersebut nantinya akan diuji dengan pasal-pasal UUD 1945 yang menjamin kebebasan untuk berekspresi dan dapat dinyatakan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat bila terbukti pasal tersebut bertentangan dengan UUD 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah negara hukum. Salah satu ciri khas dari negara hukum adalah adanya penghormatan, perlindungan, pemajuan, dan pemenuhan hak asasi manusia, termasuk salah satunya adalah hak atas kebebasan berekspresi. Para pembuat kebijakan di setiap tingkat perlu memahami bahwa hak atas kebebasan berekspresi adalah hak yang bersifat universal dan fundamental. Jaminan terhadap pelaksanaannya tidak hanya sebagai elemen yang esensial bagi terbentuknya masyarakat yang demokratis, namun juga bagi perkembangan dan pembangunan masyarakat yang demokratis itu sendiri.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis, alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia, "blogger" pada situs multiply.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8202336091868657577?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8202336091868657577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8202336091868657577' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8202336091868657577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8202336091868657577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/di-bawah-ancaman-uu-ite.html' title='Di Bawah Ancaman UU ITE'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-4459729802142260603</id><published>2008-04-07T10:45:00.000+07:00</published><updated>2008-04-07T10:46:16.348+07:00</updated><title type='text'>Antara Fakta Sejarah dan Legenda Sang Laksamana</title><content type='html'>Senin, 7 April 2008 | 14:18 WIB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WASMI ALHAZIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 18 Agustus 2001, keheningan pagi buta kota Semarang tiba-tiba dipecahkan oleh derum genderang bertalu-talu. Pagi itu, warga kota Semarang, terutama masyarakat Tionghoa, seakan-akan dipaksa untuk lebih awal bangkit dari tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kemudian berdiri berjajar di sepanjang jalan, menyambut dan menghormat arak-arakan leluhur utama yang menjadi dewa pelindung mereka, Dewa Sam Poo Kong dari Kelenteng Tay Kak Sie Gang, Lombok, ke Kelenteng Sam Poo Kong, Gedong Batu. Ini adalah perayaan ritual khas Tionghoa. Perayaan ini diikuti oleh ribuan orang yang datang tidak hanya dari beberapa kota di Jawa, tetapi juga dari daerah lain di Indonesia, bahkan ada yang datang dari Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana perayaan ritual Tionghoa sebesar ini terjadi di sebuah kota di Pulau Jawa? Semuanya berawal dari Dewa Sam Poo Kong, sebuah nama lain dari Laksamana Cheng Ho yang kemudian dijadikan dewa. Itulah perayaan besar-besaran tahun kedua yang dilakukan masyarakat Tionghoa Semarang secara terbuka, setelah lebih dari tiga dasawarsa dilarang dipentaskan oleh rezim Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebesaran nama Laksamana Cheng Ho ini pula yang terungkap dalam delapan tulisan dari tujuh penulis buku Laksamana Cheng Ho dan Asia Tenggara yang disunting oleh Leo Suryadinata, mantan guru besar ilmu politik di Universitas Nasional Singapura, sekarang menjadi Direktur Chinese Heritage Centre Singapore dan guru besar di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku tentang Cheng Ho ini berasal dari panel yang diselenggarakan oleh Huayinet (Singapura) dan Ohio University Materials on the Chinese Overseas pada Agustus 2005. Panel ini adalah bagian dari konferensi internasional dengan tema ”Chinese Overseas and Maritime Asia 1405-2005” dan dikaitkan dengan peringatan 600 tahun pelayaran monumental Cheng Ho yang jatuh pada tahun 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sam Poo Kong atau San Bao Da Ren atau juga Sam Poo Tay Djien adalah gelar dari seorang kasim bernama Laksamana Zheng He atau Cheng Ho yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yong Le atau Zhu Di (memerintah 1403-1435) dari Dinasti Ming. Dia adalah seorang Muslim, anak seorang haji bernama Haji Ma. Demi menunaikan tugas Kaisar Yong Le untuk menjalin persahabatan dan perdagangan dengan kerajaan-kerajaan tetangga di Asia, India, Afrika, dan Arab, ia memimpin tujuh kali ekspedisi sejak 1403 hingga 1433 yang berkekuatan lebih dari 300 kapal laut besar-kecil dan lebih dari 27.000 awak kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari catatan sejarah lokal yang berasal dari arsip Kongkoan Semarang yang disusun Liem Thian Joe menjadi buku Riwajat Semarang 1416-1931: Dari Djamannja Sam Poo Sampe Terhapoesnja Kongkoan (1933), menyatakan bahwa: ”Doeloe, dimasa baginda Soan Tik bertachta, ada satoe thaykam jang bernama Ong Sam Poo, jalah jang sekarang diseboet Sam Poo Kong; ia dapet titah boeat tjari itoe moestika, maka bersama The Hoo dan lain-lain lagi laloe berlajar ka seblah Oetara [sic], [mestinya ke Selatan, WA]. Ia lebih doeloe mendarat di Djambi, laloe toeroen di Bantam, kamoedian dateng di Semarang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Armada Cheng Ho diperkirakan mengunjungi Jawa pada tahun 1405, 1407, dan 1409. Dari berbagai teori yang ada tentang kedatangan Cheng Ho, Suryadinata menyatakan bahwa armada itu diperkirakan berlabuh di Simongan, yaitu salah satu daerah di Semarang yang dipercaya masyarakat sebagai tempat mendarat armada Cheng Ho antara tahun 1405 dan 1407.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber tradisional China yang banyak digunakan tentang kunjungan Cheng Ho di Jawa adalah catatan perjalanan Ma Huan, Ying-yai Sheng-lan (Pemandangan Indah di Seberang Samudera). Dari sumber itu dikatakan bahwa meskipun mengunjungi Jawa sebanyak enam kali, tidak ada catatan mengenai Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori lain yang menyatakan bahwa Cheng Ho singgah di Semarang pada 1413 berasal dari MO Parlindungan dalam bukunya, Tuanku Rao (1964), yang sarat dengan campuran antara dokumen-dokumen dalam bahasa Melayu Tionghoa tentang fakta sejarah dan fiksi yang menyertainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, teori yang diajukan oleh Kong Yuanzi tentang kemungkinan salah satu armada Cheng Ho tiba di Semarang. Kong sangat berhati-hati dalam menilai pelayaran Cheng Ho dan hanya mengatakan ”kemungkinan” datangnya salah satu kapal Cheng Ho, bukan Cheng Ho sendiri ke Semarang atau daerah dekat Semarang (halaman 91-97).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama singgah di beberapa tempat tersebut, Cheng Ho dan anak buahnya berinteraksi dengan masyarakat setempat dengan mengajarkan berbagai macam keterampilan di bidang pertanian, pertukangan, kesenian, dan pengobatan. Beberapa anak buah Cheng Ho tidak meneruskan perjalanan dan menetap di daerah itu. Mereka inilah yang membentuk komunitas Tionghoa pertama di Semarang. Atas jasa Laksamana Cheng Ho yang bergelar San Bao Da Ren/Sam Poo Kong dalam meletakkan dasar kebudayaan kehidupan bermasyarakat, masyarakat Tionghoa di daerah tersebut mengangkatnya sebagai Leluhur Utama, bahkan kemudian mengangkatnya sebagai Dewa Pelindung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber sejarah lainnya adalah buku The Chinaman Abroad: or a Desultory Account of the Malayan Archipelago, particularly of Java. (1849), karya Ong Tae-hae, seorang pengelana China yang pernah bermukim di Jawa pada abad ke-18. Karya ini menuturkan bahwa di Sam Pa Lang (Semarang) telah terdapat komunitas Muslim dan merupakan salah satu tempat persinggahan orang-orang China yang berlayar menuju Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi Cheng Ho, menurut A Dahana di dalam buku ini, adalah misi diplomasi kebudayaan yang bertujuan menjalin hubungan dengan berbagai negeri atas dasar tributary relationship system. Sistem ini tidak dapat disamakan dengan imperialisme dan kolonialisme Barat pertengahan abad ke-19 sampai awal abad ke-20 karena ia merupakan sistem upeti yang tidak memaksakan penjajahan Cina (Tiongkok), tidak mencari pasar dan tidak menempatkan tentara di negeri para pemberi upeti. Bagi Cina, sudah cukup bila negeri-negeri yang dikunjunginya mengakui kebesaran kekaisaran Cina (halaman 35-36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Armada Cheng Ho membawa banyak pelaut, termasuk di dalamnya para penerjemah, tabib, astronom, farmakolog, teknisi, dan protokol untuk menangani tugas-tugas diplomatik. Dalam pelayarannya, Cheng Ho dan armadanya telah mengarungi berbagai negeri hingga mencapai benua Afrika, suatu hal yang tidak sulit baginya untuk mencapai benua Amerika, yang hampir satu abad kemudian Columbus dan armadanya menjejakkan kakinya hanya dengan tiga kapal dan 90 pelaut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan armada Cheng Ho mendarat di benua Amerika dibahas di dalam buku karya Gavin Menzies, 1421: The Year China Discovered the World (2002), sebuah buku best seller, yang menyebutkan bahwa armada Cheng Ho mendarat di benua Amerika dan mengelilinginya jauh lebih awal ketimbang Magellan dan Columbus. Meski demikian, di dalam buku ini, RZ Leirissa membahasnya dan menyatakan bahwa bukti-bukti yang dikumpulkan Menzies masih belum konkret dan tidak satu pun peta Cina tentang penemuan benua Amerika itu yang dapat ditemukan kecuali peta Kangnido dan Mao Kun yang tidak mencakup informasi tentang benua Amerika (halaman 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warisan Cheng Ho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Encyclopedia of World Biography (1973) yang dikutip Kong Yuanzhi di dalam bukunya, Muslim Tionghoa Cheng Ho: Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara (2000), salah satu kontribusi penting Cheng Ho bagi dunia pelayaran adalah peta navigasinya yang berjumlah 24 buah, selain catatan para pembantu terdekatnya seperti Ma Huan, dengan judul Ying-yai Sheng-lan dan Fa Hien, Xing Cha Sheng-lan (Menikmati Pemandangan Indah dengan Rakit Sakti) tentang negeri-negeri yang dikunjunginya, sebagaimana dikemukakan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi Cheng Ho ke berbagai negeri pada abad XV itu dipandang pula sebagai titik awal suatu ”zaman perdagangan” (the age of commerce) Asia Tenggara. Dinasti Ming (1368-1644 Masehi) tampaknya berupaya menguasai jalur perdagangan laut dari China ke Afrika, yang waktu itu harus berkompetisi dengan para pedagang Islam dan Hindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi Cheng Ho juga berpengaruh terhadap tumbuhnya perdagangan di kawasan Asia dan Afrika. Melalui misi-misi pelayarannya itu, ia turut mendorong perdagangan rempah-rempah dan tumbuhnya jaringan distribusi komoditas itu ke berbagai kota di Asia Tenggara dan menukarkannya dengan beras, tekstil, dan barang-barang manufaktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warisan terbesar Cheng Ho di Asia Tenggara, menurut Johannes Widodo, adalah semangat kehidupan bersama, sikap toleransi, keterbukaan dan persahabatan antara penganut agama dan kelompok rasial yang berbeda-beda melalui perdagangan dan pertukaran budaya. Maka hasilnya adalah terbentuknya kota-kota pesisir yang merupakan percampuran yang harmonis, ikatan komunitas yang kuat, dan identitas yang unik dari mereka yang hidup di seluruh Asia Tenggara (halaman 73).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini sangat penting untuk dipelajari karena banyak memuat keterangan baru tentang Cheng Ho. Seperti dinyatakan para penulisnya, kini banyak bertebaran legenda tentang tokoh ini. Data sejarah tentang Cheng Ho bercampur antara legenda sebagai tokoh sejarah dan fakta sejarah. Keduanya menjadi sulit dipisahkan. Misalnya saja data tentang penemuan benua Amerika oleh armada Cheng Ho dan kedatangannya di Semarang masih menjadi perdebatan karena bercampurnya kedua hal tersebut. Oleh karena itu, suatu penelitian lebih lanjut dan menyeluruh yang melibatkan berbagai disiplin ilmu akan memberikan gambaran yang utuh tentang tokoh pelayaran monumental ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasmi Alhaziri Sejarawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-4459729802142260603?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/4459729802142260603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=4459729802142260603' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4459729802142260603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/4459729802142260603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/antara-fakta-sejarah-dan-legenda-sang.html' title='Antara Fakta Sejarah dan Legenda Sang Laksamana'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-1010290982789501669</id><published>2008-04-07T10:44:00.001+07:00</published><updated>2008-04-07T10:44:50.408+07:00</updated><title type='text'>Kompetisi Teknologi WiMAX-3G dan Kemunculannya di Indonesia</title><content type='html'>Senin, 7 April 2008 | 14:10 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dimungkiri teknologi dalam industri telekomunikasi dapat saling berkompetisi dan akhirnya melibas teknologi yang lainnya. Ambil contoh teknologi seluler NMT (Nordic Mobile Telephony) dan AMPS (Advanced Mobile Phone System) pada sekitar tahun 1985-1992, yang saat ini pada frekuensi yang sama teknologi ini telah dilibas oleh teknologi CDMA2000 yang dioperasikan oleh operator CDMA di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks teknologi seluler yang memiliki kemampuan bergerak (full mobility), kedua teknologi ini sebenarnya dapat dikatakan sudah dilibas oleh teknologi CDMA dan GSM yang memberikan layanan yang serupa seperti teknologi sebelumnya tetapi dengan performansi yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan selanjutnya kedua teknologi ini akan berkembang menuju teknologi 4G, di mana WCDMA berevolusi menjadi LTE (Long Term Evolution) dan EV-DO berevolusi menjadi UMB (Ultra Mobile Broadband). Pada mulanya LTE dan UMB yang dijadwalkan masih cukup lama untuk mulai diimplementasikan, mungkin akan lebih cepat dengan kemunculan teknologi WiMAX (Worldwide interoperability for Microwave Access) yang memiliki kemampuan seperti halnya 4G yang juga memiliki kemampuan bergerak, membuat persaingan dominan teknologi 4G akan semakin sengit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman 3G&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi teknologi 3G, kemunculan WiMAX mobile pada dasarnya bisa dikatakan sebagai suatu ancaman. Dengan kemampuan layanan komunikasi data yang lebih cepat dari teknologi 3G yang ada saat ini, WiMAX mobile menawarkan performansi yang lebih baik bagi pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi bila layanan panggilan suara dilakukan dengan teknologi VoIP (Voice over Internet Protocol) melalui WiMAX akan dapat memicu persaingan lebih ketat antara 3G dan WiMAX. Dalam ketersediaan teknologi, saat ini teknologi LTE ataupun UMB sebagai evolusi secara alamiah teknologi 3G memiliki keterlambatan ketersediaannya dibandingkan dengan teknologi WiMAX.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal alokasi frekuensi pun WiMAX akan menjadi ancaman bagi 3G. Beberapa alokasi pita frekuensi yang tadinya merupakan kandidat untuk alokasi migrasi teknologi 3G akan harus berbagi kapling dengan WiMAX setelah berhasilnya WiMAX masuk dalam ”keluarga” IMT-2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil WRC-07 (World Radio Conference) dalam rapat ITU bulan Oktober 2007 telah mengesahkan rekomendasi bahwa WiMAX menjadi bagian dari ”keluarga 3G” bersama-sama dengan teknologi 3G lainnya yaitu WCDMA, CDMA2000, TD- SCDMA, EDGE, dan DECT. Dalam implementasinya frekuensi operasi WiMAX dan 3G dapat saja memiliki alokasi pita frekuensi yang sama, ambil contoh pada pita frekuensi 2,3 dan 2,5 GHz yang pada masa mendatang dapat dipakai untuk teknologi 4G, baik teknologi WiMAX, LTE, ataupun UMB (lihat tabel frekuensi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbandingan teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak begitu tepat untuk membandingkan teknologi WiMAX mobile dengan LTE maupun UMB mengingat teknologi ini memiliki waktu kesiapan pasar yang tidak sama, termasuk kemungkinan kesiapan di pasar Indonesia (lihat tabel ketersediaan teknologi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, WiMAX mobile telah siap di pasaran berikut dengan perangkat di sisi pelanggannya, sedangkan LTE maupun UMB masih menunggu sampai dua atau tiga tahun ke depan untuk siap secara komersial, termasuk di sisi pelanggan. Walaupun tidak dalam jumlah variasi yang cukup banyak, perangkat pelanggan untuk WiMAX mobile telah tersedia dalam bentuk datacard, dekstop modem, dan sedikit dalam bentuk PDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat bagaimana kinerja masing-masing teknologi tidaklah mudah mengingat tiap pabrikan pendukung teknologi ini saling mengklaim teknologi yang satu lebih baik dari teknologi yang lain. Masing-masing teknologi 4G ini memiliki pendukung utamanya sendiri-sendiri, seperti Intel mendukung teknologi WiMAX, Ericsson menggembar-gemborkan teknologi LTE, dan Qualcomm dengan teknologi UMB-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga teknologi di atas juga memiliki waktu latency yang kecil (latency adalah keterlambatan waktu antara saat dikirim dan diterima), yang memungkinkan dilakukannya percakapan suara lewat paket data (voice over package data). Dalam hasil riset dipersyaratkan bahwa untuk memberikan kemampuan yang mirip kualitasnya terhadap panggilan melalui sistem seluler, besarnya latency tidak melebihi 150 ms. Baik WiMAX maupun LTE dan UMB mengklaim latency maksimum sekitar 30 ms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan WiMAX di Indonesia semakin dekat dengan ditandatanganinya peraturan mengenai aspek persyaratan teknis untuk sistem BWA di pita frekuensi 2,3 GHz oleh Dirjen Postel pada 26 Februari 2008. Peraturan ini tentunya akan menjadi acuan dalam dokumen lelang BWA yang dijadwalkan pada tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tidak disebutkan secara spesifik bahwa pita frekuensi ini merupakan alokasi untuk teknologi WiMAX, tetapi dalam dokumen siaran pers tersebut disebutkan bahwa Dirjen Postel bersama-sama dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi membuat program penelitian perangkat radio WiMAX di frekuensi 2,3 GHz tersebut sehingga besar kemungkinan teknologi WiMAX akan juga diimplementasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kecenderungan harga lelang frekuensi WiMAX akan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga lelang frekuensi 3G seperti juga hasil lelang di negara-negara lain pada umumnya, maka sangatlah mungkin WiMAX akan dapat memberi harga layanan yang kompetitif dibandingkan dengan layanan data pita lebar dari teknologi 3G.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat WiMAX juga memiliki kemampuan memberikan layanan koneksi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) seperti layanan Telkom Speedy tetapi melalui jaringan nirkabel, maka WiMAX akan menjadi alternatif layanan bagi masyarakat dan bagi daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, WiMAX memiliki kemampuan seperti sistem seluler (mobility) sehingga WiMAX pun dapat memberi layanan seperti 3G saat ini. Karena itu, untuk alasan mempertahankan dan meningkatkan pasar, operator layanan data pita lebar baik yang menggunakan infrastruktur kabel maupun nirkabel boleh jadi akan tertarik untuk ikut lelang frekuensi WiMAX ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurniadi Djamili, Memperoleh Gelar Master dari Royal Melbourne Institute of Technology, Australia, dan Sekarang Bekerja di Salah Satu Operator Seluler sebagai Analis Teknologi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-1010290982789501669?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/1010290982789501669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=1010290982789501669' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1010290982789501669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1010290982789501669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/kompetisi-teknologi-wimax-3g-dan.html' title='Kompetisi Teknologi WiMAX-3G dan Kemunculannya di Indonesia'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-1847973511612137204</id><published>2008-04-07T10:42:00.000+07:00</published><updated>2008-04-07T10:43:13.305+07:00</updated><title type='text'>Perangkat Orientasi Menikmati Kehidupan</title><content type='html'>Senin, 7 April 2008 | 02:09 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mobilitas menjadi salah satu fitur dan ciri kemajuan teknologi komunikasi informasi, fitur dan ciri lain yang mengikutinya adalah navigasi dan orientasi. Secara perlahan tetapi pasti, ledakan informasi juga menyertakan kemajuan industri lain yang berkembang pesat memberikan peluang kemajuan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi dihadirkan selain memberikan kemudahan juga memberikan peluang bagi siapa saja untuk bekerja dan hidup lebih efisien dalam memacu persaingan yang semakin ketat. Di sisi lain, kemajuan ini juga diarahkan untuk melonggarkan para pengguna teknologi untuk keluar dari beban stres ledakan informasi dengan memberikan pilihan-pilihan yang memudahkan menikmati kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur navigasi dan orientasi secara perlahan memasuki kehidupan kita dengan memberikan pilihan keberadaan kita di tengah kemajuan teknologi. Berbagai perangkat yang disebut sebagai Personal Navigation Device (PND) mulai bermunculan, memberikan akses tersendiri dalam kehidupan teknologi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat PND sering kali dianggap sebagai gadget pemantas di tengah kemajuan teknologi komunikasi informasi. Padahal, perkembangannya dimungkinkan bersamaan dengan kemajuan teknologi seluler yang menawarkan pilihan jasa yang disebut sebagai location-based services (LBS) yang mampu memberikan jenis informasi keberadaan dengan menggabungkan kemampuan mobile web dan data GPS (geographical positioning system).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan ini memberikan makna berbeda dalam kemajuan teknologi komunikasi informasi, memberikan peluang di sisi industri telekomunikasi, dan menambah beberapa ribu rupiah ke dalam margin keuntungan yang diperoleh dari perangkat keras konsumen. Sebagian di antara kita mengira jasa LBS adalah memberikan jasa kepada konsumen dengan menunjukkan arah dari satu tempat ke tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, perkembangan database yang sangat pesat dipadu mekanisme GIS (geographical information system) memberikan peluang yang menantang untuk dikembangkan siapa saja untuk berbagai keperluan, mulai dari konsumen, pemerintahan, militer, industri, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Multimedia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks ini kita memerhatikan perangkat PND baru Nokia 330 buatan perusahaan pembuat ponsel terbesar di dunia. Perangkat dengan ukuran seperti PDA (Personal Digital Assistant) ini menjadi perangkat pertama Nokia asal Finlandia yang menggunakan sistem operasi Windows Mobile yang dicangkokkan (embedded) dengan sistem layar sentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat Nokia 330 yang juga disebut sebagai Auto Navigation ini memang menjadi menarik bersamaan dengan keseriusan Nokia memasuki industri PND dengan memperkenalkan antara lain produk Nokia 6110 Navigator (lihat Kompas 30/8/2007). Keseriusan ini juga diperagakan Nokia dengan membeli perusahaan pembuat GPS Navteq seharga 8,1 miliar dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nokia 330 berbeda dengan produk Nokia 6110 atau lainnya yang berbasis ponsel dengan fitur GPS. Auto Navigation buatan Nokia ini murni perangkat PND yang memang dimaksudkan untuk digunakan sebagai perangkat navigasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat ini juga dilengkapi dengan fitur lain seperti kemampuan multimedia, memungkinkan untuk mendengarkan musik digital, menonton video digital, dan kemampuan untuk menampilkan foto-foto digital. Perangkat Auto Navigation ini mendukung berbagai format seperti MP3, WMA, MPEF4, AVI, dan JPEG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran fitur multimedia ini memang menjadi tambahan ekstra yang menarik, tetapi di sisi lain menunjukkan kalau memang Nokia belum berani seutuhnya untuk masuk ke dalam perangkat yang terfokus pada keandalan GPS. Menjadikan perangkat sistem navigasi sebagai gadget multimedia memang menjadi pilihan yang aneh, misalnya, di tengah jalan melihat foto digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sistem audio dan video, Nokia 330 juga tidak terlalu istimewa karena layarnya yang terlalu kecil serta alunan musiknya yang hanya mengandalkan sebuah pengeras suara pada bagian belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan mendeteksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sistem navigasi, Nokia 330 menjadi produk yang bisa diandalkan. Kemampuannya untuk segera mendeteksi data-data posisi dari satelit yang tersedia di angkasa luas menjadikan perangkat ini menyenangkan untuk digunakan ke mana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan aplikasi Navy-G buatan Solo System yang tersimpan di dalam penyimpan digital SD Card sebesar 1 GB, Nokia 330 Auto Navigation menjadi mudah digunakan seperti menggunakan ponsel. Berbeda dengan sistem navigasi sebelumnya yang digunakan Nokia, aplikasi pada Nokia 330 ini lebih lengkap walaupun perpindahan dari kota yang satu ke kota lain di Indonesia tidak terjadi secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan peta yang disediakan Solo System ini juga termasuk lengkap. Bahkan, ketika menggunakan peta besar Pulau Jawa, sistem Nokia 330 ini mampu untuk memberikan petunjuk arah ke tempat-tempat yang dituju di berbagai kota. Pilihan tampilan peta navigasi bisa dipilih antara pandangan biasa dengan hanya melihat panah merah, tampilan dua dimensi, serta tampilan tiga dimensi yang mengarahkan panah menunjuk ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nokia 330 dengan sistem navigasi Solo System ini memberikan keleluasaan bagi penggunanya menambah tanda daerah-daerah tertentu di dalam peta sebagai tempat yang menarik point of interest. Dengan demikian, ketika ingin kembali ke daerah itu bisa langsung dicari sesuai nama yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Nokia 330 juga memiliki prosesor GPS yang bertenaga dan mampu untuk menghadirkan secara cepat posisi penggunanya dalam berbagai keadaan cuaca, hujan keras maupun awan mendung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang menginginkan kenyamanan untuk melakukan perjalanan serta setiap kali sadar akan posisi geografisnya akan merasakan manfaat perangkat navigasi seperti Nokia 330 Auto Navigation ini. Dan ketika perangkat navigasi bisa terintegrasi dengan manajemen lalu lintas di berbagai kota besar, kita pun memiliki informasi lebih banyak untuk mengetahui situasi jalan raya sehingga tidak stres terjebak di kemacetan dan lebih produktif memanfaatkan waktu perjalanan. (rlp)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-1847973511612137204?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/1847973511612137204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=1847973511612137204' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1847973511612137204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1847973511612137204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/perangkat-orientasi-menikmati-kehidupan.html' title='Perangkat Orientasi Menikmati Kehidupan'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8998026729270049781</id><published>2008-04-07T10:40:00.000+07:00</published><updated>2008-04-07T10:41:32.959+07:00</updated><title type='text'>TEKNOLOGI INFORMASI</title><content type='html'>Keseimbangan Baru Menghadapi Teknologi&lt;br /&gt;Senin, 7 April 2008 | 02:08 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rene L Pattiradjawane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadari kita memasuki sebuah era baru dalam interaksi berbangsa dan bernegara akibat kemajuan teknologi komunikasi informasi yang sangat pesat, memengaruhi berbagai aspek kehidupan kita. Kemajuan ini menyebabkan perlunya sebuah perubahan paradigma dalam menata keseluruhan kehidupan kita di tengah gemuruhnya globalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi menyebabkan hubungan-hubungan tradisional internasional maupun pelaksanaan sistem tata negara berubah total mengikuti kemajuan totalitas yang mengubah sendi-sendiri kehidupan kita berpolitik, berbudaya, bersosialisasi, berdiplomasi, berdemokrasi, berbelanja, bersenang-senang, bergembira, berkepercayaan, berilmu, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alvin Toffler, futurolog terkenal dalam pengantar buku ”Rethinking the Future” karangan Rowan Gibson menyebutkan, ”The illiterate of the 21st century will not be those who cannot read and write, but those who cannot learn, unlearn, and relearn.” Dan ciri penting kemajuan teknologi komunikasi informasi memang belajar, belajar, dan belajar, karena kemajuannya yang sangat pesat dan berlangsung terus- menerus secara konstan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berbicara tentang kemajuan teknologi komunikasi informasi, esensi belajar dan pembelajaran di tengah kemajuan teknologi komunikasi informasi ini menjadi persoalan yang mudah dan susah bercampur menjadi satu tanpa ujung yang jelas. Mengopi tulisan ini dari jaringan internet bagi sebagian orang terasa susah seperti menghafalkan rumus-rumus matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang lain, persoalan ini adalah masalah cut and paste, menggunakan berbagai fitur dan perangkat yang disediakan oleh kemajuan teknologi komunikasi informasi. Mengopi ke sebuah cakram optik bagi mereka yang lahir lebih dahulu adalah sebuah siksaan karena harus menunggu orang-orang muda yang cekatan dengan penggunaan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah reaksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan paradigma ini menyebabkan kita selalu terkejut dengan berbagai kebijakan, keputusan, dan lain sebagainya dalam konteks berbangsa dan bernegara. Seringkali tanpa sadar kita masuk dan terjebak dalam paradigma lama yang bertentangan dengan semangat reformasi yang merombak dan menata ulang tatanan lama menuju ke sebuah tatanan yang lebih demokratik dan efisien menghadapi tantangan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks ini, kita melihat kehadiran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai bagian penting dalam menata dan mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara kita secara digital. Kehadiran UU ITE sebenarnya memberikan makna sebagai antisipasi terjadinya kesalahan, kecurangan, manipulasi, dan berbagai tindak kejahatan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi komunikasi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran UU ITE adalah sebuah reaksi terhadap praktik carding, menggunakan data kartu kredit orang lain untuk kepentingannya sendiri—membeli barang-barang secara online. Selama bertahun-tahun, Indonesia dianggap sebagai ”sarang carding”, menyebabkan mereka yang ingin menikmati fitur belanja online menggunakan kartu kredit dari Indonesia tidak bisa melakukannya karena ditolak di pasaran online internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, entah bagaimana perdebatan tentang kehadiran UU ITE ini condong mengacu pada persoalan yang tidak esensial, seperti penyaringan konten-konten yang dianggap negatif. Bahkan pada suatu sisi, para penyelenggara akses jaringan internet (ISP) pun diminta menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk memblokir situs-situs negatif yang disinyalir menyebabkan terjadinya gangguan berbangsa dan bernegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini pun tercermin dengan sebuah surat dari Menkominfo yang dilayangkan ke APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) untuk melakukan pemblokiran situs dan blog yang memuat film pendek politisi Belanda berjudul Fitna. Kita sepakat film pendek digital ”verdomme politicus” Belanda ini sangat murahan, bertujuan untuk mengadu domba keharmonisan antar-umat beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ini tiak berarti dan serta-merta, tanpa proses hukum, seorang pejabat negara bisa melayangkan surat begitu saja melakukan tindakan memerintahkan para penyelenggara akses internet untuk memblokir seluruh film Fitna di jaringan internet. Karena, upaya ini selain tak demokratis juga tidak efisien dan menjadi bahan pertanyaan dan lelucon kebanyakan orang dan penyelenggara akses internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal. Pertama, akses jaringan internet di Indonesia sekarang berkembang menjadi sebuah bisnis yang ikut menggerakkan perekonomian nasional serta mampu mencerdaskan bangsa pada berbagai bidang, sehingga pelarangan dengan memerintahkan penutupan situs negatif tertentu menjadi tidak ekonomis karena dibutuhkan upaya yang sangat besar dari sisi waktu, tenaga, dan biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, cara kita berbangsa dan bernegara berubah total karena kemajuan teknologi komunikasi informasi. Artinya, siapa saja di mana saja, bisa dengan seenaknya menuduh, memanipulasi, memfitnah, serta melakukan berbagai tindakan, ucapan, atau membuat film, tanpa harus memikirkan dampaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kita berbangsa dan bernegara pun harus ikut berubah mengikuti irama kemajuan ini dengan membuat berbagai peraturan perundang-undangan melindungi kepentingan kita. Karena menjadi muskil buat negara hanya untuk mengurus satu orang Belanda bernama Geert Wilders yang entah di mana mengedarkan film murahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseimbangan baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan para penyelenggara akses jaringan internet serta pemilik domain cukup sportif untuk bisa mengakomodasi keinginan pejabat negara terhadap akses sebuah situs tertentu. Cara yang dilakukan adalah dengan memberikan tanda flag, mengharuskan orang-orang yang mengakses situs tersebut mengisi nama, alamat, dan lainnya serta melakukan verifikasi bahwa pengakses sudah cukup umur secara hukum untuk memasuki situs tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelarangan peredaran buku semasa Orde Baru pun dilakukan berlandaskan hukum dengan melibatkan Kejaksaan Agung untuk mengumumkan buku tertentu dilarang beredar di Indonesia. Oleh karena itu, cara-cara hukum seharusnya lebih efektif daripada hanya sekadar direktif menteri tertentu atas nama negara dan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, pelarangan situs seperti yang diinginkan oleh Menkominfo berbeda dengan pelarangan buku seperti yang pernah kita alami pada masa Orde Baru. Pelarangan buku semasa Orde Baru tidak memiliki dampak ekonomi, sedangkan penyaringan situs jaringan internet yang begitu luas dan tidak terbatas, mengharuskan para penyelenggara akses jaringan internet menambah berbagai peralatan dan upaya sumber daya yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus disaring adalah lapisan-lapisan (layers) di dalan jejaring digital yang begitu rumit, sehingga keinginan penguasa untuk melakukan sesuatu terhadap jaringan internet menjadi sebuah pemborosan yang tidak perlu. Ada cara-cara efektif lain yang bisa dilakukan melalui sebuah kampanye politik menggunakan humas, menyatakan situs di jaringan internet tertentu bertentangan dengan asas kita bernegara dan berbangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlu juga kita ingatkan bahwa di era kemajuan teknologi komunikasi informasi, upaya penyaringan yang hanya berdasarkan common sense adalah kenistaan yang melanggar kesepakatan kita untuk bereformasi menegakkan demokrasi bagi keadilan seluruh rakyat. Apa pun tindakan kita harus selaras dan bisa disinkronisasi sesuai dengan hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi komunikasi informasi tidak bisa dibendung dengan cara-cara lama kekuasaan atas nama harmonisasi peradaban. Kita perlu belajar terus-menerus untuk menyelesaikan persoalan-persoalan digitalisasi kita secara hukum dan efektif, bukan lagi dengan pendekatan kekuasaan yang bisa merusak keseimbangan tatanan kita bernegara dan berbangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kita menghadapi ancaman informasi yang bisa mengganggu kehidupan bernegara dan berbangsa harus berubah mengikuti kemajuan teknologi komunikasi informasi. Esensi penting reformasi membangun masyarakat demokratis tidak lagi bisa digunakan cara kekuasaan lama dengan mengirim surat untuk menghentikan dan menyensor situs internet tertentu seperti yang tertuang dalam surat Menkominfo ke APJII pekan lalu. Perlu dipikirkan pendekatan baru untuk melindungi kepentingan kita di tengah kemajuan digitalisasi sekarang ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8998026729270049781?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8998026729270049781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8998026729270049781' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8998026729270049781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8998026729270049781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/teknologi-informasi.html' title='TEKNOLOGI INFORMASI'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8354024558811834019</id><published>2008-04-04T21:26:00.001+07:00</published><updated>2008-04-04T21:27:55.721+07:00</updated><title type='text'>Berburu Netbook Murah</title><content type='html'>&lt;div id="judulartikelcetak"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;  &lt;div class="txtartikelcetak"&gt; &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;        &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr align="left"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;span class="txfotocetak"&gt;    KOMPAS/AMIR SODIKIN / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Ima&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/04/04/2717901p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="225" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="txfotocetak"&gt;    &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    Intel Classmate.&lt;/span&gt;    &lt;/span&gt;        &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;span class="tglct"&gt;Jumat, 4 April 2008 | 02:38 WIB&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;Udah pada ngebet pengin komputer baru ya? Mau yang model notebook atau desktop? Dibandingkan beberapa tahun lalu, harga notebook sekarang udah pada turun tajam lho.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mau lebih murah lagi dari notebook? Sekarang mulai diperkenalkan seri baru dari komputer personal, yaitu netbook. Tak usah bingung dengan istilah itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Singkat cerita, rumus utama netbook adalah bentuknya lebih imut dan harganya lebih murah dari notebook, flybook, atau ultra-mobile PC (UMPC).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah netbook diperkenalkan Intel. Manager Pengembangan Bisnis Intel Indonesia Corporation Arya Sanjaya mengatakan, salah satu ciri netbook adalah menggunakan platform berharga terjangkau. Di sini juga ada penekanan pada akses internet yang wajib ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Selain netbook, Intel juga memperkenalkan istilah nettop,” kata Arya. Netbook itu versi notebook yang lebih kecil, sedangkan nettop adalah versi desktop (komputer meja) yang lebih mini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Netbook dan nettop dihadirkan untuk memberi akses komputer di negara berkembang. Misi ini seiring dengan program Intel World Ahead. ”Ada empat poin yang ditekankan dalam netbook dan nettop: aksesibilitas, konektivitas, edukasi, dan content,” kata Arya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari misi itu, program ini bisa dikatakan ”tandingan” dari One Laptop Per Child (OLPC) yang diusung Nicholas Negroponte. MuDA pernah membahas OLPC ini. Namun, kehadiran OLPC melalui jalur resmi tampaknya tidak memungkinkan karena pemerintah tak ikut program itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Intel Classmate&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Indonesia mendapat giliran awal untuk pencanangan netbook dan nettop. Dari keluarga netbook, Intel meluncurkan rancangan Intel Classmate PC. Rancangan ini diberikan kepada produsen lokal, bukan produsen yang sudah dikenal mereknya secara global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Ini untuk menekan harga biar lebih rendah,” kata Arya. Maka, lahirlah Anoa yang dikeluarkan Zyrex dan Classmate PC yang dikeluarkan Axioo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muncul pertanyaan bagi orang awam, apa itu Zyrex dan Axioo? Apakah kedua merek itu cukup andal untuk membuat netbook? Mereka sebenarnya sudah lama malang melintang dalam produksi notebook.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;MuDA sempat mencoba dua saudara kembar ini. Bentuk keduanya sama, kembar identik, hanya beda tulisan. Kalau di Zyrex dinamakan Anoa, sedangkan di Axioo menggunakan nama generik Classmate PC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena produk ini rancangan dari produsen prosesor ternama, Intel, kinerjanya sama dan tak mengecewakan. Karena itu, bagi yang masih cerewet dengan merek, perlu disampaikan, persepsi di dunia komputer mulai berubah dan lebih cenderung melihat ”otak" yang dicangkokkan di dalamnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluarga Intel Classmate PC menggunakan prosesor Intel Mobile Processor ULV 900Mhz, memori DDR2 256 dan 512MB. Hardisk yang tidak konvensional lagi, tetapi menggunakan 2 GB NAND Flash (Windows XP) dan 1 GB NAND Flash (Linux).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ups, cuma 2 GB! Terus space sebesar 2 GB itu mau digunakan untuk apa? Buat masang lagu-lagu favorit juga pasti udah habis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inilah yang menjadi tanda tanya. Space 2 GB hanya cukup untuk sistem operasi Windows XP. Setelah di-install program dasar lainnya paling banter tersisa 500 MB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa bisa kalian abu-abuers ”hidup” dengan space 2 GB? Jawabannya bisa (tapi harus modal lagi). Sekarang banyak USB flash disk kapasitas besar hingga puluhan GB, bahkan jenis compact flash mencapai 30 GB. Belum lagi hardisk 2,5 inci yang sudah ratusan GB, ini bisa dijadikan solusi ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan harga Rp 3 jutaan, Intel Classmate PC cukup menjanjikan untuk bersaing menjadi laptop keluarga, terutama anak-anak dan remaja. Salah satu ciri Intel Clasmate PC adalah tahan banting! Netbook ini memiliki balutan casing khusus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fitur software yang menarik adalah dukungan pada software e-learning. Sebuah pembelajaran di ruang kelas yang mengandalkan fungsi multimedia. Dilengkapi dengan dua kontrol berbeda, yaitu Student Control dan Teacher Control, fitur ini siap diluncurkan ke sekolah yang membutuhkan pembelajaran multimedia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada lagi fitur andalan bagi orangtua, yaitu software filter untuk membatasi akses komputer dan internet anaknya. Karena itu, terkait isu pornografi internet yang sulit dibendung, software Parents Carefree bisa menjadi solusi. (Amir Sodikin)&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Alternatif Lain&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Asus Eee PC&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Classmate PC hadir untuk bersaing dengan Asus Eee PC yang lebih dulu diluncurkan. Sama-sama menggunakan prosesor Intel, Asus Eee PC dibanderol dengan harga lebih tinggi. Sekilas, desain Eee PC lebih remaja dibandingkan Classmate yang lebih cocok untuk anak-anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eee PC menggunakan ”hardisk” SSD (”state solid disk”) yang tahan goncangan juga. Prosesor Intel Celeron 900MHz, RAM 512MB DDR, layar 7 inci. Di dalamnya sudah dicangkokkan modem 56 Kbps, Wifi, LAN, USB ”port” tiga buah, dan berat sekitar 0,92 kg.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asus Eee PC 2G Surf dengan SSD 2 GB dibanderol sekitar Rp 3,8 juta. Adapun Eee PC 4G dengan ”hardisk” SSD 4 GB berharga sekitar Rp 4,7 juta. Performa Eee PC masih tangguh untuk menjalankan Windows XP. Dengan harga segitu, praktis Eee PC bersaing ketat dengan Classmate PC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Zyrex Ubud&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zyrex juga mengeluarkan Zyrex Ubud yang sudah diberi label UMPC. Layar 7 inci, yang berarti layak untuk mobilitas tinggi. Di dunia, model Ubud ini dikenal sebagai ”CloudBook UMPC”. Indonesia beruntung karena sudah diperkenalkan jenis ”CloudBook UMPC” ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dibandingkan Anoa, Classmate PC, dan Eee PC, Ubud memiliki spesifikasi lumayan. Prosesor VIA C7-M,ULV 1,2Ghz, memori 1 GB RAM, 30GB HDD, Wifi ”support”, berat 0,9 kg, dan sudah ada ”webcam”. Harga saat diluncurkan cukup diplomatis, Rp 4,9 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari uji coba selama beberapa minggu, kecepatan ”loading” untuk membuka sistem operasi Windows Vista cukup keteteran. Ketika diganti Windows XP, peningkatan kecepatan jadi lumayan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara keseluruhan, Ubud masih layak jadi pilihan. Persoalannya, harga yang terbilang berani. Jika pasang harga Rp 4 juta ke bawah, Ubud bisa menjadi ”netbook killer” atau ”Asus Eee PC killer” sesungguhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. NetTop Studia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini merupakan ”desktop” PC dari Zyrex yang didesain berbiaya murah, terutama untuk memfasilitasi para murid yang ingin memiliki ”desktop” terjangkau di rumah. Prosesor menggunakan Intel Pentium Dual Core, 512MB RAM, 80GB HDD, DVD-Combo, multimedia dengan ”speakers” dan ”optical mouse”. Harga Rp 2 jutaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Quantel&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain Intel, AMD juga mengeluarkan ”mini notebook”. Seri Quantel T8 Series dengan layar 8 inci, prosesor AMD LX800 - 500MHz, RAM 256M, HDD 60 GB, Wireless LAN 802.11b/g, berat 1,1 kilogram. Harga Rp 3,975 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seri E10 Series dengan layar lebih lebar, 10,2 inci, prosesor AMD LX800 - 500MHz, RAM 512 MB, HDD 60 GB, Wireless LAN 802.11b/g, berat 1,2 kg, dan sistem operasi Linux. Harga di pasaran Rp 4,975 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pahami kebutuhan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum membeli, pahami apa kebutuhan kalian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika mencari komputer murah untuk keperluan rumah sekaligus menunjang mobilitas, pilihan tersebut cukup menjanjikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika untuk keperluan ”game”, hiburan, dan komputer itu satu-satunya "tulang punggung keluarga", ”notebook” yang dilengkapi pembaca/pembakar VCD/DVD, ”hardisk” besar, memori besar, layar minimal 12 inci menjadi pilihan lebih cocok.(AMR)&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8354024558811834019?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8354024558811834019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8354024558811834019' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8354024558811834019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8354024558811834019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/berburu-netbook-murah.html' title='Berburu Netbook Murah'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8893684466468999640</id><published>2008-04-01T20:07:00.000+07:00</published><updated>2008-04-01T20:08:25.908+07:00</updated><title type='text'>Blokir Porno, David Vs Goliath?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt; &lt;span class="tglct"&gt;Senin, 31 Maret 2008 | 01:35 WIB&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Konten pornografi memang bisa diblokir menggunakan berbagai peranti lunak, tetapi soal efektifitas itu lain soal. Siapa pun bisa mengunduh dan memasang berlapis peranti lunak yang berfungsi memblok atau menyaring konten pornografi dari internet, baik pada tingkat komputer personal (PC), server pada warnet, hingga Internet Service Provider (ISP). Tetapi sangatlah naif bila kita percaya bahwa konten pornografi di internet dapat efektif dihalau dengan melakukan pemblokiran secara teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil riset yang dilansir TopTenReviews, setiap detiknya lebih dari 28.000 orang mengakses pornografi di internet dengan total pengeluaran mencapai lebih dari 3.000 dollar AS. Data tersebut juga menyebutkan, setidaknya setiap detik ada 372 pengguna internet yang mengetikkan kata kunci tertentu di situs pencari untuk mencari konten pornografi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Khusus untuk perilaku pengguna internet di Indonesia, Google Trends memaparkan bahwa meskipun jumlah pengguna internet masih terkonsentrasi di Ibu Kota Jakarta, namun Jakarta hanya menduduki posisi ke-5 kota dengan jumlah pencari konten dewasa dengan memasukkan kata kunci yang sangat umum, yaitu ”seks”. Setelah Jakarta disusul Bandung. Adapun jawaranya adalah kota Semarang, kemudian Yogyakarta, Medan, dan Surabaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita mencari dengan kata kunci ”sex” di Google, akan muncul 662.000.000 situs, 568.881 video, 157.000.000 gambar, dan 111.057.569 blog. Maka dapatlah terbayang bagaimana upaya untuk menyaring informasi dari sekian banyak sumber tersebut. Apalagi jika harus memilah antara informasi ”seks” yang layak untuk keperluan pendidikan, kesehatan, ilmu bercinta, ataupun sekadar sebagai pemuas berahi belaka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bicara tentang ilmu bercinta, ketika penulis menggunakan ”kamasutra” sebagai kata kunci pada Google Trends ternyata Indonesia berada pada urutan ke-3 setelah Lituania dan India untuk kategori negara. Sementara untuk kategori kota, Jakarta berada pada urutan ke-4 setelah Chennai, Delhi, dan Mumbai yang semuanya di India.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Goliath&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Industri pornografi bukanlah industri kacangan. Tahun 2006 saja, gabungan penghasilan dari sejumlah perusahaan teknologi papan atas semisal Microsoft, Google, Amazon, eBay, Yahoo! dan Apple, tak akan mampu mengimbangi pendapatan dari bisnis pornografi dengan pemasukan mencapai lebih dari 97 miliar dollar AS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan perputaran uang yang besar dan persaingan ketat, industri pornografi kerap menjadi perintis pematangan sejumlah teknologi baru yang kemudian diadopsi secara luas. Berbagai teknologi ini, menurut penelitian terpisah oleh USA Today, Adult Video News dan Nielsen/NetRatings adalah baik yang bersifat positif seperti video-audio streaming, layanan berbayar video-on-demand, digital-rights management, peranti lunak geo-location, konten tersegmentasi dan layanan konten nirkabel melalui ponsel. Adapun teknologi yang cenderung bersifat negatif, setidaknya bagi sebagian kalangan, adalah spam, iklan pop-ad, dan cookies.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wajar jika kita berpikir bagaimana agar teknologi yang lawas dan biasa saja, seperti peranti lunak pemblokir konten pornografi, dapat berhadapan dengan produsen pornografi yang notabene para jawara penghasil teknologi konten masa depan. Ini ibarat David melawan Goliath!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Privasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan sejumlah jajak dan studi yang dilakukan di Indonesia, fasilitas e-mail adalah hal yang paling utama digunakan oleh konsumen internet. Sayangnya, spam (e-mail sampah) menghantui aktivitas e-mail siapa pun di mana pun. Penelitian yang dilakukan oleh Barracuda Networks mengatakan bahwa sepanjang tahun 2007, dari total lalu lintas e-mail yang tercatat, 95 persen adalah spam. Kemudian menurut Symantec, untuk data per Februari 2008, 6 persen dari seluruh e-mail spam masuk dalam kategori untuk ”dewasa” di atas 18 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini perlu menjadi pertimbangan pula bagaimana menyaring konten pornografi, yang sengaja ataupun tidak, masuk langsung ke mailbox, termasuk ke mailbox anak-anak dan para remaja. Pornografi lewat e-mail lebih sulit pengidentifikasiannya (termasuk pemblokirannya) karena sifatnya yang tidak terbuka seperti layaknya mengunjungi sebuah situs, lebih privasi karena terantar langsung ke masing-masing individu, dan sifatnya ada push-services. Belum lagi maraknya sejumlah layanan online yang memang mengkhususkan diri dalam menyediakan konten pornografi via e-mail.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di layanan mailing list terkemuka semisal YahooGroups, dapat dijumpai banyak komunitas ”dewasa” yang saling bertukar gambar porno. Tak kurang dari 39.000 grup diskusi bertajuk ”seks” yang tergabung dalam YahooGroups tersebut. Diskusi dan bertukar gambar porno tersebut langsung dikirim dari dan ke e-mail para anggotanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika ingin konsisten menyaring pornografi di internet, maka YahooGroups seharusnya masuk dalam daftar cekal. Masalahnya, begitu kita mencekal YahooGroups, kita juga menutup akses ke ribuan diskusi positif yang ada di dalamnya, baik itu diskusi teknologi, politik, kesehatan, lingkungan, hingga keagamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Orangtua&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itulah jangan sampai kita kemudian terempas pada rasa aman semu, mengatasi pornografi seakan bisa dilakukan (hanya) dengan teknologi yang ada saat ini. Jika memang dirasa perlu, sebenarnya berbagai jenis peranti lunak pemblokir konten pornografi pada komputer personal telah tersedia di internet dengan kualitas andal, berfitur lengkap, dan gratis. Salah satunya adalah K9 Web Protection (www.k9webprotection.com)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harus diingat, justru orangtua dan guru memegang peran utama dan tak akan tergantikan oleh berbagai jenis peranti lunak yang ada. Membuat program edukasi agar orangtua dan guru tidak ”gaptek” (gagap teknologi) sehingga mampu dan mau membimbing anak atau muridnya ketika menggunakan internet akan jauh lebih ampuh ketimbang sekadar mengadakan proyek pembuatan atau instalasi program pemblokir konten pornografi yang efektifitasnya masih dapat diperdebatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Donny BU &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Penggagas Program Komunikasi Internet Sehat. &lt;/em&gt;E-mail: &lt;a href="mailto:donnybu@ictwatch.com"&gt;donnybu@ictwatch.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8893684466468999640?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8893684466468999640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8893684466468999640' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8893684466468999640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8893684466468999640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/04/blokir-porno-david-vs-goliath.html' title='Blokir Porno, David Vs Goliath?'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8148096856028200276</id><published>2008-03-26T16:31:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T16:32:43.035+07:00</updated><title type='text'>6 Langkah Darurat Saat Ponsel Basah Kuyup</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="judul"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;       &lt;span class="reporter"&gt;   &lt;strong&gt;Fino Yurio Kristo&lt;/strong&gt; - detikinet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="reporter"&gt;   &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="ilustrasi"&gt;   &lt;div id="gambar"&gt;&lt;img src="http://jkt.detikinet.com/images/content/2008/03/03/510/ponsel-kemasukan-air.jpg" border="0" hspace="0" vspace="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;color:#000000;"&gt;&lt;small&gt;Ilustrasi (ist.)&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;img src="http://jkt.detikinet.com/image/banner_infomedida_200x400-detik.gif" align="right" border="0" height="400" hspace="8" vspace="2" width="200" /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Selalu ada kemungkinan ponsel terjatuh ke dalam air tanpa disengaja, atau basah kuyup ketika Anda menerjang hujan. Padahal barang elektronik sangat rentan rusak jika terkena air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Anda buru-buru memperbaikinya ke teknisi, ada baiknya Anda berusaha terlebih dahulu menyelamatkan ponsel itu. Siapa tahu ponsel Anda pulih tanpa perlu ke 'bengkel'. Simak tips berikut ini, yang dikutip &lt;strong&gt;detikINET &lt;/strong&gt;dari WikiHow, Senin (3/3/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Jika ponsel Anda terendam, keluarkan ponsel dari air secepatnya untuk mencegah komponen bagian dalam terkontaminasi air. Dalam beberapa kasus, &lt;em&gt;casing &lt;/em&gt;ponsel memang cukup rapat untuk mencegah rembesan air. Namun hal ini hanya akan bertahan selama beberapa puluh detik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Segera keluarkan baterai dari dalam ponsel. Memutus aliran sumber daya sangatlah penting untuk meminimalisir kemungkinan kerusakan ponsel. Beberapa sirkuit elektronik dinyatakan bisa tetap bertahan dalam keadaan basah, jika tidak terhubung dengan sumber daya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Segera keluarkan juga kartu SIM Anda untuk mencegah kemungkinan kerusakan atau kehilangan data. Anda tentu tak ingin phonebook atau SMS penting Anda lenyap. Biarkan kartu SIM Anda sampai benar-benar kering sebelum Anda mengecek kondisinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keringkan ponsel sampai benar-benar kering. Gunakan kain yang bisa menyerap air. Jika ada, gunakan juga pengering rambut alias &lt;em&gt;hair dryer&lt;/em&gt;. Namun pastikan ponsel Anda jangan sampai terlalu panas. Jangan pula meletakkannya di microwave. Ponsel yang terlalu panas dilaporkan bisa meledak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uji coba kondisi ponsel Anda setelah benar-benar kering. Jika ponsel ngadat, periksalah apakah ponsel atau baterai Anda yang rusak, dengan memakai baterai cadangan. Jika hanya baterainya yang rusak, Anda tinggal membeli yang baru.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika seluruh langkah tersebut telah Anda lakukan namun ponsel tetap mengalami kerusakan, apa boleh buat, Anda tampaknya harus mengandalkan jasa teknisi ponsel. Namun ingat, Anda harus mencari teknisi ponsel yang terpercaya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;b&gt;  ( fyk / dwn )&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8148096856028200276?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8148096856028200276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8148096856028200276' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8148096856028200276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8148096856028200276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/6-langkah-darurat-saat-ponsel-basah.html' title='6 Langkah Darurat Saat Ponsel Basah Kuyup'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7494451084978903563</id><published>2008-03-26T16:30:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T16:31:19.549+07:00</updated><title type='text'>8 Langkah agar Video Anda Ngetop di Internet</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="judul"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;       &lt;span class="reporter"&gt;      &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="ilustrasi"&gt;   &lt;div id="gambar"&gt;&lt;img src="http://jkt.detikinet.com/images/content/2008/03/14/510/YouTube.jpg" border="0" hspace="0" vspace="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;color:#000000;"&gt;&lt;small&gt;YouTube (ist.)&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;img src="http://jkt.detikinet.com/image/banner_infomedida_200x400-detik.gif" align="right" border="0" height="400" hspace="8" vspace="2" width="200" /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -  Berbagai macam video di-&lt;em&gt;posting &lt;/em&gt;di situs YouTube. Sebagian video tersebut digemari dan populer, bahkan dilihat sampai puluhan ribu atau bahkan jutaan pengakses. Ingin video Anda juga digemari di situs ini? Simak tipsnya, seperti diramu &lt;strong&gt;detikINET &lt;/strong&gt;dari SeoCompany, Jumat (14/3/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Bikin video berdurasi pendek. Sebagian besar ora&lt;em&gt;ng &lt;/em&gt;tak ingin berlama-lama menyaksikan video. Alasannya seperti lamanya&lt;em&gt; loading &lt;/em&gt;untuk memutar video serta banyaknya video lain yang ingin mereka tonton di YouTube.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rancang video secara detail. Pikirkan video macam apa yang ingin dibuat dan sasaran konsumennya. Banyak sekali video tersebar di YouTube sehingga Anda harus menyajikan sesuatu yang unik untuk memancing perhatian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buat video yang mengincar pengakses dengan minat khusus. Sebagai contoh, video mengenai keadaan rumah Anda mungkin tak menarik karena terlalu umum. Anda bisa memilih video mengenai hobi Anda seperti bermain gitar atau hewan ternak untuk menyasar pengakses dengan hobi yang sama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda baru bergabung dengan YouTube, buat video yang mudah dicari pengakses. Pasalnya karena Anda belum populer, satu-satunya jalan pengakses menemukan video Anda adalah dengan mencarinya di web. Untuk itu, buatlah kata-kata yang spesifik dan cocok dengan konten video.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bayangkanlah saat Anda mengakses YouTube. Pikirkan video macam apa yang ingin Anda akses dan implementasikan dalam video bikinan Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buat judul yang semenarik mungkin untuk memancing perhatian. Namun jangan sampai judul terlalu melenceng dari isi konten karena bisa dianggap menipu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelajari cara membuat video yang baik. Sebisa mungkin, &lt;em&gt;posting &lt;/em&gt;video yang tampak profesional di YouTube. Mintalah tanggapan balik dari pengakses video Anda untuk membuat video yang lebih baik di masa mendatang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Promosikan video YouTube Anda. Jika ingin video Anda populer, &lt;em&gt;posting &lt;/em&gt;di situs jejaring sosial semacam Friendster, atau Facebook. Kirim juga video Anda ke sebanyak mungkin orang. Jika mereka suka, mereka akan menyebarkannya ke orang lain sehingga Anda bisa jadi bintang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7494451084978903563?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7494451084978903563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7494451084978903563' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7494451084978903563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7494451084978903563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/8-langkah-agar-video-anda-ngetop-di.html' title='8 Langkah agar Video Anda Ngetop di Internet'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-1771896018367633250</id><published>2008-03-26T16:29:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T16:30:00.405+07:00</updated><title type='text'>6 Petunjuk Mengelola e-Mail Secara Profesional</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="judul"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;       &lt;span class="reporter"&gt;      &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="ilustrasi"&gt;   &lt;div id="gambar"&gt;&lt;img src="http://jkt.detikinet.com/images/content/2008/03/22/510/womanlaptop.jpg" border="0" hspace="0" vspace="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;color:#000000;"&gt;&lt;small&gt;Ilustrasi (ist.)&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;img src="http://jkt.detikinet.com/image/banner_infomedida_200x400-detik.gif" align="right" border="0" height="400" hspace="8" vspace="2" width="200" /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Ingin jadi profesional dalam mengelola email, khususnya untuk urusan bisnis dan pekerjan? Berikut tip dan triknya seperti dikutip &lt;strong&gt;detikINET&lt;/strong&gt; dari WikiHow, Sabtu (22/3/2008):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Ikutilah tata krama dalam mengirim email, khususnya jika email itu penting. Buatlah pesan secara singkat, terfokus dan jelas. Hargai penerima email Anda dengan ucapan sapaan hormat semacam 'terima kasih' dan sebagainya. Buatlah pula subyek email dengan jelas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hati-hati, jangan sampai mengirim email pada orang yang salah. Teliti selalu sebelum mengirim email penting.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan hanya memakai 1 alamat email untuk segala urusan. Bagi-bagi alamat email Anda untuk urusan bisnis, pertemanan, mailing list dan sebagainya agar tidak menimbulkan kebingungan karena banjir email.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengecek seluruh akun email mungkin akan terlalu menyita waktu. Solusinya, Anda bisa memakai software gratis seperti &lt;a href="http://www.download.com/ePrompter/3000-2369_4-10045181.html?tag=tab_rev" target="_blank"&gt;ePrompter&lt;/a&gt;. Software ini bisa otomatis mengumumkan email yang masuk pada pengguna serta mengorganisir email.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan tekan tombol 'kirim' terlalu cepat. Baca ulang email Anda untuk meminimalisir kesalahan seperti salah ketik atau salah kata. Terlalu banyak kesalahan dalam email bisa mempengaruhi persepsi penerima bahwa Anda ceroboh dan tidak menghargai sang penerima pesan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seringkali Anda lupa bahwa Anda perlu mencantumkan 'attachment'. Untuk itu, pastikan 'attachment' jangan sampai ketinggalan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-1771896018367633250?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/1771896018367633250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=1771896018367633250' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1771896018367633250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1771896018367633250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/6-petunjuk-mengelola-e-mail-secara.html' title='6 Petunjuk Mengelola e-Mail Secara Profesional'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-7246763519376309298</id><published>2008-03-26T16:27:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T16:28:35.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='http://www.blogger.com/img/gl.align.full.gif'/><title type='text'>5 Langkah Mengganti Logo Google dengan Nama Anda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="judul"&gt;   5 Langkah Mengganti Logo Google dengan Nama Anda &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;       &lt;span class="reporter"&gt;   &lt;strong&gt;Irmawan&lt;/strong&gt; - detikinet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="reporter"&gt;   &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="ilustrasi"&gt;   &lt;div id="gambar"&gt;&lt;img src="http://jkt.detikinet.com/images/content/2008/03/26/510/detikinetgoogle-dlm.jpg" border="0" hspace="0" vspace="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;color:#000000;"&gt;&lt;small&gt;Situs mesin cari Google yang diubah (dwn/inet)&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;img src="http://jkt.detikinet.com/image/banner_infomedida_200x400-detik.gif" align="right" border="0" height="400" hspace="8" vspace="2" width="200" /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Siapa yang tak kenal dengan Google, mesin cari populer dengan latar halaman bernuansa putih sederhana plus logo "Google" di atas kotak mesin carinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda bosan dengan tampilan logo tersebut, Anda bisa membuat halaman seperti Google dengan nama Anda. Caranya sangat mudah. Cukup klik-klik saja logo dan &lt;em&gt;style &lt;/em&gt;yang diinginkan, dalam sekejap Anda akan bisa memiliki halaman mesin cari seperti Google dengan nama Anda. Simak langkahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buka situs http://www.funnylogo.info/create.asp&lt;br /&gt;2. Masukan nama yang Anda inginkan pada situs tersebut.&lt;br /&gt;3. Tentukan style tulisan yang diinginkan, misal: Google Style.&lt;br /&gt;4. Klik "Create My Search Engine".&lt;br /&gt;5. Setelah itu akan muncul tampilan "Situs Google" dengan logo yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat tampilan tersebut menjadi halaman default ketika Anda membuka browser, copy alamat yang tertera pada Address.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Untuk Browser Internet Explorer (IE)&lt;/u&gt;:&lt;br /&gt;1. Klik menu Tools - Internet Options&lt;br /&gt;2. Pilih tab General, lalu ubah field Home Page dengan alamat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Untuk Browser Mozila&lt;/u&gt;:&lt;br /&gt;1. Klik menu Tools - Options&lt;br /&gt;2. Pilih tab Main, lalu ubah field Home Page dengan alamat tersebut.&lt;br /&gt;3. Pada field When Firefox starts, pilih settingan Show my home page, lalu klik OK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua langkah dilakukan, Anda bisa mencoba membuka browser dan melihat hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini merupakan kiriman dari Irmawan, anggota detikINET Forum. Ingin artikel tips &amp;amp; tricks Anda juga dimuat di rubrik &lt;a href="http://detikinet.com/index.php/detik.kanal/idkanal/510" target="_blank"&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Tips &amp;amp; Tricks detikINET&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;? Anda bisa menyumbang artikel tersebut di &lt;a href="http://forum.detikinet.com/forumdisplay.php?f=260" target="_blank"&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;detikINET Forum&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;. Tips bisa merupakan hasil karya sendiri, ataupun hasil saduran (terjemahan) yang dilakukan sendiri dari media non-berbahasa Indonesia. Dapatkan ekstra &lt;em&gt;"point of reputation-altering power"&lt;/em&gt;. Untuk perincian skemanya lebih lanjut, &lt;u&gt;&lt;a href="http://jkt5.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/24/time/095559/idnews/911653/idkanal/455" target="_blank"&gt;bisa dibaca di sini&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;.   &lt;b&gt;  ( dwn / dwn )&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-7246763519376309298?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/7246763519376309298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=7246763519376309298' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7246763519376309298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/7246763519376309298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/5-langkah-mengganti-logo-google-dengan.html' title='5 Langkah Mengganti Logo Google dengan Nama Anda'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-5587755876273716949</id><published>2008-03-26T07:50:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T07:51:19.061+07:00</updated><title type='text'>Selamat Tinggal Website Syahwat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="tgl"&gt;Rabu, 26 Maret 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              &lt;span class="upperdeck"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="upperdeck"&gt;''Empat juta dua ratus ribu (4.200.000) situs porno dunia, 100.000 (seratus ribu) situs porno Indonesia di internet.'' &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              &lt;br /&gt;                 &lt;span class="deskripsi"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Angka-angka tersebut merupakan sebagian fakta yang dipaparkan sastrawan Taufiq Ismail dalam pidatonya di Taman Ismail Marzuki (TIM), beberapa waktu lalu. Masih banyak fakta porno yang diungkapnya dalam pidato berjudul 'Budaya Malu Dikikis Habis Gerakan Syahwat Merdeka' itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Soal situs porno, memang sudah merasuk terlalu dalam. Bahkan, saat mencari gambar dengan mengetik huruf a di mesin pencari terkenal, &lt;i&gt;google.com&lt;/i&gt;, gambar porno pun ikut muncul. Fakta itu memperlihatkan probabilitas munculnya konten porno sudah sangat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Statistik lebih seram, dimuat sebuah situs: 12 persen situs di dunia ini mengandung pornografi; sekitar 372 juta halaman &lt;i&gt;website&lt;/i&gt; pornografi; 25 persen yang dicari melalui &lt;i&gt;search engine&lt;/i&gt; adalah pornografi. Kata &lt;i&gt;sex&lt;/i&gt; adalah yang paling banyak dicari di internet.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Sebanyak 35 persen dari data yang diunduh adalah pornografi; setiap detik 28.258 pengguna internet melihat pornogafi; setiap hari 266 situs porno baru muncul; 70 persen &lt;i&gt;traffic&lt;/i&gt; pornografi terjadi pada jam kerja, yaitu pukul 09.00-17.00.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Sejumlah negara seperti Cina dan Kanada telah memblokade situs-situs porno itu. Di Amerika, seorang pengamat sosial yang dikutip Taufiq, mengibaratkan pornografi di internet sebagai gelombang tsunami setinggi 10 meter. ''Kami melawannya dengan kedua tangan.''&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Di Indonesia, langkah membendung arus deras pornografi itu, terantuk-antuk. Setelah diperdebatkan dengan sengit, Rancangan Undang-Undang (RUU) Antipornografi dan Pornoaksi, kini tak lagi terdengar kabar beritanya. Tapi, langkah memang tak lantas terhenti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Adalah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Moh Nuh, yang kembali menabuh genderang perang melawan situs porno itu. Dia sudah pasang kuda-kuda dengan merencanakan pembuatan peraturan menteri (permen), dan membangun jejaring hingga ke masjid-masjid.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Rencana itu dipaparkan Nuh beberapa pekan terakhir, dalam berbagai kesempatan berkunjung ke masjid-masjid di sejumlah wilayah Tanah Air. Antara lain, saat meresmikan &lt;i&gt;Broadband Learning Center&lt;/i&gt; (BLC) di Masjid Al Akbar, Surabaya, dan Masjid Al Mahallie di Jakarta Barat, pekan lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Momentum itu semakin kuat. Nuh bak mendapat tambahan amunisi setelah Selasa (25/3), DPR dan pemerintah menyetujui RUU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjadi UU. Dalam situs ini, ada sejumlah ketentuan prinsip yang mengatur arus lalu lintas konten porno di internet.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Menginduk pada UU ITE itulah, pemerintah nanti akan membuat permen sebagai payung hukum untuk memblokade situs-situs porno di jagad maya Tanah Air. Permen itu akan digulirkan begitu RUU ITE telah disahkan menjadi UU, yang diperkirakan pada April mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Adapun waktu yang telah ditetapkan Depkominfo untuk memblokade situs-situs porno itu adalah April dan Mei. Akhir Mei nanti, ditargetkan sudah bersih. ''Dari wilayah manapun di Indonesia, situs itu tak bisa ditembus. Jadi, jangan khawatir,'' katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Lalu, bagaimana cara 'operasi khusus' situs porno itu dijalankan? Mantan rektor ITS itu menyebut dua pendekatan. Pertama, &lt;i&gt;bottom-up&lt;/i&gt;, mengandalkan kesadaran individu untuk melakukan sensor sendiri (&lt;i&gt;self censorship&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Pada dasarnya, menurut Nuh, semua situs bersifat mubah alias boleh-boleh saja diakses, kecuali situs yang tidak baik. ''Situs (porno) itu tak memberi manfaat, jadi seharusnya bisa kita sensor sendiri,'' katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Pendekatan kedua bersifat &lt;i&gt;top-down&lt;/i&gt;. Internet service provider (ISP) atau penyedia jasa internet, dipasangi filter-filter untuk memblokade situs porno. Karena sudah tak ada kesempatan, maka meskipun masih ada niat untuk mengaksesnya, tetap saja tak akan bisa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Pada level tengah, seperti sekolah, kampus, atau kantor-kantor, akan dipasangi &lt;i&gt;software&lt;/i&gt; khusus. &lt;i&gt;Software&lt;/i&gt; tersebut dapat di-&lt;i&gt;download&lt;/i&gt; di &lt;i&gt;website&lt;/i&gt; Depkominfo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Pemberantasan situs porno ini juga menggunakan &lt;i&gt;network&lt;/i&gt; masjid-masjid di Indonesia. ''Masjid-masjid kan mempunyai komunitas. Itu bisa untuk pertukaran informasi, data, atau apa saja yang terkait dengan kegiatan kemasyarakatan,'' katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Untuk tahap awal, Depkominfo memberikan seperangkat komputer beserta jaringan internet kepada sekitar 50 masjid di Jakarta. ''Kita sudah mulai,'' katanya. SDM yang nanti mengelola jaringan komunikasi tersebut segera menjalani &lt;i&gt;training&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Membangun jaringan untuk mengeroyok situs porno ini, jelas Nuh, berakar dari pemikiran bahwa jika sebuah bangsa ingin kuat, bangsa itu harus membangun mata rantai. ''Mata rantai di tingkat paling bawahlah yang terpenting, terkait langsung dengan masyarakat luas,'' papar M Nuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Langkah serius menghabisi situs porno itu, tutur Nuh, juga terkait dengan bakal meroketnya pengguna internet di Indonesia. Saat ini, pengguna internet di Indonesia sekitar 25 juta orang. Tapi, Mei mendatang, Nuh memperkirakan jumlahnya menjadi 50 juta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Kenaikan dua kali lipat itu terkait dengan rencana pemerintah untuk memberikan fasilitas khusus secara gratis kepada SMA-SMA, untuk mendorong penggunaan internet. Sebelum didorong menggandrungi internet, tentu jalanan harus dibersihkan dulu dari duri-duri pornografi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Bila program pembersihan itu berjalan, kelak para pengakses situs porno akan mendapat situsnya berubah konten. Alih-alih melihat orang telanjang, yang muncul bisa-bisa ikan telanjang. ''Nanti bisa berisi informasi harga padi atau ikan,'' kata Nuh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="deskripsi"&gt;       ( osa/evy/run )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-5587755876273716949?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/5587755876273716949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=5587755876273716949' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5587755876273716949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/5587755876273716949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/selamat-tinggal-website-syahwat.html' title='Selamat Tinggal Website Syahwat'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3463050258667864278</id><published>2008-03-26T07:43:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T07:48:04.245+07:00</updated><title type='text'>Situs Porno Didenda Rp 1Miliar</title><content type='html'>&lt;span class="upperdeck"&gt;Tak ada tempat untuk komentar tak senonoh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              &lt;br /&gt;                 &lt;span class="deskripsi"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;JAKARTA -- ''Akhirnya, hukum dunia maya tidak lagi menjadi hukum rimba.'' Demikian komentar pengamat telematika, Roy Suryo, tentang telah disetujuinya Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;RUU ITE yang telah lama ditunggu-tunggu kehadirannya, disetujui pemerintah dan DPR dalam rapat paripurna di gedung DPR/MPR, Selasa (25/3). Dari pemerintah, rapat dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika, Moh Nuh, dan Menteri Hukum dan HAM, Andi Matalatta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Nuh mengatakan produk hukum tersebut bisa mengisi kekosongan aturan hukum di dunia maya. ''Terutama masalah dokumen eletronik, atau perilaku &lt;em&gt;cybercrime&lt;/em&gt; semacam pemalsuan kartu kredit (&lt;em&gt;carding&lt;/em&gt;), produk pornografi, perjudian internet, dan &lt;em&gt;hacking&lt;/em&gt;,'' katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Soal situs porno, di RUU ITE termaktub ketentuan yang tegas. Pembuat situs porno dikenai denda Rp 1 miliar atau penjara enam tahun (lihat box). Soal situs porno dan ketentuan lainny, kata Nuh, kelak diatur lebih teknis di peraturan menteri atau peraturan pemerintah (PP).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Anggota DPR, Abdulah Azwar Anas, menilai teknologi saat ini tak ubahnya pedang bermata dua. ''Memberi kontribusi bagi kesejahteraan, tapi juga menjadi sarana efektif untuk melanggar hukum,'' katanya seraya meminta permen pornografi disegerakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Selain pornografi, RUU ITE itu juga mengatur tentang keamanan transaksi elektronik. Dalam transaksi elektronik, dilarang menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang merugikan konsumen. &lt;em&gt;Hacker&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;cracker&lt;/em&gt; yang memasuki komputer orang lain, juga bakal kena sanksi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Produk hukum itu, menurut Roy, bisa melindungi semua informasi dan transaksi elektronik. Baik berupa &lt;em&gt;email&lt;/em&gt;, nota elektronik, SMS, layanan &lt;em&gt;mobile banking&lt;/em&gt;, layanan &lt;em&gt;content provider&lt;/em&gt;, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;''Semua data elektronik nanti memiliki kekuatan hukum, bisa menjadi bukti, seperti halnya kertas bermaterai. Ini akan bisa memaksimalkan KUHP, UU Perlindungan Konsumen, UU Perbankan, aturan &lt;em&gt;money laundering&lt;/em&gt;, dan lain-lain,'' papar Roy.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Bila RUU ITE telah disahkan dan dijalankan, Roy menilai &lt;em&gt;cybercrime&lt;/em&gt; akan lebih tertangani. ''Masyarakat akan merasa negara ini punya perlindungan. Ingat, di negara ini ada 26 juta pengguna internet, 90 juta pengguna &lt;em&gt;handphone&lt;/em&gt;, dan lain-lain.''&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Karena sudah ada hukum di dunia maya, seseorang tak bisa lagi seenaknya meng-&lt;em&gt;upload&lt;/em&gt; komentar tak senonoh. Dengan demikian, kata Roy, &lt;em&gt;blog&lt;/em&gt; yang selama ini diklaim sebagai wadah &lt;em&gt;citizen journalisme&lt;/em&gt; pun, akan tampil lebih bertanggung jawab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Dari hasil pembahasan Unit Cybercrime Mabes Polri, Roy mengatakan akan ada 13-16 PP yang akan lahir dari UU ITE. Roy berharap adanya UU itu ikut memacu kapasitas dan kapabilitas 33 kepolisian daerah di Indonesia. ''Agar mereka cepat melakukan modernisasi diri,'' katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Pakar teknologi informasi dari ITB, Basuki Suhardiman, mengatakan adanya produk hukum yang mengatur ITE itu merupakan langkah maju. ''Secara etis itu bagus. Negara menjalankan fungsinya melindungi warganya dari segala jenis kejahatan termasuk kejahatan elektronik'' katanya, tadi malam&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Basuki mengatakan orang akan berpikir dua kali untuk melakukan kejahatan elektronik seperti membuat situs porno. Tapi, Basuki berharap regulasi itu diikuti keseriusan di lapangan dan kesiapan penegak hukum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;strong&gt;Apa dan Mengapa ITE &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;strong&gt;Definisi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Informasi elektronik adalah sekumpulan data elektronik seperti tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, kode akses.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;- Transaksi elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer, jaringan komputer, dan atau media elektronik lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;- Dokumen elektronik adalah setiap informasi elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, optikal, elektromagnetik yang dapat dilihat, ditampilkan, dan didengar melalui komputer atau sistem elektronik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;- Sistem elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi menyiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan menyebarkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;strong&gt;Ketentuan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pasal 27&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Denda Rp 1 miliar dan enam tahun penjara bagi orang yang membuat, mendistribusikan, mentransmisikan, materi yang melanggar kesusilaan, judi, menghina dan mencemari nama baik, memeras dan mengancam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pasal 28&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Denda Rp 1 miliar dan enam tahun penjara bagi orang yang menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, sehingga merugikan konsumen transaksi elektronik dan menimbulkan kebencian dan permusuhan antarkelompok.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pasal 30&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Denda Rp 600-800 juta dan penjara 6-8 tahun bagi orang yang memasuki komputer atau sistem elektronik orang lain, menerobos, sampai menjebol sistem pengamanan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pasal 31&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Denda Rp 800 juta dan penjara 10 tahun bagi orang yang menyadap informasi elektronik atau dokumen elektronik di komputer atau sistem elektronik --mengubah maupun tidak dokumen itu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pasal 32&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Denda Rp 2-5 miliar dan penjara 8-10 tahun bagi orang yang mengubah, merusak, memindahkan, dan menyembunyikan informasi atau dokumen elektronik.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pasal 34&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Denda Rp 10 miliar dan penjara 10 tahun bagi orang yang memproduksi, menjual, mengimpor, mendistribusikan, atau memiliki perangkat keras dan lunak sebagaimana di Pasal 27-34.&lt;br /&gt;Sumber: RUU ITE&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span class="deskripsi"&gt;       (evy/ade/run )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3463050258667864278?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3463050258667864278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3463050258667864278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3463050258667864278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3463050258667864278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/situs-porno-didenda-rp-1miliar.html' title='Situs Porno Didenda Rp 1Miliar'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2464160450988773480</id><published>2008-03-26T07:17:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T07:18:19.469+07:00</updated><title type='text'>Memberdayakan Pencarian di Google</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="isiartikel"&gt;       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Oleh Amir Sodikin&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak semua orang yang melek internet mengerti harus bagaimana untuk mendapatkan informasi, data, atau lagu dari internet. Dia tahu, googling atau mencari dengan enjin Google merupakan cara bertanya, tetapi sering kali gagal. Itu semua karena satu hal: meremehkan Google tak mengerti bahasa kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Popularitas Google sebagai mesin pencari hampir sama dengan internet sendiri. Tampilan sederhana dan algoritma perhitungan yang canggih membuat Google banyak disukai dibandingkan dengan pesaingnya, Yahoo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pencarian sering lama dan membuang waktu karena kata kunci yang diberikan terlalu sedikit, misalnya: ”iwan fals”. Padahal, yang diinginkan download lagu MP3 dari Iwan Fals.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Makin banyak kata yang dimasukkan, seperti: ”iwan fals download mp3” (tanpa tanda kutip) barulah lagu yang diinginkan bermunculan. Semakin banyak dan makin spesifik informasi yang kita masukkan, makin cepat menemukan yang dicari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara pencarian dengan memasukkan banyak kata yang kemungkinan ada di dalam dokumen merupakan ”cara bodoh” paling mudah jika kita tak ingin menghafal ”rumus” tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika ingin cara yang lebih cepat, bisa menggunakan ”rumus” tertentu. Untuk pencarian MP3, misalnya, ada banyak cara, salah satunya seperti ”iwan fals site:multiply.com/music”, berarti hanya mencari lagu Iwan Fals di situs jaringan sosial Multiply.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara lain yang telak adalah memanfaatkan format pencarian dengan format seperti: intitle: ”index of” mp3 ”peterpan”, untuk mencari lagu Peterpan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara bodoh&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak tahu siapa yang menemukan mesin uap? Masukkan saja kata kunci sederhana, misalnya ”mesin uap ditemukan oleh” (tanpa tanda kutip), atau tanda * (bintang) bisa mewakili sembarang kata, maka secara cepat akan mendapatkan jawaban dengan memasukkan ”mesin uap ditemukan oleh *” (tanpa tanda kutip) dan jawabannya akan muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Google mampu menginterpretasikan parameter yang diberikan untuk mempercepat pencarian. Tanda ”+” dan tanda kutip (” ”) untuk pencarian frase seperti: mesin+uap atau ”mesin uap”. Pencarian pun bisa memasukkan file spesifik, misalnya hanya file pdf. Contoh: jika ingin mencari dokumen pdf Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, kita bisa memasukkan ”taman nasional laut kepulauan seribu filetype:pdf”. Jika file yang dicari dalam Microsoft Word, tinggal mengisi filetype:doc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika sudah tahu di situs mana akan dilakukan pencarian, bisa digunakan format ”site:nama situs”. Misal, jika ingin mencari kesehatan reproduksi di situs Kompas, bisa diketik: ”site:kompas.com kesehatan reproduksi” (tanpa tanda kutip). Masih banyak tanda-tanda spesifik untuk meningkatkan pencarian dan semuanya bisa dicari di Google.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalkulator&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika sudah di depan Google, tak perlu membutuhkan kalkulator. Coba langsung masukkan 245*234+123-45, hasilnya akan langsung terlihat. Google juga bisa langsung mengonversi satuan yang berbeda, misalnya jika ingin mengetahui 500 pounds itu berapa kg, bisa mengetikkan ”500 pounds in kg”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mengonversi mata uang asing tak perlu menelepon ke sana kemari. Misal, jika ingin tahu 50 dollar Singapura itu ada berapa rupiah, tinggal mengetikkan ”50 SGD in IDR” (tanpa tanda kutip). IDR merupakan kode Indonesian rupiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Khusus yang menyukai buku, Google menyediakan alamat khusus di &lt;a href="http://www.books.google.com/"&gt;www.books.google.com&lt;/a&gt;. Berbagai ragam buku disediakan di sini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih ada seabrek fitur, seperti google map yang mengintegrasikan Google Earth, google images untuk mencari khusus koleksi foto, google video, dan semua ada di internet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tips Pencarian&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Prinsip pertama dalam menghadapi mesin pencari seperti Google atau Yahoo adalah jangan "under-estimate" dengan kemampuannya. Masukkan informasi sebanyak mungkin dalam pencarian itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Untuk mencari gambar, klik khusus pencarian khusus "images" dan video. Baik di Google maupun Yahoo, tersedia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Google juga memiliki kamus penerjemah. Klik Language Tools di bagian bawah untuk menerjemahkan bahasa tertentu ke dalam bahasa yang Anda pahami. Namun, hanya bahasa besar dunia yang tersedia. Untuk English-Indonesia dan Indonesia-English, gunakan &lt;a href="http://www.kamus.net/"&gt;www.kamus.net&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Untuk memperdalam informasi, Wikipedia merupakan ensiklopedia terbuka. Untuk Wikipedia Bahasa Inggris, alamatnya &lt;a href="http://en.wikipedia.org/"&gt;http://en.wikipedia.org&lt;/a&gt; dan untuk Bahasa Indonesia di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/"&gt;http://id.wikipedia.org&lt;/a&gt;. Sebagai ensiklopedia bebas, jika artikel di Wikipedia tidak bagus, kita bisa menyumbangkan artikel di situ. (AMR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber: Kompas&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;!--s:insert_counter--&gt;         &lt;!--e:insert_counter--&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p class="lead" style="line-height: 18px; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2464160450988773480?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2464160450988773480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2464160450988773480' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2464160450988773480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2464160450988773480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/memberdayakan-pencarian-di-google_26.html' title='Memberdayakan Pencarian di Google'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-1330739235251789488</id><published>2008-03-26T07:15:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T07:17:03.023+07:00</updated><title type='text'>Membangun Situs Galeri Foto Interaktif yang Murah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;!---     &lt;div style="border-bottom:1px solid #EEE; border-top:1px solid #EEE; padding:10px 0; margin-bottom:10px;"&gt;         &lt;div style="float:left; margin-top:5px;" class="tanggalitem"&gt;Rabu, 31 Oktober 2007 | 01:43 WIB&lt;/div&gt;   &lt;div class="artikeltools" style="width:200px;"&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_print.gif" /&gt;Print&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_email.gif" /&gt;Email&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_rss_kecil.gif" /&gt;RSS&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div style="clear:both"&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/div&gt;    &lt;div class="tanggalitem" style="margin:10px 0px 10px 0px; border-bottom:#f1f1f1 solid 1px; padding-left:445px; padding-bottom:10px;"&gt;  Artikel dari : &lt;img src="images/logo_chip.gif" width="58" height="18" /&gt;  &lt;/div&gt;  --&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="isiartikel" id="boxisiberita"&gt;           &lt;div class="judulheadline"&gt;    &lt;div class="isiartikel"&gt;     &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;            &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/02/28/132245p.jpg" height="225" width="300" /&gt;                  &lt;/div&gt;                &lt;/div&gt;                    &lt;div class="isiartikel"&gt;       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Oleh Amir Sodikin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Membangun situs galeri foto berbeda dengan situs berita. Banyak yang lihai membangun situs berita, tapi "mati kutu" ketika menghadapi galeri foto. Bagaimana membuat galeri yang mudah, murah, dan interaktif? Tulisan ini mengulas beberapa software yang layak direkomendasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan umum bagi organisasi atau fotografer yang ingin membangun galeri foto adalah menggunakan software apa untuk bisa membangun galeri sendiri? Bagi pemula, kebiasaan menggunakan template atau kumpulan script yang siap pakai, yang ditulis dalam bahasa HTML, bisa membantu sementara. Beberapa menggunakan software Photoshop yang bisa memproduksi galeri foto berbasis HTML secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau menggunakan Flash (yang sekarang banyak dibuat template-template bagus) untuk mengejar tampilan yang "ngejreng" dan ceria. Namun, persoalan galeri semacam itu adalah satu: statik, tidak dinamis dan tidak interaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi murah membangun galeri interaktif ternyata ada pada bahasa pemrograman PHP dengan database MySQL. Duet PHP dan MySQL plus webserver Apache akan membuat galeri foto lebih powerfull dan mudah dikelola. Tak pernah mengenal PHP atau MySQL? Lupakan saja, software sekarang sudah dilengkapi sistem instalasi yang canggih yang memudahkan orang awam untuk meng-install.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era Open Source, yang ditopang PHP dan MySQL, telah melahirkan software-software kelas dunia yang didistribusikan dengan semangat kebebasan (free) dan bisa didapatkan gratis serta legal. Tak perlu cari bajakan atau membobol nomor serial software tertentu untuk bisa meng-online-kan galeri foto. Menggunakan Open Source bukan berarti "mutu rendah", Open Source kini sudah jadi trade mark kebebasan, aman (secure), dan semangat memperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus pembahasan di sini adalah mencari software untuk membangun website galeri foto. Plus, penekanannya adalah galeri foto yang interaktif dan memudahkan pengelolaan baik dari sisi admin maupun dari sisi anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga kandidat yang diunggulkan dalam hal ini, yaitu Gallery 2 (http://gallery.menalto.com), Coppermine (www.coppermine-gallery.net), dan 4images (www.4homepages.de). Ketiga galeri itu sama-sama memiliki fitur untuk memudahkan pengelolaan, mulai dari upload berbasis web dan FTP, resizing otomatis, membuat thumbnail otomatis, menampiljan foto berdasar kriteria tertentu, slidshow, menyimpan informasi dalam database, serta fitur sistem keanggotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mencoba contoh software galeri foto, pastikan Anda suah memiliki domain atau subdomain serta hosting yang mendukung PHP, MySQL, plus meng-enable GD/ImageMagick (untuk resizing otomatis serta membuat thumbnail otomatis). Soal bagaimana mendapatkan hal itu, telusuri dengan Google akan cepat menjawab persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus bagi Anda yang memiliki hosting yang didukung oleh CPanel (cpanel.com) serta memiliki fasilitas Fantastico, maka Anda bisa meng-install software tersebut secara instan tapna capek downlod dan upload file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gallery 2&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman menggunakan Gallery 2 ini cukup mengejutkan karena banyaknya fitur-fitur profesional yang disediakan. Mendukung fitur multibahasa serta mudah untuk menerjemahkannya. Gallery 2 mendukung 30 bahasa dan bisa terdeteksi berdasarkan alamat IP pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur lain adalah alamat yang bisa dipendekkan, galeri yang bersifat fit-to-window yaitu gambar akan mengubah berdasarkan ukuran layar pengguna. Pencarian keyword juga canggih, dan yang terpenting adalah mendukung EXIF Headers dengan cara membaca informasi yang ditempelkan dalam exif file foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Statistik, komentar, polling, sideshow, struktur album, mendukung paypal addon sehingga bisa digunakan untuk transaksi online, dan masih banyak lagi yang membuat Gallery 2 patut unggul dibandingkan dengan galeri lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelemahan Gallery 2 adalah isu ketidakstabilan database. Bisa dimaklumi, ribuan database ter-input dalam sistem yang kompleks sehingga jika ada gangguan sedikit saja bisa berakibat error database. Memilih Gallery 2 berarti memilih fasilitas wah sebuah software gratis tapi jangan lupa backup rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh adalah situs www.marcobrivio.com. Para jurnalis foto &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; juga sempat "bersimulasi" dengan Gallery 2 ini dengan situsnya http://simulasi.indonesiaimages.net.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Coppermine&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Galeri Coppermine sempat didera isu keamanan dalam beberapa tahun yang lalu. Beberapa situs menggunakan Coppermine banyak dikerjai oleh para cracker. Akan tetapi, akhir-akhir ini, Coppermine mulai bangkit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coppermine mengklaim memiliki fitur yang mudah diintegrasikan dengan berbagai software lainnya. Rumus mereka: Web Server Apache + PHP + MySQL + ImageMagick/GD = CPG (Coppermine Gallery).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CPG adalah nama generik dari Coppermine ini. Salah satu sukses untuk mengintegrasikan Coppermine ke sistem Content Management System (CMS) terletak pada Dragonfly CMS (www.cpgnuke.com). Salah satu pendiri Dragonfly adalah developer Coppermine yang telah meninggalkan Coppermine. Bedanya, dengan sistem Dragonfly, Coppermine telah dioprek sedemikian rupa sehingga isu lubang keamanan sudah tak ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dragonfly adalah kisah sukses mengintegrasikan berita, galeri, forum, chat, sistem keanggotaan, polling, dan masih banyak lagi fitur interaktif dalam satu paket CMS. Sudah pasti, semua gratis. Contoh galeri yang menggunakan Coppermine yang sudah diintegrasikan dengan Dragonfly adalah www.banjarmasinpost-photo.org.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4images&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan galeri lain, 4images termasuk mudah untuk belajar. Software ini mendukung sistem komentar, registrasi user, proteksi password, sistem template yang mudah, sistem multibahasa, RSS feeds, menunjukkan IPTC dan data EXIF, rating, proteksi spam, proteksi akses langsung file, fungsi newsletter, e-cards, dan backup database. Situs www.forumkamera.com disinyalir menggunakan 4images ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tips Membangun Galeri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Tentukan apakah ingin galeri interaktif atau statik. Jika memang interaktif, pilih Open Source seperti Gallery 2, 4images, atau Coppermine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tentukan dulu apakah kebutuhannya murni hanya untuk galeri atau ada fitur lain seperti forum, berita, "polling", "chatting". Jika multifungsi, maka pilihlah CMS yang sudah mengintegrasikan fitur-fitur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jika ingin membangun galeri foto dengan "script" sendiri, pastikan sistem yang Anda pakai kebal terhadap praktik penyerangan. Open Source dalam hal ini lebih punya sisi keamanan yang lebih unggul. Jadi, jika Anda tak punya ahli atau master di bidang PHP/MySQl yang andal, memilih Open Source akan lebih bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tentukan apakah Anda akan mengintegrasikan galeri dengan sistem pembayaran (jika galeri dijual), jika iya maka pilihlah galeri yang sudah mendukung "shopping cart". Gallery 2 sudah mencoba membangun fasilitas tambahan untuk "shopping cart" yang diintegrasikan dengan pembayaran ”online” Paypal.(&lt;strong&gt;KOMPAS&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-1330739235251789488?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/1330739235251789488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=1330739235251789488' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1330739235251789488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/1330739235251789488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/membangun-situs-galeri-foto-interaktif_26.html' title='Membangun Situs Galeri Foto Interaktif yang Murah'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-3131634853354803127</id><published>2008-03-20T06:24:00.000+07:00</published><updated>2008-03-20T06:25:02.652+07:00</updated><title type='text'>Call Forwading, Bagaimana Memanfaatkannya?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;!---     &lt;div style="border-bottom:1px solid #EEE; border-top:1px solid #EEE; padding:10px 0; margin-bottom:10px;"&gt;         &lt;div style="float:left; margin-top:5px;" class="tanggalitem"&gt;Rabu, 31 Oktober 2007 | 01:43 WIB&lt;/div&gt;   &lt;div class="artikeltools" style="width:200px;"&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_print.gif" /&gt;Print&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_email.gif" /&gt;Email&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_rss_kecil.gif" /&gt;RSS&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div style="clear:both"&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/div&gt;    &lt;div class="tanggalitem" style="margin:10px 0px 10px 0px; border-bottom:#f1f1f1 solid 1px; padding-left:445px; padding-bottom:10px;"&gt;  Artikel dari : &lt;img src="images/logo_chip.gif" width="58" height="18" /&gt;  &lt;/div&gt;  --&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="isiartikel" id="boxisiberita"&gt;           &lt;div class="judulheadline"&gt;    &lt;div class="isiartikel"&gt;     &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;                  &lt;/div&gt;                &lt;/div&gt;                    &lt;div class="isiartikel"&gt;       &lt;p&gt;Jika tidak ada sinyal operator, salah satu alternatif yang dapat kita gunakan adalah layanan Call Forwarding. Layanan ini memungkinkan panggilan yang masuk dialihkan ke nomor lain. Fasilitas yang mulai dilupakan ini akan efektif bila digunakan untuk orang-orang yang hidupnya nomaden, sering bepergian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Call Forwarding atau pengalihan panggilan merupakan fitur pengalihan panggilan yang masuk ke nomor telepon lainnya baik ke nomor ponsel maupun telpon rumah (PSTN). &lt;em&gt;Sinyal&lt;/em&gt; jadi teringat kenangan semasa kuliah empat tahun yang lalu ketika bersama satu geng kampus saya berlibur ke daerah pantai selatan di Garut. Kebetulan salah satu teman menggunakan layanan operator yang belum menjangkau daerah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai solusinya ia mengalihkan ke nomor &lt;em&gt;Sinyal&lt;/em&gt; karena memang sinyal operator yang saya pakai sudah tersedia di sana. Alhasil tidak lebih setengah hari baterai ponsel Sinyal pun habis karena dipakai untuk meng-handle dua nomor telpon.&lt;br /&gt;Waktu itu layanan yang biasa juga disebut Call Divert ini masih menjadi andalan bagi sebagian orang karena memang pembangunan infrastruktur telepon selular sendiri masih terfokus di daerah perkotaan saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika seluruh wilayah nusantara sudah ter-cover masihkah layanan yang sudah menjadi fitur standar ini masih bermanfaat?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya ada beberapa pengalihan yang bisa dipilih dengan menggunakan Call Forwarding di antaranya bila telepon sedang sibuk (busy), berada di luar jangkauan, telepon dalam keadaan tidak aktif, atau kita mengalihkan semua panggilan. Namun tidak semua orang dapat memanfaatkan layanan pengalihan ini, kerena layanan ini hanya bisa digunakan jika pihak operator menyediakannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perhitungan tarifnya sendiri berbeda-beda tergantung kebijakan dari operator masing-masing. Sebaiknya Anda membaca perhitungan tarif untuk layanan Call Forwarding ini, jangan sampai sepulang dari liburan Anda kaget melihat pulsa Anda tiba-tiba terkeruk habis, padahal pulsa tersebut dipakai untuk layanan Call Forwarding.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mengaktifkannya ada beberapa cara. Jika pada ponsel terdapat menu Call Forward maka Anda dapat mengaksesnya langsung, atau Anda dapat memanfaatkan SMS, cara lain yang dapat Anda gunakan adalah dengan menekan beberapa tombol langsung pada layar utama ponsel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tabel Cara Mengaktifkan Call Forwarding pada Kartu Prabayar&lt;/p&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellspacing="1" width="674"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="middle" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Operator \ Call Forward&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="middle" width="20%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Call Forward Unconditional&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="middle" width="18%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Call Forward Default&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="middle" width="18%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Call Forward Busy&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="middle" width="20%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Call Forward No Answer&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="middle" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Keterangan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;Flexi&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 71 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 72 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 73 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 74 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 710&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 720&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 730&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 740&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;XL Bebas&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; **21*Nomor Tujuan#&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; **62* Nomor Tujuan #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; **67*Nomor Tujuan #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; **61*Nomor Tujuan #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # #21 #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # #62 #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # # 67#&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # # 61#&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;I-M3&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;Starone&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 92 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bg height="17" valign="bottom" width="18%" style="color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 68 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 90 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 72 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bg height="17" valign="bottom" width="20%" style="color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 920&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 680&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 900&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 720&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;Esia&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 12&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 12&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 10&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 19&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 120&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 120&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 100&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 190&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;Fren&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 71 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 72 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 73 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 710&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 720&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 730&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;Three&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;Smart&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 72 + Nomor Tujuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;* 720&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;-&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;Simpati&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; * * 21 * No Tujuan #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; * * 62 * No Tujuan #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; * * 67 * No Tujuan #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; * * 61 * + No Tujuan #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Mengaktivkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # # 21 #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # # 62 #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="18%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # # 62 #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="20%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt; # # 61 #&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height="17" valign="bottom" width="11%"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p align="center"&gt;Membatalkan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;* No Tujuan adalah no tujuan pengalihan&lt;br /&gt;* Setelah memasukkan no tujuan diikuti tombol OK&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Keterangan :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Call Forward Unconditional&lt;/em&gt;: Mengalihkan semua panggilan yang masuk kepada Anda ke mana pun juga tanpa prakondisi tertentu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Call Forward Default&lt;/em&gt;: Mengalihkan semua panggilan yang masuk kepada Anda ke manapun juga apabila sedang sibuk, tidak ada jawaban, ataupun berada di luar jangkauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Call Forward Busy&lt;/em&gt;: Mengalihkan semua panggilan yang masuk kepada Anda ke mana pun juga apabila sedang sibuk&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Call Forward No Answer&lt;/em&gt;: Mengalihkan semua panggilan yang masuk ke Anda ke mana pun juga apabila Anda tidak menjawab panggilan.&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;                       &lt;!--s:insert_counter--&gt;         &lt;!--e:insert_counter--&gt;           &lt;p class="lead" style="line-height: 18px;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-3131634853354803127?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/3131634853354803127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=3131634853354803127' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3131634853354803127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/3131634853354803127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/call-forwading-bagaimana.html' title='Call Forwading, Bagaimana Memanfaatkannya?'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-8857272586359210011</id><published>2008-03-20T06:22:00.000+07:00</published><updated>2008-03-20T06:23:25.323+07:00</updated><title type='text'>Memberdayakan Pencarian di Google</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="isiartikel"&gt;       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Oleh Amir Sodikin&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak semua orang yang melek internet mengerti harus bagaimana untuk mendapatkan informasi, data, atau lagu dari internet. Dia tahu, googling atau mencari dengan enjin Google merupakan cara bertanya, tetapi sering kali gagal. Itu semua karena satu hal: meremehkan Google tak mengerti bahasa kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Popularitas Google sebagai mesin pencari hampir sama dengan internet sendiri. Tampilan sederhana dan algoritma perhitungan yang canggih membuat Google banyak disukai dibandingkan dengan pesaingnya, Yahoo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pencarian sering lama dan membuang waktu karena kata kunci yang diberikan terlalu sedikit, misalnya: ”iwan fals”. Padahal, yang diinginkan download lagu MP3 dari Iwan Fals.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Makin banyak kata yang dimasukkan, seperti: ”iwan fals download mp3” (tanpa tanda kutip) barulah lagu yang diinginkan bermunculan. Semakin banyak dan makin spesifik informasi yang kita masukkan, makin cepat menemukan yang dicari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara pencarian dengan memasukkan banyak kata yang kemungkinan ada di dalam dokumen merupakan ”cara bodoh” paling mudah jika kita tak ingin menghafal ”rumus” tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika ingin cara yang lebih cepat, bisa menggunakan ”rumus” tertentu. Untuk pencarian MP3, misalnya, ada banyak cara, salah satunya seperti ”iwan fals site:multiply.com/music”, berarti hanya mencari lagu Iwan Fals di situs jaringan sosial Multiply.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara lain yang telak adalah memanfaatkan format pencarian dengan format seperti: intitle: ”index of” mp3 ”peterpan”, untuk mencari lagu Peterpan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara bodoh&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak tahu siapa yang menemukan mesin uap? Masukkan saja kata kunci sederhana, misalnya ”mesin uap ditemukan oleh” (tanpa tanda kutip), atau tanda * (bintang) bisa mewakili sembarang kata, maka secara cepat akan mendapatkan jawaban dengan memasukkan ”mesin uap ditemukan oleh *” (tanpa tanda kutip) dan jawabannya akan muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Google mampu menginterpretasikan parameter yang diberikan untuk mempercepat pencarian. Tanda ”+” dan tanda kutip (” ”) untuk pencarian frase seperti: mesin+uap atau ”mesin uap”. Pencarian pun bisa memasukkan file spesifik, misalnya hanya file pdf. Contoh: jika ingin mencari dokumen pdf Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, kita bisa memasukkan ”taman nasional laut kepulauan seribu filetype:pdf”. Jika file yang dicari dalam Microsoft Word, tinggal mengisi filetype:doc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika sudah tahu di situs mana akan dilakukan pencarian, bisa digunakan format ”site:nama situs”. Misal, jika ingin mencari kesehatan reproduksi di situs Kompas, bisa diketik: ”site:kompas.com kesehatan reproduksi” (tanpa tanda kutip). Masih banyak tanda-tanda spesifik untuk meningkatkan pencarian dan semuanya bisa dicari di Google.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalkulator&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika sudah di depan Google, tak perlu membutuhkan kalkulator. Coba langsung masukkan 245*234+123-45, hasilnya akan langsung terlihat. Google juga bisa langsung mengonversi satuan yang berbeda, misalnya jika ingin mengetahui 500 pounds itu berapa kg, bisa mengetikkan ”500 pounds in kg”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mengonversi mata uang asing tak perlu menelepon ke sana kemari. Misal, jika ingin tahu 50 dollar Singapura itu ada berapa rupiah, tinggal mengetikkan ”50 SGD in IDR” (tanpa tanda kutip). IDR merupakan kode Indonesian rupiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Khusus yang menyukai buku, Google menyediakan alamat khusus di &lt;a href="http://www.books.google.com/"&gt;www.books.google.com&lt;/a&gt;. Berbagai ragam buku disediakan di sini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih ada seabrek fitur, seperti google map yang mengintegrasikan Google Earth, google images untuk mencari khusus koleksi foto, google video, dan semua ada di internet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tips Pencarian&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Prinsip pertama dalam menghadapi mesin pencari seperti Google atau Yahoo adalah jangan "under-estimate" dengan kemampuannya. Masukkan informasi sebanyak mungkin dalam pencarian itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Untuk mencari gambar, klik khusus pencarian khusus "images" dan video. Baik di Google maupun Yahoo, tersedia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Google juga memiliki kamus penerjemah. Klik Language Tools di bagian bawah untuk menerjemahkan bahasa tertentu ke dalam bahasa yang Anda pahami. Namun, hanya bahasa besar dunia yang tersedia. Untuk English-Indonesia dan Indonesia-English, gunakan &lt;a href="http://www.kamus.net/"&gt;www.kamus.net&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Untuk memperdalam informasi, Wikipedia merupakan ensiklopedia terbuka. Untuk Wikipedia Bahasa Inggris, alamatnya &lt;a href="http://en.wikipedia.org/"&gt;http://en.wikipedia.org&lt;/a&gt; dan untuk Bahasa Indonesia di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/"&gt;http://id.wikipedia.org&lt;/a&gt;. Sebagai ensiklopedia bebas, jika artikel di Wikipedia tidak bagus, kita bisa menyumbangkan artikel di situ. (AMR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber: Kompas&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;!--s:insert_counter--&gt;         &lt;!--e:insert_counter--&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p class="lead" style="line-height: 18px; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-8857272586359210011?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/8857272586359210011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=8857272586359210011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8857272586359210011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/8857272586359210011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/memberdayakan-pencarian-di-google.html' title='Memberdayakan Pencarian di Google'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-2044404705934079685</id><published>2008-03-20T06:21:00.000+07:00</published><updated>2008-03-20T06:22:19.395+07:00</updated><title type='text'>Membangun Situs Galeri Foto Interaktif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;!---     &lt;div style="border-bottom:1px solid #EEE; border-top:1px solid #EEE; padding:10px 0; margin-bottom:10px;"&gt;         &lt;div style="float:left; margin-top:5px;" class="tanggalitem"&gt;Rabu, 31 Oktober 2007 | 01:43 WIB&lt;/div&gt;   &lt;div class="artikeltools" style="width:200px;"&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_print.gif" /&gt;Print&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_email.gif" /&gt;Email&lt;/a&gt;    &lt;a href="#"&gt;&lt;img src="images/icon_rss_kecil.gif" /&gt;RSS&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div style="clear:both"&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/div&gt;    &lt;div class="tanggalitem" style="margin:10px 0px 10px 0px; border-bottom:#f1f1f1 solid 1px; padding-left:445px; padding-bottom:10px;"&gt;  Artikel dari : &lt;img src="images/logo_chip.gif" width="58" height="18" /&gt;  &lt;/div&gt;  --&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="isiartikel" id="boxisiberita"&gt;           &lt;div class="judulheadline"&gt;    &lt;div class="isiartikel"&gt;     &lt;div style="margin-right: 10px; width: 300px; float: left;"&gt;            &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/02/28/132245p.jpg" height="225" width="300" /&gt;                  &lt;/div&gt;                &lt;/div&gt;     &lt;div class="judulberita"&gt;Membangun Situs Galeri Foto Interaktif yang Murah&lt;/div&gt;               &lt;div class="isiartikel"&gt;       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Oleh Amir Sodikin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Membangun situs galeri foto berbeda dengan situs berita. Banyak yang lihai membangun situs berita, tapi "mati kutu" ketika menghadapi galeri foto. Bagaimana membuat galeri yang mudah, murah, dan interaktif? Tulisan ini mengulas beberapa software yang layak direkomendasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan umum bagi organisasi atau fotografer yang ingin membangun galeri foto adalah menggunakan software apa untuk bisa membangun galeri sendiri? Bagi pemula, kebiasaan menggunakan template atau kumpulan script yang siap pakai, yang ditulis dalam bahasa HTML, bisa membantu sementara. Beberapa menggunakan software Photoshop yang bisa memproduksi galeri foto berbasis HTML secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau menggunakan Flash (yang sekarang banyak dibuat template-template bagus) untuk mengejar tampilan yang "ngejreng" dan ceria. Namun, persoalan galeri semacam itu adalah satu: statik, tidak dinamis dan tidak interaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi murah membangun galeri interaktif ternyata ada pada bahasa pemrograman PHP dengan database MySQL. Duet PHP dan MySQL plus webserver Apache akan membuat galeri foto lebih powerfull dan mudah dikelola. Tak pernah mengenal PHP atau MySQL? Lupakan saja, software sekarang sudah dilengkapi sistem instalasi yang canggih yang memudahkan orang awam untuk meng-install.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era Open Source, yang ditopang PHP dan MySQL, telah melahirkan software-software kelas dunia yang didistribusikan dengan semangat kebebasan (free) dan bisa didapatkan gratis serta legal. Tak perlu cari bajakan atau membobol nomor serial software tertentu untuk bisa meng-online-kan galeri foto. Menggunakan Open Source bukan berarti "mutu rendah", Open Source kini sudah jadi trade mark kebebasan, aman (secure), dan semangat memperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus pembahasan di sini adalah mencari software untuk membangun website galeri foto. Plus, penekanannya adalah galeri foto yang interaktif dan memudahkan pengelolaan baik dari sisi admin maupun dari sisi anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga kandidat yang diunggulkan dalam hal ini, yaitu Gallery 2 (http://gallery.menalto.com), Coppermine (www.coppermine-gallery.net), dan 4images (www.4homepages.de). Ketiga galeri itu sama-sama memiliki fitur untuk memudahkan pengelolaan, mulai dari upload berbasis web dan FTP, resizing otomatis, membuat thumbnail otomatis, menampiljan foto berdasar kriteria tertentu, slidshow, menyimpan informasi dalam database, serta fitur sistem keanggotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mencoba contoh software galeri foto, pastikan Anda suah memiliki domain atau subdomain serta hosting yang mendukung PHP, MySQL, plus meng-enable GD/ImageMagick (untuk resizing otomatis serta membuat thumbnail otomatis). Soal bagaimana mendapatkan hal itu, telusuri dengan Google akan cepat menjawab persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus bagi Anda yang memiliki hosting yang didukung oleh CPanel (cpanel.com) serta memiliki fasilitas Fantastico, maka Anda bisa meng-install software tersebut secara instan tapna capek downlod dan upload file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gallery 2&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman menggunakan Gallery 2 ini cukup mengejutkan karena banyaknya fitur-fitur profesional yang disediakan. Mendukung fitur multibahasa serta mudah untuk menerjemahkannya. Gallery 2 mendukung 30 bahasa dan bisa terdeteksi berdasarkan alamat IP pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur lain adalah alamat yang bisa dipendekkan, galeri yang bersifat fit-to-window yaitu gambar akan mengubah berdasarkan ukuran layar pengguna. Pencarian keyword juga canggih, dan yang terpenting adalah mendukung EXIF Headers dengan cara membaca informasi yang ditempelkan dalam exif file foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Statistik, komentar, polling, sideshow, struktur album, mendukung paypal addon sehingga bisa digunakan untuk transaksi online, dan masih banyak lagi yang membuat Gallery 2 patut unggul dibandingkan dengan galeri lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelemahan Gallery 2 adalah isu ketidakstabilan database. Bisa dimaklumi, ribuan database ter-input dalam sistem yang kompleks sehingga jika ada gangguan sedikit saja bisa berakibat error database. Memilih Gallery 2 berarti memilih fasilitas wah sebuah software gratis tapi jangan lupa backup rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh adalah situs www.marcobrivio.com. Para jurnalis foto &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; juga sempat "bersimulasi" dengan Gallery 2 ini dengan situsnya http://simulasi.indonesiaimages.net.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Coppermine&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Galeri Coppermine sempat didera isu keamanan dalam beberapa tahun yang lalu. Beberapa situs menggunakan Coppermine banyak dikerjai oleh para cracker. Akan tetapi, akhir-akhir ini, Coppermine mulai bangkit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coppermine mengklaim memiliki fitur yang mudah diintegrasikan dengan berbagai software lainnya. Rumus mereka: Web Server Apache + PHP + MySQL + ImageMagick/GD = CPG (Coppermine Gallery).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CPG adalah nama generik dari Coppermine ini. Salah satu sukses untuk mengintegrasikan Coppermine ke sistem Content Management System (CMS) terletak pada Dragonfly CMS (www.cpgnuke.com). Salah satu pendiri Dragonfly adalah developer Coppermine yang telah meninggalkan Coppermine. Bedanya, dengan sistem Dragonfly, Coppermine telah dioprek sedemikian rupa sehingga isu lubang keamanan sudah tak ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dragonfly adalah kisah sukses mengintegrasikan berita, galeri, forum, chat, sistem keanggotaan, polling, dan masih banyak lagi fitur interaktif dalam satu paket CMS. Sudah pasti, semua gratis. Contoh galeri yang menggunakan Coppermine yang sudah diintegrasikan dengan Dragonfly adalah www.banjarmasinpost-photo.org.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4images&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan galeri lain, 4images termasuk mudah untuk belajar. Software ini mendukung sistem komentar, registrasi user, proteksi password, sistem template yang mudah, sistem multibahasa, RSS feeds, menunjukkan IPTC dan data EXIF, rating, proteksi spam, proteksi akses langsung file, fungsi newsletter, e-cards, dan backup database. Situs www.forumkamera.com disinyalir menggunakan 4images ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tips Membangun Galeri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Tentukan apakah ingin galeri interaktif atau statik. Jika memang interaktif, pilih Open Source seperti Gallery 2, 4images, atau Coppermine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tentukan dulu apakah kebutuhannya murni hanya untuk galeri atau ada fitur lain seperti forum, berita, "polling", "chatting". Jika multifungsi, maka pilihlah CMS yang sudah mengintegrasikan fitur-fitur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jika ingin membangun galeri foto dengan "script" sendiri, pastikan sistem yang Anda pakai kebal terhadap praktik penyerangan. Open Source dalam hal ini lebih punya sisi keamanan yang lebih unggul. Jadi, jika Anda tak punya ahli atau master di bidang PHP/MySQl yang andal, memilih Open Source akan lebih bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tentukan apakah Anda akan mengintegrasikan galeri dengan sistem pembayaran (jika galeri dijual), jika iya maka pilihlah galeri yang sudah mendukung "shopping cart". Gallery 2 sudah mencoba membangun fasilitas tambahan untuk "shopping cart" yang diintegrasikan dengan pembayaran ”online” Paypal.(&lt;strong&gt;KOMPAS&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-2044404705934079685?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/2044404705934079685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=2044404705934079685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2044404705934079685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/2044404705934079685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/membangun-situs-galeri-foto-interaktif.html' title='Membangun Situs Galeri Foto Interaktif'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-254327943629936083</id><published>2008-03-17T20:34:00.000+07:00</published><updated>2008-03-17T20:35:19.207+07:00</updated><title type='text'>Perangkat Teknologi Hiburan Bergerak Multimedia Digital</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="txtartikelcetak"&gt; &lt;!--zoom image--&gt;  &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;div id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/03/17/2681029p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="225" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="tglct"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;Di era multimedia sekarang menjadi kebutuhan banyak orang untuk menikmati kemajuan di mana dan kapan saja. Kehadiran teknologi tayangan definisi tinggi (HD) membuat banyak orang bergairah menyaksikan berbagai video yang tajam dan jelas dalam format yang berbeda dengan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konsep multimedia dengan mobilitas yang tinggi sudah lama diperkenalkan. Perangkat yang masuk dalam kategori hiburan, seperti iPod dan sejenisnya, memberikan keleluasaan bagi penggunanya untuk mendengarkan musik dan menikmati video digital di mana saja, bergerak dari satu tempat ke tempat lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalannya, perangkat sejenis iPod yang terdiri dari beberapa seri memiliki monitor yang terlalu kecil untuk menayangkan video digital yang ingin dinikmati dan hanya bisa disaksikan sendiri saja. Padahal, dalam kondisi Kota Jakarta yang begitu macet tanpa bisa diduga, bisa menyaksikan video digital dengan tayangan monitor yang besar dapat memberikan kepuasan sendiri untuk menghilangkan stres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak banyak perangkat multimedia digital yang mampu menyediakan ini. Salah satu produk yang dicoba Kompas adalah Nextbase SDV1102 yang beratnya hanya 0,99 kilogram dan dioperasikan dengan menggunakan baterai (atau menggunakan charger mobil). Ukuran monitor 10,2 inci (diagonal 25,9 sentimeter) memberikan kepuasan untuk menyaksikan tayangan video digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tampilan utuh&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perangkat Nextbase SDV1102 adalah pemutar DVD multimedia yang ideal untuk dibawa ke mana-mana, dalam ruang maupun luar ruang. Fitur yang ditampilkan SDV1102 pun beragam, tak hanya sekadar sebagai pemutar DVD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perangkat ini memiliki pemancar TV dan memungkinkan kita untuk memilih kanal TV yang ditonton. Bahkan dengan menggunakan kabel analog, Nextbase dengan layar lebar ini bisa digunakan untuk menyaksikan tayangan TV berbayar yang umumnya mampu menampilkan tayangan yang jernih dan tajam dibandingkan dengan kanal TV terestrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nextbase SDV1102 ini juga memiliki keunikan lain untuk menjadi perangkat serba ada, all-in-one. Perangkat ini memiliki rongga pembaca kartu memori untuk berbagai ukuran, seperti SD, MMC, MS, dan MS-Pro buatan Sony. Selain itu, SDV1102 memiliki rongga USB (Universal Serial Bus) yang memungkinkan hard disk eksternal untuk terhubung dengan perangkat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kualitas tayangan video digital berbagai format DVD maupun digital yang diambil dari hard disk eksternal mampu ditayangkan dengan ukuran 800 x 400 piksel definisi tinggi, menghadirkan gambar yang tajam dan sempurna untuk menjadi perangkat tontonan bergerak di dalam kendaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kualitas suara dari sistem pengeras suara stereo pun mampu menghadirkan nuansa yang memadai di dalam kabin kendaraan, menikmati jalannya berbagai adegan video digital. Dengan ukuran layar 16:1, keseluruhan tampilan video digital mampu ditampilkan secara utuh seperti layaknya menikmati video digital pada layar lebar TV rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kapasitas besar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggunaan kartu multimedia dalam perangkat SDV1102 bisa untuk menyimpan video digital (dalam ukuran SD atau CF Card yang besar berkapasitas 4 GB, misalnya) atau untuk menayangkan hasil jepretan foto digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nextbase SDV1102 kategori multifungsi dengan antena DVB-T yang mampu menangkap siaran TV digital bisa menjadi teman ideal siapa saja di tengah kemacetan Kota Jakarta sekarang ini. Kita pun akan merasakan nuansa yang berbeda di dalam kabin kendaraan yang selama ini menjenuhkan dan menunggu kendaraan bergerak sedikit demi sedikit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produk Nextbase ini mampu membaca berbagai format optik digital, mulai dari CD-ROM, CD-RW, DVD+RW, sampai SVCD yang mampu memuat berbagai ragam informasi multimedia. Penggunaannya pun sederhana dan mampu menjadi perangkat hiburan yang menyenangkan di mana saja. (rlp)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8501355992125132890-254327943629936083?l=klikmedia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikmedia.blogspot.com/feeds/254327943629936083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8501355992125132890&amp;postID=254327943629936083' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/254327943629936083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8501355992125132890/posts/default/254327943629936083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikmedia.blogspot.com/2008/03/perangkat-teknologi-hiburan-bergerak.html' title='Perangkat Teknologi Hiburan Bergerak Multimedia Digital'/><author><name>F 1 ( FWan)</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7idO8kNqB5I/SNUf98e-jfI/AAAAAAAAAZU/QgNo1VhGF7E/S220/fotodiri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8501355992125132890.post-4413167278874693396</id><published>2008-03-17T20:32:00.000+07:00</published><updated>2008-03-17T20:33:38.860+07:00</updated><title type='text'>Produk Multimedia yang Terjangkau</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;!--&lt;div id="subjudulartikelcetak"&gt;Satuan Keamanan PBB Diterjunkan&lt;/div&gt; --&gt; &lt;!--zoom image--&gt;    &lt;script language="javascript"&gt;  function Big(me)  {  me.width *= 1.700; me.height *= 1.700;  }  function Small(me)  {  me.width /= 1.700; me.height /= 1.700;  }  &lt;/script&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="boximartikelcetak1"&gt;   &lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="200" width="300"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/03/17/2680117p.jpg" onmouseover="Big(this);" onmouseout="Small(this);" height="224" width="300" /&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;    &lt;td&gt;          &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="txfotocetak"&gt;    KOMPAS/RENE L PATTIRADJAWANE / &lt;a href="http://www.kompasimages.com/" target="_blank"&gt;Kompas Images&lt;/a&gt;    &lt;br /&gt;   Produk kamera video digital di pasaran sekarang tidak harus mahal, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menikmati kemajuan teknologi digital. Harga yang terjangkau menghadirkan produk yang memadai, seperti Spectra Vertex DX1 yang memiliki beragam fitur, termasuk permainan digital pada seri DV12.   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="tglct"&gt;Senin, 17 Maret 2008 | 04:16 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kamera digital lengkap dengan fitur video sekarang tidak lagi menjadi barang mewah yang hanya dimiliki oleh kelas menengah dan kaum the haves saja, tetapi siapa saja sekarang memiliki peluang untuk memiliki gadget yang bisa mengabadikan berbagai kepentingan dalam bentuk foto dan video digital.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kamera foto video digital sekarang mulai tersedia di pasaran dengan harga yang terjangkau, memiliki kualitas yang memuaskan, serta dirancang dengan desain yang menarik dan futuristik. Merek memang bukan isu dalam gadget jenis ini karena harga jualnya sendiri di bawah Rp 2 juta.&lt;/p&gt;&lt;p style="te
